Lagi pengen baca buku judul baru/karya baru tapi bingung buku apa 😁
Adakah rekomendasi?
todays bird
Sweet Seals For You, Always
Three Goblin Art
EXPECTATIONS
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Misplaced Lens Cap

@theartofmadeline
Cosimo Galluzzi

#extradirty
No title available
official daine visual archive

Origami Around
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Not today Justin

oozey mess
YOU ARE THE REASON
Sade Olutola
macklin celebrini has autism
cherry valley forever
seen from Kenya
seen from South Africa
seen from Uzbekistan
seen from Türkiye
seen from Brazil

seen from Iraq
seen from United States
seen from Brazil
seen from Saudi Arabia

seen from Brazil

seen from Iraq
seen from Saudi Arabia

seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from Brazil
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
@tepiabuabuworld
Lagi pengen baca buku judul baru/karya baru tapi bingung buku apa 😁
Adakah rekomendasi?
Say hello untuk hati yg tak lagi patah
Sembuh dari luka memang tidak muda, tapi bisa meski cukup lama.
Dia, Puan mandiri yg menyukai langit dengan caranya sendiri. Melihat langit adalah salah satu cara membuatnya tersenyum tanpa di minta.
#Langit #biru #sendu #mendung #puan #ara #rasa #kata #diminta
Jika itu kembali
Keinginannya sederhana, ingin di pandang dan di harapkan seperti Matahari. Tapi dia sadar itu terlampau mustahil akhirnya untuk seperti bunga matahari meski masih bisa layu dan mati tapi masih matahari jika masih terlewat batas maka untuk seperti bunga matahari imitasi tetap indah tapi tidak semua suka. Sederhana bukan?
Tentang diri yg menolak mengenal diri
Dia, tergila-gila dengan yg namanya hujan. Baginya hujan adalah sahabat yg sesungguhnya. Mampu menutupi kesedihan ataupun kekecewaan dalam dirinya
Tentang luka yg telah mencair dan enggan membeku kembali
Kolega Bapak
Adakah disini yang punya cita-cita/mau di jodohkan dengan putra/putri dari kolega ayahnya?
Malam yang hujan
Malam ini hujan lagi, udara seperti sengaja mengejek, dingin sekali bukan. Aku kira malam ini ada hangat dari sapamu, ternyata tidak. Aku kira malam ini adalah waktu ke empat, ke lima dan menjadi ke sekian kalinya kita bercerita, ternyata tidak. Masing masing dari kita masih hening, bertatap pada ribuan tetes air dari langit. Kamu kira hujan akan berhenti? Tentu harapku tidak, aku menyukai keheningan di antara kita, diam tapi menghangatkan. Aku tau, saat hujan reda itu adalah titik di mana langkahmu kembali dimulai, aku masih lelah, aku masih tak mampu mendampingimu. Seperti ini saja dulu, kita nikmati keasingan tanpa kata, Romantis sekali bukan? 💕
Menikah itu komitmen
Perihal menikah.. Banyak yang bilang menikah itu harus dengan dasar Cinta, agar pernikahan menjadi bahagia dan kekal. Lantas, untuk mereka yang menikah karna sebuah hubungan kerja? Perjodohan? Paksaan dsb? Kalau menurutku nih ya, menikah itu tidak lebih dari sebuah komitmen, komitmen untuk menikah, komitmen untuk hidup bersama, komitmen untuk saling menjaga dan apapun itu. Jika menikah hanya karna cinta, memang hakikat cinta sendiri itu apa? Sebuah rasa yang merekah? Atau sebuah rasa yang menjanjikan bahagia? Ribuan pujangga mengartikan cinta sebagai lambang hidup. Cinta itu abstrak, cinta itu sebuah rasa yang tanpa definisi, cinta ya cinta. Bagaimana jika dengan mereka yang menikah atas dasar cinta, kemudian bosan menjenguk, bertemu sosok baru, tumbuhlah cinta baru.. Seperti itu? Atau.. Mereka yang menikah karna percaya cinta? Sudahlah intinya sama. Komitmen itu pasti, tak perlu basa basi, tak perlu puisi, apalagi sakit hati.. Menikah, dengan komitmen, perubahan yg memberi kebosanan itu pasti, waktu yang menghadirkan masalah itu juga pasti, tidak satu pendapatpun itu juga pasti, tapi dengan komitmen semua hanya terlihat seperti masalah di kantor yang berbelit belit tapi bisa di selesaikan. Ada solusi dalam sebuah komitmen. Percayalah jika hanya Cinta yg kau maksudkan, kecewa sudah di depan mata. Cinta akan tumbuh bersama komitmen, dan cinta yang tumbuh karna sebuah komitmen itu lebih langgeng dan manis..
Aku Ingin Jatuh Cinta
Bosan. Dengan hati yang terlampau kaku dan hampir mati. Rasa rasanya aku mulai tertarik dg kata cinta. Setidaknya aku bisa mengenal sedikit cahaya yang dari dulu sengaja ku padamkan sendiri.
Bodoh. Disaat gua butuh kalimat panjang. Justru satu katapun sulit ku tuliskan. Bego. Sok sok an jadi yang terbaik, tapi tanpa sadar gua hanya dijadiin tambal butuh doang. Disaat susah gua yang nomor satu di hubungi. Disaat bahagia gua terakhir yang diinget. Kehidupan macam apa. Udah beribu kali gua bilang "gua nggak akan bantu lu lagi" tapi apa nyatanya tiap lu muncul dg masalah lu gua lupa dg semua ucapan gua sendiri. Shiittt.. Kalau inget gua. Pengen bgt maki maki lu.
Aku benci dengan kabarmu
Sekali kali jangan ijinkan rindumu untuk egois.
Bukan kamu
Kita lihat saja siapa pemenang takdirmu. Dia yg selalu ada disampingmu, menemanimu, mungkin dia stay membantumu tapi kamu juga stay membantunya, itu manusiawi. Tidak harus cinta. Dibandingkan aku yg belum bisa selalu didekatmu karna jarak dan waktu yang selalu menyebut namamu untu kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesanmu. Kita lihat saja.. Kelak jika memang iya aku yg menjadi pemenang dari takdirmu maka tulisan ini tidak menuntut kemungkinan akan menjadi salah satu bukti bagaimana setianya pendirianku untuk meluluhkanmu lewat do'aku.
Untukmu sang profesi advokad hatiku. Amin..
Selamat malam, malam? Masihkan kopimu menemanimu? Jika tidak, apa kabar dirimu? Masihkan kau jadi pecandu rindu?
Bukan kamu
Pagii tiba2 cerah, bangun tiba2 dg waktu lebih awal, ada yg aneh..? Tentu tidak, itu sudah seperti biasanya mungkin. Hanya saja aku baru menyadarinya.
.
Sosok lama, yg suka dikagumi, yg sengaha dikagumi, yg ntah mulai kapan ada kekaguman untuknya, hingga merindukannya mungkin ibarat nasi yg sudah basi karna terlalu sering, bahkan terkadang ada waktu yg cukup lama untuk tak merindukanmu, bukan karna bosan hanya takut saja dg terkaman patah didepan mata, hampir tidak berani mengkhayalkannya.
.
Dan.. Tiba2.. Kembali datang, dg sapaan hangat dan cerita panjang, cerita yg sebenarnya aku sedikit banyak sudah mengetahuinya karna tanpa diketahuinya aku sudah cukup memantau hidupnya, maaf.. Tapi tidak ku apa apakan kok, hanya biar aku tau saja.
.
Yg sebelumnya sudah mulai bosan dg kehidupan yg cukup mengkerdilkan hati ini, sangat enggan untuk menyapa dunia, hingga.. Aku memilikinya kembali, memiliki yg kuenggankan selama ini. Thanks, ibarat kehidupan mungkin kau itu mentari, penyemangat saat pagi datang dan perindu yg ku amin kan dikala malam.
.
Tidak ada do'a berlebih "semoga aku bisa kembali mengenalmu, lebih dari yg pernah ku kenal, lebih dari mereka yg mengenalmu lebih dulu. Jika jodoh (Amin) alhamdulillah jika tidak jodoh (semoga jodoh, Amin) tetap alhamdulillah karna Allah sudah sangat baik telah mengijinkan hidupku pernah mengenalmu"
.
Selamat malam para pe move on, apapun takdirnya yg jelas Allah menyimpan bahagia untukmu.
Perihal hatii
Perihal hati memang tidak bisa dimengerti. Sejuta penyair yg mengibaratkan atau mendefisikannya tetap tidak bisa dijadikan patokan untuk pengertiannya.
.
.
Jangan pernah salahkan orang ke tiga, ke empat, pertama, ke dua.. Karna mereka sendiri tidak akan pernah mau jika dalam posisi salah. Jangan judge mereka dg nilai dari pandanganmu sendiri. Karna belum tentu jika kau sendiri bisa tidak sengaja berada dalam posisi yg mereka rasakan dan kau merasa benar.
.
.
Perihal hati. . Semua rasa ada didalamnya, semua rasa yg ada dalam kehidupan adalah perihal hati dan cinta. Ini bukan definisi ini hanya pandangan belaka. Tentang apa yg ingin ku tulis dari pandanganku saja.
Tangan yg selalu menjadi khayalan.. Mengenggamnya atau digenggamnya. Ini hanya impian yg mungkin meski dg tidurpun aku tak mungkin menemuinya. Jika saja.. Jika saya waktu bisa mengerti keegoisan hatiku ini, yg bahkan diriku sendiri tidak cukup mampu mencegahnya, mungkin aku akan sedikit mengerti rasa bahagia karna hati seseorang. Ahh.. Aku lelah menantinya, aku lelah dan sangat lelah. Tapi bagaimana dg hati ini.. Sudah sering aku melukainya, menjadikannya sedih hanya karna merindunya, tanpa kepedulian lebih aku selalu mencampakkan keluhnya. Bagaimana mungkin aku sendiri juga lelah, ragaku juga butuh sandarannya tapi aku bisa selalu berpura pura bisa tanpanya. Kenapa hatiku tidak? Kenapa dia seegois ini? Aku lelahh.. Aku ingin memelukmu, sedetik? Tanpa pertanyaan kenapa dan ada apa. Aku hanya ingin memelukmu, tubuhmu, dan hatimu.