Mudah Menangis
Akhir-akhir ini, saat tekanan hidup lagi banyak. Yang dirasakan, bukan stres. Tapi bisa tetap tenang. Sesuatu yang tidak kumiliki 2 tahun yang lalu. Ternyata, cara berpikirku udah berubah.
Tapi untuk bisa mencapai perubahan seperti ini, besar sekali rasanya hal yang harus dihadapi dalam kapasitasku sekarang. Sering setiap malam berpikir, dimana jalan keluarnya. Ternyata, Allah mencabut banyak hal dalam hidupku. Tapi setelah hal itu tidak ada, aku tahu yang sebenarnya ia cabut bukanlah itu, tapi benih-benih kesombongan, perasaan merasa bisa mengendalikan hidup, bergantung pada diri sendiri, dan semua hal yang membuatku justru semakin jauh dariNya.
Lalu, ketika aku merasa tidak berdaya dan tidak memiliki apa-apa. Ia hadiahkan untukku sebuah penghiburan yang membuatku menangis berhari-hari setiap memikirkannya.
Kini, rasanya aku lebih mudah menangis. Setiap kali memikirkan semua perubahan hidupku dalam dua tahun terakhir. Rasanya, "berhala-berhala" dalam hidupku dihancurkan, digantikan dengan perasaan bergantung yang sangat kuat kepada-Nya.
Tidak lagi terikat dengan harta. Melihat dunia dengan pandangan yang lebih tepat. Melihat masalah dengan lebih positif. Punya keyakinan tentang masa depan. Serta tujuan yang lebih jelas.
Satu per satu, inshaAllah nanti kita tata lagi. Kita perbaiki. Akhirnya, aku merasa tenang karena bisa menerima ketetapannya dengan hati yang lapang.
KG











