Benci
Tidak. Aku tidak boleh membenci. namun aku benci disaat aku tak bisa bicara karna tak ada telinga yang menadahinya. namun aku benci disaat aku tak bisa menulis karna aku bukan penulis ulung. Namun ku punya cerita. Biarkanlah aku mengutarakannya sekalipun tak ada yang mendengar, tak ada yang membaca, tak ada yang peduli. Aku, ingin dicintai. Aku, benci ditinggalkan. Aku, ingin menjadi bagian dari sesuatu. Karnanya ku selalu mengungkapkan itu pada orang-orang yang ada disekitarku. Aku, mencintai Aku, tidak meninggalkan Aku, menjadikan kamu bagian dari hidupku Namun toh nyatanya hanya usahaku. Hanya usaha yang ternyata tak disambut. semua sia-sia Aku mendekat, kamu menjauh. Ku menjauh, tak kunjung kamu mendekat. Mungkin inilah akhirnya. Aku, harus meninggalkan kemanisan itu karna toh itu tak ada artinya buatmu. Aku, membiarkan kamu pergi. Asal kamu bahagia. Aku, mungkin tak akan sebahagiamu, tapi akan ku coba terus mendoakanmu disaat rasanya kamu membuangku. Aku mencintaimu, sahabat yang tak menyahabatiku.










