Dibuat heran sama kelakuan warga twitter yang kelewat santuy. Iya tahu, katanya warga twitter itu santai dan hobi bercanda, tapi menurut aku pribadi pada beberapa konteks sudah kelewat batas.
Sorry, I can't related sama bercandaan yang sudah menyangkut agama. Salah satu yang sering banget ditertawakan adalah perihal dosa dan api neraka. Kalau udah tahu banyak dosa, ya jangan koar-koar dengan bangga, tapi mikir apa yang perlu dibenahi, apa yang perlu ditaubati. Naudzubillahnya malah menyepelekan dan dengan enteng ingin mencari teman di neraka, seperti yang terjadi di dalam percakapan-percakapan mereka.
Padahal salah satu karakteristik hamba yang dimuliakan oleh Allah adalah mereka yang berdo'a seperti dalam Surat Al-Furqan ayat 65.
Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal".
Bahkan di Al-Qur'an pun ada ayat yang membuat merinding.
"Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya BERSENDA GURAU dan BERMAIN-MAIN saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu BEROLOK-OLOK?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman..." (Qs. At Taubah : 65-66)
Alkisah ada seorang hamba Allah yang saleh, Yazid bin mursyid. Kedua matanya tidak pernah terlihat kering dari air mata. Ia selalu menangis. Sehingga seorang kisanak menanyainya, “Wahai fulan kenapa kau selalu berlinang air mata?,”
Yazid menjawab, “Sekiranya benar janji Allah, jika aku berdosa pasti aku akan dihisab dalam neraka selamanya, maka bagaimana bisa air mataku kering jika aku dijanjikan neraka? Sedangkan api dalam neraka itu telah dipanaskan selama tiga ribu tahun lamanya?,”
Dalam sebuah hadits juga pernah dibahas..
Dari Abu Hurairah ra, Bersabda Rasullah Saw., “Api neraka telah dipanaskan selama seribu tahun sampai ia memerah, kemudian dipanaskan lagi selama seribu tahun hingga memutih, kemudian dipanaskan lagi seribu tahun hingga menghitam seperti malam yang gelap gulita.” (HR. Tirmizi & Ibnu Majah)
Jadi, apakah masih mau bercanda dengan bawa-bawa agama apalagi tentang api neraka? Hellow~
Bandung, 25 Juni 2020 | 16.23 | @wedangrondehangat