Bagiku cinta selalu mempunyai makna sederhana. Cinta itu sebuah anugerah batiniah yang diberikan Sang Pencipta, jadi tak perlu diartikan sebagai sesuatu yang kompleks.
Hanya terkadang kita sebagai manusia yang membuatnya menjadi ruwet, kusut, dan terkadang menyalahkan bahwa cinta juga bisa membawa luka. Ada pula yang menganggap cinta itu dekat dengan nafsu. Tidak, itu salah besar, cinta itu suci, murni, karna itu anugerah Tuhan.
Cinta justru erat dengan keikhlasan. Karna cinta itu adalah perasaan tulus yang kita berikan kepada seseorang atau sesuatu tanpa adanya pengharapan.
Jika dari mencinta lalu timbul sebuah pengharapan, perlulah dipertanyakan itu cinta atau sebuah obsesi. Karna dalam cinta tidak perlu adanya rasa memiliki.
Cinta itu menyenangkan, jika menimbulkan luka, entah apa namanya yang jelas itu bukan cinta.
Luka, kecewa itu bukan bagian dari cinta. Itu perasaan lain yang diciptakan dari harapan. Dan kembali lagi cinta yang sebenar-benarnya adalah tanpa pengharapan.
Cinta dengan keikhlasan adalah ketika kita mencintai tanpa perlu adanya rasa ingin berbalas, atau memiliki. Contoh sederhananya kalau kita mencinta sunset tak perlulah mataharinya kita bawa pulang, kalau kita cinta mendaki gunung tak perlulah selalu tinggal di puncaknya.
Sederhana bukan, tapi yang namanya sebuah keikhlasan memang tak mudah untuk dijalani.