Persiapan Keberangkatan Angkatan 207 (PK-207) LPDP
Kamala Nagari : Bertumbuh Tangguh, Bersinergi untuk Negeri
9 – 15 Juli 2023 merupakan sebuah cerita tak terlupakan dari rangkaian perjalanan hidup ini. Selama satu pekan penuh kami, para penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang berjumlah 198 orang dikumpulkan dalam kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) untuk mendapatkan pembekalan sebelum berangkat studi ke tujuan universitas masing-masing. PK ini merupakan PK angkatan 207, dengan nama angkatan Kamala Nagari.
Sebuah anugerah yang sangat berharga dapat berkumpul bersama rekan-rekan awardee LPDP yang berasal dari Aceh sampai Papua, dengan berbagai tujuan studi di Indonesia maupun di berbagai negara. Anugerah besar karena mendapatkan keluarga baru yang berasal dari berbagai daerah, bidang pendidikan, instansi/lembaga, dan berbagai sudut pandang yang sangat menarik dan potensial untuk dikolaborasikan. Kegiatan PK-207 diisi dengan berbagai narasumber yang sangat inspiratif dan menggugah semangat untuk senantiasa menempuh pendidikan setinggi mungkin dan memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara. Dua hal tersebut mungkin hanya didapatkan oleh para awardee beasiswa LPDP, tidak di beasiswa lainnya.
Acara PK-207 dimulai dengan penampilan persembahan berjudul Petualangan Naka. Persembahan ini menggabungkan berbagai macam seni peran, antara lain drama, puisi dan aksi teatrikal, vocal group, tari daerah dan tari kontemporer. Naka merupakan mascot dari angkatan PK-207 Kamala Nagari, sedangkan para awardee PK-207 dijuluki dengan Nakawula. Ini dari cerita Petualangan Naka adalah sebuah keresahan yang dialami pemuda untuk membebaskan negerinya dari suatu penyakit keras, dan untuk dapat mengobati penyakit tersebut Naka harus memohon ijin dan dukungan dari Raja untuk mencari ekstrak tumbuhan Kamala yang ada di negeri seberang. Pertunjukan ini menggambarkan gairah dari pada awardee untuk melanjutkan studi dan nantinya memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara. Pada kesempatan ini, saya mendapatkan kehormatan untuk memerankan tokoh utama Naka. Acara pembukaan berlangsung sukses meskipun latihan gabungan hanya dilakukan pada H-1 dan pagi hari di hari-H. Hal ini mengindikasikan bahwa Nakawula memiliki potensi kolaborasi yang sangat mungkin, meskipun dengan berbagai keterbatasan.
Acara dilanjutkan dengan berbagai penyampaian materi yang berasal dari para akademisi, pengusaha, pejabat pemerintah, dan kisah inspiratif dari awardee LPDP yang memberikan kontribusi bagi masyarakat secara konkret serta pemahaman tentang teknis proses pemberian beasiswa dari LPDP. Selain itu, terdapat kegiatan-kegiatan baik indoor maupun outdoor berupa penampilan kelompok dan olahraga+outbond yang mempererat kekeluargaan bagi Nakawula.
Dalam acara PK LPDP ini, topik-topik utama yang membuat saya terkesan dan sangat terinspirasi antara lain :
Penyampaian dari Bpk Amin Arief (Direktur KPK) terkait dengan pentingnya integritas, karakter, dan konsistensi. Seorang manusia harus memiliki karakter dan identitas yang kuat.
Penyampaian dari Bpk Laksana Tri Handoko (Kepala BRIN) yang menyampaikan bahwa hal yang terpenting dalam bekerja adalah passion. Dalam hal riset, integritas merupakan hal utama. Seorang peneliti boleh melakukan kesalahan, namun tidak boleh berbohong. Selain itu, ajakan untuk bergabung dengan BRIN bagi para awardee yang nantinya lulus S3 merupakan angin segar bagi para lulusan doktor di Indonesia.
Penyampaian dari Prof. Nasikin (Guru Besar UI), yang selalu mengaitkan risetnya dengan symptom, agar kemudian bisa dicari suatu ide untuk membuat inovasi baru dan sebisa mungkin dipatenkan. Selain itu, riset juga seyogyanya harus memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu dan harus bersifat “novelty” (hanya bisa dibuktikan dengan data primer yang tidak spekulatif).
Ditutup dengan inspirasi dari Bpk Dwi Larso (Direktur Beasiswa LPDP) yang memberikan wejangan bahwa “Ketika di puncak, itu hanya sementara. Nikmati proses perjalanan yang ada dalam mencapai puncak”. Selain itu, berbagi harus selalu dilakukan, agar senantiasa memberikan arti bagi sekitar. Ketika nanti telah selesai belajar, para awardee harus kembali untuk membangun negeri.
Hal utama lainnya dari kegiatan PK LPDP adalah membuat bonding dan kesan yang sangat kuat bagi seluruh awardee. PK LPDP merupakan hal yang akan selalu dikenang.



















