Create a life that feels good on the inside. Not one that just looks good on the outside.
Jordan Llamas (via onlinecounsellingcollege)
words to live by
KIROKAZE
Xuebing Du
RMH
d e v o n
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Mike Driver
h
almost home
wallacepolsom
tumblr dot com

ellievsbear
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
sheepfilms
Not today Justin
Sade Olutola
Jules of Nature
One Nice Bug Per Day
Peter Solarz
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Sweet Seals For You, Always

seen from Italy
seen from United Kingdom
seen from Brazil
seen from Thailand

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
@yoursugarplum
Create a life that feels good on the inside. Not one that just looks good on the outside.
Jordan Llamas (via onlinecounsellingcollege)
words to live by
an appreciation post of starred text from him
a walk between paddy fields, capturing sunrise, bucket of flowers, having scrumptious food between our shared story and laughter, All with one exact person.
My wish is granted :)
Oksitosin
“Aku kenyang.” Suaraku terdengar oleh seseorang yang duduk tepat di depanku. Dia menoleh sekilas, memerhatikan isi piringku yang masih penuh.
“Kenyang? Kau bahkan tidak benar-benar makan sejak tadi.” Laki-laki itu menatapku heran. Aku menahan napas beberapa detik begitu mata kami bertemu. Aku sedang berpikir untuk meresponnya dengan cara yang tidak terdengar aneh dan mempermalukan diri.
“Apa memang biasanya seperti ini? Maksudku, pola makanmu.” Dia bertanya, memastikan.
Sebenarnya aku bahkan selalu lapar setiap beberapa jam. Tapi untuk kemarin, hari ini dan mungkin setiap pertemuan kita hal seperti ini akan terjadi karena aku dikerumuni kupu-kupu. Oke, ini bukan kupu-kupu. Ini Oksitosin. Pada sebagian orang yang jatuh cinta hormon ini bekerja secara tidak terduga. Ada perasaan membuncah hingga membuat gamang, lebih kebal dari rasa sakit, atau perasaan kenyang hingga tidak membutuhkan asupan makanan karena tubuh seolah diberi makan oleh hormon kupu-kupu ini.
Aku membatin sambil terus mengaduk isi piringku. Tentu saja penjelasan itu hanya bergema di kepalaku. Aku menghela napas, mencoba meredam ritme jantung yang terlalu bersemangat sejak kemarin.
“Kadang aku sulit lapar jika terlalu stress atau terlalu senang.” Ucapku kemudian.
“Jadi kalau sekarang karena alasan yang mana?”
Aku mendongak, tepat menatap manik matanya. Hening sesaat, lalu sejurus kemudian aku kembali menemukan suaraku dan terdorong mengeluarkan jawaban spontan,
“Terlalu senang.”
Detik berikutnya aku mengubah fokus ke arah piringku. Aku bisa mendengar kekehannya yang cukup membuatku serta merta ingin menyembunyikan diri kemana saja selain duduk di hadapannya saat ini dengan semburat merah yang seketika menjalar di wajahku.
Dia menggeser piringnya yang sudah kosong lalu mendekati piringku, menyendokkan makanan dari sana. Dia mulai mengunyah antusias. Sementara aku memilih untuk meletakkan sendok, memerhatikannya makan dalam diam sambil berusaha menahan senyum. Sungguh, aku benar-benar kenyang.
 *Catatan:Â
Ubud di penghujung 2019, sebuah memoar.
Botanist’s Window 🌱
Desember adalah bulan terakhir. Kalau aku minta pada Tuhan kau yang terakhir, menurutmu dikabulkan atau tidak?
Tuan seberang pulau, asal kau tahu rasanya aku ingin merayakan hari ini. Ketika semesta yang rumit akhirnya tidak hanya menautkan mata kita pada saat temu, tapi juga jiwa dan janji membersamai yang terlintas begitu saja.
Human attention is a core psychological need that we all crave. And when we don’t get it fulfilled in healthy ways (through family, friends, loved ones, support groups, therapist/coach/mentors, etc.), then we often try to get it fulfilled in unhealthy ways.
Steven Handel, Creator of Purpose, Meaning, and Change (via theemotionmachine)
Just.. self reminder.
“Tumblr is not really a blog. It’s a list of feelings.”
— Dino Ahmetovic
And it is strange that absence can feel like presence.
Ally Condie, Crossed (via books-n-quotes)
Siapalah kita ini sayang.. kalau karena satu dua hal yang tak diberi pada kita lalu kita bersedih. Padahal banyak hal lain yang Allah kasih pada kita. Mau menuntut tak punya hak, mau marah rasanya tak tahu diri saja. Maka yang bisa kita lakukan adalah meminta. Meminta dengan sangat. Dengan lirih. Semoga Allah memberi. :)
Alizeti, Jakarta
:’))
Dua hari di pulau tidak ketemu mereka karena lagi ikut Pramuka di Tolango, Sebelum balik ke kota, kita singgah di sana dan menemukan anak-anak ini lagi latihan gerak jalan dengan raut wajah yang entah senang, sedih, sesak dan rindu. Ada satu anak yang awalnya ogah-ogahan mau dipeluk, sebelum pulang aku pamit ke dia dan pas dipeluk dia langsung mewek. Abis itu di mobil aku yang nangis, karena aku tau tahun-tahun selanjutnya kalo datang lagi, kalian makin besar, sudah mau SMP dan sebagian sudah merencanakan lanjut sekolah di luar pulau. Rasanya dengan pertemuan yang tidak seberapa, pas momen kegiatan besar pun cuma bisa liat update lewat sosmed, aku cukup tau diri kalo kalian akan lupa-lupa ingat sama ibu satu ini. Nyatanya ketika bertemu kalian lagi seolah-olah kita cuma pisah sebentar, tapi dirindukan sebegitunya. Terima kasih, untuk kesekian kalinya :")
[A human being] is by instinct a lover, a hunter, a fighter…
Tennessee Williams, The Glass Menagerie (via books-n-quotes)