Energi Dalam Kata
Catatan Hari ke-5 Tantangan Komunitas Produktif
Kata-kata yang kita gunakan dalam proses komunikasi merekam energi yang dapat mempengaruhi partner komunikasi kita. Semakin positif pilihan kata yang kita gunakan maka semakin baik pula energi yang kita transfer kepada partner komunikasi kita. Dalam pembahasan Di kelas Bunda Sayang, beberapa contoh yang diberikan misalkan mengganti kata "Masalah" menjadi "Tantangan". Sederhana bukan? :)
Dari tindakan sederhana itu, tidak jarang dampak yang dihasilkan cukup besar.
Beberapa hari yang lalu, saya diminta untuk ikut serta dalam sebuah rapat bersama dengan jajaran advisor direksi. Saya diminta untuk ikut menyusun suatu sistem penilaian kinerja yang dirasa cocok dengan kebutuhan perusahaan. Sejak malam harinya, saya merasa tidak tenang, gugup dengan apa yang akan saya hadapi esok paginya. Malam itu, saya terlelap karena kelelahan memikirkan alternatif alternatif yang akan terjadi didalam rapat esok hari. Pagi harinya sesaat sebelum saya berangkat, Ibu memeluk saya. Membisikan kata-kata yang membuat saya tenang sepanjang hari dan mampu melewati rapat tersebut dengan baik. Padahal kata-katanya sederhana. Ibu hanya menyampaikan "Apapun yang kamu lakukan diluar sana, akan selalu Ibu doakan menjadi hal yang paling baik untukmu. Ibu meridhoimu untuk terus berkembang mencapai mimpi-mimpimu, semoga dengan begitu Allah pun ridho kepadamu".
.
.
Sejak saat itu, kata-kata Ibu itu menjadi mantra ajaib bagi saya :)
Ada doa Ibu yang selalu membersamai saya. Hal ini menjadi sumber energi tidak terbatas bagi saya dalam mengerjakan banyak hal. Bayangkan jika saat itu ibu hanya berkata "Jangan Panik Nak, semangat! " , mungkin hasilnya akan lain bukan? :))





















