AYO KITEE SOMBONG AEEEE #Reminder
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Tambahan kata aeee terinspirsi dari Virzha yang suka ngomong happy aeee, seloow aeee, dan aeee aeee lainnya (“kaya suara bayi aja aeee aee”, kata penulis; “oeee oeee itu mah min”, timpal editor). Kali ini mau mengingatkan diri sendiri aja tentang sombong. Ini resume dari kajian SHIFT (Pemuda Hijrah) yang menjadi hits bermanfaat bagi kaum muda khususnya di Bandung, bertempat di Masjid Agung Trans Studio Bandung, tanggalnya lupa kalo gak salah sih awal januari 2017, Ustadznya maafkan lupa untuk ditulis jadi tidak ingat (“semoga Ustadz yang menyampaikan materi ini selalu diberi lindungan dari Allah SWT dan diberi balasan terbaik dari Allah SWT atas ilmu yang telah dibagi kepada kami” doa penulis; “Aamiin” Editor mengamini) . Baik cukup intronya mari kita lanjut ke reff (“dikata nyanyi min?” editor komen; “maksudnye lanjut ke point-pointnya -_-” penulis kesel ama editor yang seperti komentator).
Silahkan dilihat pedoman kita yaitu Al-Quran QS 38:71-79, secara umum menceritakan tentang sejarah kenapa Iblis dilaknat oleh Allah SWT. Arti dari ayat tersebut adalah sebagai berikut.
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah"(71)
Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan) Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya" (72)
Lalu seluruh malaikat itu bersujud semuanya (73)
kecuali iblis; dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir (74)
Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?" (75)
Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah" (76)
Allah berfirman: "Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk (77)
sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan" (78)
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan" (79)
Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, (80)
Iblis dikutuk dan dikeluarkan oleh Allah SWT dari Surga karena sombong (tidak mau bersujud kepada manusia padahal hal tersebut adalah perintah dari-Nya, semua sujud tanpa terkecuali termasuk malaikat). Ada beberapa point yang saya catat dan menarik. Fakta tentang Iblis :
1. Iblis percaya Allah, pada ayat ke (75) iblis mengatkan “....karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia...” loh loh loh, iblis ternyata percaya kalau Allah SWT adalah satu-satunya pencipta, iblis saja yang terlaknat percaya bahwa Allah SWT sang-pencipta, lah kita sampai ada yang gak percaya sama Allah bahwa dialah pencipta haduh.... (“mari merenung........” editor mengajak).
2. Iblis berdoa kepada Allah, coba diintip ayat ke (79) iblis berkata,” Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku......) Iblis benar-benar takut dan mengikuti perintah Allh SWT untuk meminta pertolongan dan memohon hanya kepada-Nya. QS 1:5 “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan” betul sekali iblis bersandar pada Allah SWT, hanya kepadanya.
Sekarang bayangkan Alert-jangan ditiru adegan berbahaya nan menyesatkan!!! ada manusia datang ke hutan minta bantuan ke iblis dan antek-anteknya minta supaya si eneng geulis jadi istrinya, sambil bawa kopi hitam, dua dus indomie (“dan kompornya” cetus editor; “emangnya mau camping” penulis menimpali), dan tak lupa rambut si eneng. Aduh brai bro, iblis aja minta tolong, berdoa, dan bersandar sama Allah SWT, lah elu minta tolong sama sama iblis. (“where is your brain, broo?” celetuk editor dengan menggunakan kaca mata keren”; “etdah ane keduluan mau ngomong itu”sahut penulis).
3. Iblis percaya hari kebangkitan, coba ditengok masih di ayat ke (79) “...........aku sampai hari mereka dibangkitkan” iblis berdoa kepada Allah supaya ditangguhkan sampai hari kebangkitan, hari ketika semua makhluk termasuk manusia dimatikan, kemudian bangkit lagi dan mempertanggung jawabkan semua tindak tanduk, tingkah laku, amalan dan dosa, semuanya tak akan ada yang terlewat sekecil pun (“semoga kita semua dapat mencari bekal yang cukup agar kelak Allah SWT memasukkan kita semua ke dalam SurgaNya karena rahmat dan kasih sayang Allah SWT, Aamiin”Doa penulis dan editor). Iblis percaya akan datangnya hari itu. Jikalau masih ada yang tidak percaya dengan hari kebangkitan.... mulai saat ini percayalah karena kalau tidak percaya bagaimana murkanya Allah SWT kepada kita .... (“mari merenung........” editor kembali mengajak).
Pertanyaannya adalah apakah iblis beriman? Kan kenyataannya iblis percaya bahwa Allah SWT satu-satunya pencipta, mereka berdoa kepada Allah SWT, mereka juga mempercayai jika hari kebangkitan itu ada. Jawabannya tidak sama sekali, karena mereka sombong, mereka menolak kebenaran dan merendahkan. Maka jangan sampai kita sudah melaksanakan rukun iman, rukun islam, meniggalkan laranganNya, melaksanakan perintahNya. Tapi karena ada kesombongan walaupun sekecil zarah dalam hati (“Na'udzubillahi mindzalik, Wahai pemilik hati, hilangkanlah rasa sombong dari hati kami, karena kami hanyalah makhluk lemah yang akan terus bergantung kepadaMu. Aamiin” Ucap penulis yang diaminkan editor).
What should I do, biasanya sombong itu kadang terjadi karena kita merasa lebih baik dari yang lain. Kita lagi jalan-jalan ke Pantai Pangandaran pake mobil sedangkan kawan kita pake sepeda roda tiga (“etdah kawannya ini masih balita apa gimana, jauh amat ke Pangandaran pake sepeda roda tiga?”editor bingung; “sakarepkuuuu”penulis cuek) seringkai muncul, atau saya lebih ganteng dari bradd pitt (“min plis atuh min” editor komplen) oke direvisi ketika saya lebih ganteng dari editor (“haduh berikan penulis yang nulis kesadaran dan saya kesabaran”editor ikhlas). Jangan sampai pos-pos kesombongan ini bocor dan membuat kita menjadi sombong, maka keep tawadhu, selalu rendah hati, jangan gengsi untuk mengucapkan salam dan bersalaman terlebih dahulu, jangn gengsi untuk berterima kasih dan memohon maaf, tanamkan dalam hati dan pikiran “dia lebih baik dari saya” (“ayo semua katakan dia lebih baik dari saya, dia lebih baik dari saya, dia lebih baik dari saya, dia lebih baik dari saya, dia lebih baik dari saya, dia lebih baik dari saya, dia lebih baik dari saya”Penulis mengajak).
Kepada Allah SWT ketika ada perintah dari Allah SWT, segera laksanakan!!! jangan gunakan logika, seperti apa yang dilakukan iblis, diperintahkan untuk bersujud, lalu mereka gunakan logika bahwa api lebih baik daripada tanah, kemudian iblis dilaknat karena mengingkari perintahNya. Maka keitka ada perintah shalat, geura shalat;ada perintah zakat, geura zakat; ada perintah berbakti pada kedua orang tua, geura berbakti. Jangan sampai kita sengsara di akhirat karena kita sombong kepada Allah SWT. Terlena dengan dunia, menunda shalat berjamaah di masjid, durhaka sama orang tua, berleha-leha dengan hal yang tidak bermanfaat, padahal nanti kita akan dimintai tanggung jawab atas apa yang dilakukan di dunia ini. Semoga jadi pengingat khususnya untuk penulis dan editor, umumnya untuk siapa saja, jika ada yang perlu dikritik atau ada kesalahan silahkan langsung saja. Hanya ingin meneruskan manfaat dan saling mengingatkan. Terima kasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Wassalamualaikum