Disinilah aku kaget dan baru sadar ternyata hanya aku perempuannya seorang diri ditempat ini, semuanya laki-laki. Ini cukup menegangkan seperti tiba ditempat yang tidak seharusnya aku kunjungi, menjadi bingung bercampur canggung. Sampai akhirnya ada satu laki-laki yang sepertinya panitianya, btw ini acara pelatihan yaa. Aku bisa masuk ke lingkungan tersebut setelah izin terlebih dahulu ke satpam dan diarahkan menuju mushola, dan aku ikut solat dulu. Lama menunggu sampai tidak terasa waktu menjelang magrib, karena ini area santri sehingga musola nya dipakai untuk solat berjamaah. Kemudian aku diarahkan oleh sepertinya guru disana, seorang laki-laki juga menuju ruang rapat. Ini perempuan nya masih sendiri. Dan sekali lagi aku merasa "malu" karena setelah beberapa menit menunggu disana lalu diarahkan untuk menuju kamar peristirahatan ketika waktu magrib, posisinya ruanganku menunggu ini berhadapan dengan mushola, jadi kalau keluar mesti melewati santri-santri yang sedang mengaji dan siap-siap shalat magrib. "a ini ga apa apa saya lewat?" Kataku sambil duduk sembari menalikan tali sepatu, lalu jawabannya bikin deg "ya kami ga apa apa, teteh nya gimana?" . Duhh "malu sih" kataku haha awkward bgt. Sampai pada akhirnya aku menunduk dan jalan cepat melewati semua santri laki-laki tersebut yg memang usianya sebenernya dibawah aku terlampau jauh malah. Tapi yang menjadikan aku malu adalah: aku malu menjadi objek yang jelas terlihat oleh pandangan, yang aku tau mereka pasti ialah orang-orang yang bisa menjaga pandangan. Tapi aku malu, karena pakaianku tidak sempurna menutup aurat sebagai seorang perempuan muslim, aku malu jika mengganggu pandangan mereka. Rasanya ingin hilang aja dari tempat itu, dan yang memalukan juga ternyata aa yg awal yg kukira panitia itu ternyata ketua pelaksana nya dia dipanggil "ustadz", sebutan bagi guru yang mengajar disana. Lahhh:( wajahnya tampan dan masih muda, kukira siswa lohhh. Ya Allah, ingin hilang. Sampai pada akhirnya sekitar jam 10 malam barulah tiba 2 perempuan yang ikutan juga. Dari sebegitu banyaknya laki-laki, perempuannya hanya berlima:( ini pelatihan IOT dan Robotic, dan ini boarding school khusus laki-laki, salahku yang ga survey dulu sih. Tapi berarti ternyata aku masih punya rasa malu, imanku masih ada kan ya Allah? Aku merasa malu diam ditempat orang-orang sholeh, tapi memang menyejukkan diam disana, ditempat orang mencari ilmu. Dan pengalaman baru, tempatnya keren sekelas anak SMP sudah pembiasaan bhs inggris+arab , IT, dan network. Alhamdulillah punya kesempatan pengalaman disana, tapi ntar research dulu deh kalau mau ikut ikut teh ah :( berasa uji nyali soalnya ketemu laki-laki sebegitu banyaknya.