saking seringnya kecewa, dapet bahagia dikit langsung curiga
HAHAHAHA
taylor price
No title available

tannertan36
One Nice Bug Per Day
No title available
YOU ARE THE REASON
Stranger Things
KIROKAZE
Jules of Nature

blake kathryn

Andulka

⁂
i don't do bad sauce passes
tumblr dot com

Discoholic 🪩
trying on a metaphor

Origami Around
Not today Justin
🪼

oozey mess

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States

seen from Kuwait
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from United Kingdom

seen from Germany
seen from Türkiye
seen from Russia

seen from Canada

seen from United States
seen from Netherlands
seen from Malaysia

seen from Italy
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Denmark
@akuyangsembunyi
saking seringnya kecewa, dapet bahagia dikit langsung curiga
HAHAHAHA
202/366
Dari orang yang paling aku butuhkan, aku belajar untuk tidak membutuhkan siapapun.
Dari orang yang paling aku harapkan, aku belajar untuk tidak mengharapkan apapun dari siapapun.
Dari orang yang paling aku percaya, aku belajar untuk lebih berhati-hati dalam prasangka.
Dari orang yang paling aku cinta, aku belajar bahwa cinta bukanlah segalanya.
-Na, 21th
Hai tuan.
Kini saatnya aku rayakan delapan tahun hadirmu, 4 tahun di dunia nyata, dan 4 tahun hidup di kepingan memori kepalaku.
Sungguh sampai detik ini aku berterimakasih atas segala yang telah kau luangkan dan kamu berikan padaku ketika itu.
Terimakasih untuk waktu yang selalu kamu sediakan disela-sela sibukmu.
Terimakasih atas pancaindra mu yang dengan tulus dan sabar mendengarkan cerita-cerita randomku dulu.
Terimakasih atas peluk hangatmu, terimakasih atas genggaman lembut tanganmu yang selalu membimbing dan menenangkan aku dikala duniaku sedang tidak baik baik saja.
Terimakasih atas cahaya bintang yang kamu kirim padaku untuk mengusap air mata di pipi.
Terimakasih untuk alunan lembut nada-nada indah yang menemaniku disaat mataku tidak bisa terpejam.
Tuan, aku sangat bersyukur Tuhan sempat menghadirkanmu di hidupku. Mengenalmu lalu mencintaimu adalah bagian terindah dalam perjalanan hidupku, walaupun kini kamu sudah menjadi masa lalu, tapi aku sangat bersyukur untuk semua yang terjadi dalam hidupku.
Tuan, aku mohon maaf untuk segala egoku dulu, mohon maaf untuk segala abaiku. Mohon maaf untuk segalanya yang tidak berkenan dihatimu.
Pantas saja Tuhan tidak membuatmu berujung denganku, kamu yang terlalu sempurna untuk aku yang banyak sekali kurangnya.
Bahagia selalu ya orang baik!
Tuan, aku izin pamit. Hati-hati di jalan~
Semesta menyadarkan aku perihal "arti cinta" sesungguhnya; Ikhlas menjadi pendampingnya. Dan Syukur menjadi teman hidup.
-ypr'98
Barangkali memang hidup yang bikin keluargamu tenang itu, hidup yang dijalani oleh sumber rezekimu yang baik.
Rezeki yang selama ini kamu pikir hanya membuat keluargamu cukup dan bertahan untuk hidup yang biasa-biasa saja.
Tapi bisa jadi disitulah letak keberkahannya, ketenangan mejalani ibadah rumah tangga dengan penuh rasa syukur.
Anak-anak dan keluarga yang sehat. Kedamaian berumah tangga tanpa begitu banyak pertengkaran dan kerelaan hati menjalaninya.
Bisa jadi hidup keluargamu yang biasa-biasa saja saat ini, adalah hidup yang dirindukan banyak orang diluarsana dengan segala keberlimpahannya.
Keberlimpahan yang hanya membuatnya sulit tidur dan tidak bisa membuat ruang keluarganya penuh tawa dengan segala kesederhanaannya.
Sering-sering periksa lagi, jika sumbernya baik mudah-mudahan mengalirnya juga jernih.
—ibnufir
Menyimpan Rencana
Soal rencanamu, tidak semua orang harus tahu. Malah sembunyikan jika perlu.
"Kerana yang membencimu pasti akan menghalangimu, yang memanfaatkanmu pasti akan berusaha untuk menikmatimu, dan yang hasad juga iri padamu akan berusaha mengambilnya darimu"
Seringkali, rencana yang kita sembunyikan akan sampai pada tujuannya. Dan yang kita umbar juga beritahu, seringkali tidak jadi dan berakhir gagal.
Sebaiknya, rencana masa depanmu hanya kamu dan Allah saja yang tahu, selebihnya, tidak perlu.
Simpan rencana dan cerita yang seharusnya disimpan, sampaikan yang seharusnya dan seperlunya untuk disampaikan. Memang, agak sulit untuk menahan bercerita itu, apalagi untuk orang dengan tipe ekstrovet yang tinggi. Tapi, cobalah untuk mengontrol lisan dan keinginan. Ingat, seperlunya dan tidak semua orang harus tahu, ya. Selamat mengendalikan lidah dan menyimpan kisah :')
@jndmmsyhd
Ternyata ..
berhati hatilah dengan siapa kamu berbagi kabar gembira …
Tidak semua orang bisa ikut merasa bahagia dengan kabar gembira dari kamu dan tidak sedikit yang justru merasa sebaliknya ..
Namun ..
Itulah salah satu cara untuk mengenali orang yang benar benar tulus kepada diri kamu dan siapa yg suka iri , siapa yg suka dengki , siapa yg suka panas hatinya melihat orang lain lebih dari dirinya …
Kadang mulut mah bisa berbohong ya tapi tingkah laku seseorang itu mencerminkan isi hatinya yg sebenarnya ..
Jadi gak selalu benar kalau lisan seseorang itu mencerminkan isi hati seseorang ..
Arti Menikah - Belajarlah tentang banyak hal.
Kata Bapak hafidzhahullah ta'ala, "jika cinta dan kasih sayang seorang laki-laki itu lebih besar dari pada cinta seorang perempuan, maka dia tidak akan pernah melepaskan perempuan itu darinya. ia akan tinggal lama dihatinya. dan untuk membuat seorang laki-laki demikian, dibutuhkan seorang perempuan yang sabar dan pengertian."
aku teringat obrolan santai dengan Bapak, sehari sebelum menjadi seorang istri. Kala semua orang sibuk menyiapkan banyak hal termasuk Ibu, Bapak justru mengajakku lebih banyak cerita dari kebiasaan Bapak yang tidak demikian. Saat itu aku bertanya bagaimana posisi Ibu dihati Bapak. Yang semakin banyak ku rinci, Bapak semakin banyak tersenyum seolah membenarkan.
Namun satu hal yang Bapak katakan membuatku tertarik untuk bertanya lebih lanjut. "Ibumu itu orang yang sabar dan pengertiannya begitu lapang. Ibumu itu keras terhadap pendirian dan pendapatnya, namun ketika keputusan Bapak tak selaras dengan Ibumu, ibumu meletakkan semua pendapatnya dan memilih pada keputusan Bapak. Ada banyak momen dimana Bapak tidak berkata sekalipun, Ibumu lebih peka perihal apa yang Bapak butuhkan. Tanpa bertanya banyak hal, Ibumu sudah menyiapkan semuanya dengan baik. Tanpa memberi tugas, Ibumu telah paham apa yang menjadi tugasnya. Beberapa hal bertanya tentang apa yang Bapak suka dan tidak, selebihnya tanpa Bapak kasih perintah, Ibumu telah lebih dulu mengerti.
Tak pernah bertanya kenapa begini, kenapa begitu sebab paham bahwa Ibumu tidak ingin memberikan banyak beban. Ibumu begitu totalitas menjalani perannya sebagai seorang istri. Tak pernah menuntut harus jalan-jalan setiap pekan, atau liburan setiap tahun, atau hal-hal yang dirasa bapak belum mampu untuk menyanggupinya kala itu. Tidak pernah merengek meminta waktu bapak atau menuntut untuk lebih romantis atau hal-hal yang dimana Bapak harus peka terhadap kondisi ibumu. Ibumu tidak pernah meminta akan hal itu. Kala sudah tenang semuanya, barulah ibumu sampaikan dengan bahwasanya yang dimana tanpa menggurui bapak akhirnya mengerti.
Pernah saat dimana belum ada HP dan saat itu posisi ibumu sedang mengandung kamu 6 bulan, belum ada telpon rumah juga. Saat itu bapak harus lembur dan tidak pulang karena memang harus menyelesaikan deadline, dimana besok pagi presiden pak Soeharto akan berkunjung. Bapak nggak bisa ngabari ibu, karena memang tidak bisa pulang. Kamu tahu apa yang ibumu lakukan? Ibumu jalan sama emak tetangga sebelah rumah mau pergi menyusul bapak dikantor. Sebelum sampai kantor ada pos marinir dan bertanya perihal ada perlu apa jam segini kok mau ke PT.Pal dari pos ke kesana masih sangat jauh sekali. Lalu ibumu bilang kalau suaminya dari kemarin belum pulang, ia khawatir takut terjadi apa-apa. Lalu seorang petugas meminta ibumu dan emak untuk menunggu di pos, salah satu petugas berangkat menanyakan hal tersebut ke kantor. Setelah memastikan nama dan divisi bapak. Petugas tersebut menyampaikan bahwa seluruh karyawan disivi tersebut memang harus lembur, karena besok pagi akan ada kunjungan presiden. Setelah tahu kabar itu, ibumu dan emak pulang kerumah. Dan setelah beres semuanya bapak pulang kerumah, sampai dirumah ibumu tetap menyambut bapak dengan baik. Tak bertanya ini itu dengan banyak pertanyaan atau memasang muka cemberut. Nggak, ibumu tidak demikian.
Ibumu tetap melayani bapak dengan baik dan membiarkan bapak beristirahat dengan nyaman. Tanpa bertanya kenapa ndak pulang, bapak lebih dulu menjelaskan perihal tersebut.
Sebetulnya diawal pernikahan laki-laki itu sudah siap untuk mengayomi, mendidik, dan siap untuk memenuhi semua kebutuhan istri dan anak-anaknya nanti. Terkadang yang membuat mereka berubah salah satunya dari pasangannya sendiri. Yang mungkin terlalu menuntut banyak hal dan tidak memberikan rasa tenang itu. Memang manusia tidak ada yang sempurna, demikian juga dengan Bapak ataupun ibumu ini. Namun ada banyak hal kebaikan ibumu yang tidak bisa bapak sebutkan satu persatu. Biarlah bapak banyak doakan untuknya, biar Allaah yang balas dengan banyak kebaikan untuknya. Sekali lagi pernikahan itu adalah salah satu karunia yang harus disyukuri selama perjalanannya. Ujar bapak mengakhiri ceritanya.
Lalu malam harinya aku memutuskan untuk tidur dengan ibu sebelum menjadi istri esok harinya. Sebelum tidur banyak hal yang aku tanyakan, aku tak pernah merasa benar-benar begitu sangat dekat ketika saat itu juga. Salah satunya aku bertanya perihal cerita bapak tadi sore itu, mengapa ibu bersikap demikian dan demikian.
Ibu menjelaskan dengan bahwasanya yang apa adanya, "ketika seorang wanita telah memutuskan untuk menikah, maka seharusnya ia sudah paham perihal hak dan kewajiban serta konsekuensinya. bagaimana jika nanti pasanganku seperti ini, bagaimana jika nanti masuk fase seperti itu. Apalagi ketika seorang perempuan telah menjadi istri maka ia sudah mengerti bagaimana seharusnya berkhidmat untuk suaminya. Jika sudah paham dan mengerti bagaimana seharusnya bersikap, maka sudah sepatutnya kita harus memberi banyak udzur kepada pasangan kita. Saat itu ibu mencoba untuk memberi banyak udzur kepada bapak.
Tidak ada seseorang yang melakukan tanpa ada alasan. Dan bapakmu pasti sedang dikondisi yang demikian. Ibu mencoba belajar untuk mengerti, terkadang tidak semua kondisi bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya. Tidak semua kondisi bisa dijelaskan saat itu juga. Pernikahan itu ibadah terlama, dan dalam beribadah tidak semuanya berjalan menyenangkan sesuai dengan keinginan kita kan ya, nduk. Itulah mengapa sabar diperlukan untuk menjalani setiap prosesnya.
Intinya jangan pernah merasa paling capek, paling menderita, paling jenuh, atau paling sibuk. Jika nanti kamu menemukan kondisi yang demikian, cobalah kembalikan ke dirimu sendiri. Saat capek, jenuh dan kondisi tidak baik-baik saja, pasanganmu menuntut banyak hal darimu. Apakah kamu senang? Tentu tidak kan ya, maka diperlukan hati yang lapang untuk mengerti.
Jangan banyak menuntut hak sama manusia, sebab balasan terbaik adalah balasan dari Allaah. Karna kalau banyak menuntut dari manusia, kamu akan merasa capek sendiri dan tidak menemukan ketenangan nantinya. Serahkan semuanya sama Allaah, biar tenang.
Apa yang bisa kamu beri kepasanganmu nanti, berikanlah senampumu. Berkhidmatlah dengan totalitas untuknya, tidak akan sia-sia apa yang kamu berikan. Sebab sekecil apapun upayamu, Allaah melihatnya. Ketika sudah melakukan yang terbaik, jangan berkecil hati bila balasannya tidak sesuai apa yang kamu harapkan.
Berkhidmat itu yang menyenangkan hati suamimu, yang dimana suamimu betah dirumah sebab ia temukan ketenangan dalam rumahnya.
Empat tahun lalu nasihat ini aku simpan ditumblr, ku baca kembali. Dan aku menangis. Sebab memang benar, dalam sebuah pernikahan tidak hanya tentang aku saja melainkan dia juga yang menjadi kita.
Sebagaimana pengertiannya Ibunda Khadijah radhiyallaahu anha yang tanpa bertanya mengapa Rasulullaah Shallaahu alaihi wassalam tubuhnya gemetar dan meminta Ibunda Khadijah untuk menyelimuti Rasulullaah. Yang dengan totalitas berkhidmat dan menyerahkan seluruh harta, jiwa dan hidupnya kepada orang yang tercintanya. Itulah mengapa Ibunda Khadijah radhiyallaahu anha tinggal begitu lama dihati Rasulullaah Shallaahu alaihi wassalam.
Bukan perihal apa yang sudah pasangan berikan kepada kita, melainkan sudah sejauh dan semaksimal apa yang telah kamu lakukan untuknya karena Allaah. Maka mintalah kepada Allaah Ta'ala untuk menganugerahi rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warohmah. Sebab rumah tangga sakinah adalah karunia Allaah yang harus terus dipintakan hingga akhir hayat..
للَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا ، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا ، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ
"Ya Allaah, satukanlah hati kami. Perbaikilah keadaan kami jalan-jalan keselamatan (menuju surga)." - HR. Abu Daud, no 969, dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallaahu anhu.-
Pernikahan itu tidak tegak karena rupa yang elok atau harta, akan tetapi dia tegak dengan agama dan akhlak. (Syaikh Muhammad Mukhtar Asy Syinqithi rahimahullaah)
Akhlak, sabar dan saling mengerti masuk dalam kategori akhlak kan? Maka berakhlak dengan akhlak yang baik. Semoga Allaah menganugerahi kita semua pasangan yang menyejukkan mata dan hati. Yang menjadi penenangan dalam segala kondisi apapun. Allaah anugerahi kita rumah tangga sakinah, mawaddah, warahmah. Sehidup sesurga bersama.. aamiin..
Kontemplasi 9/11/19 - 9/11/23
Kek mana caranya ya bisa jadi perempuan yg begini, wkwkwk dasar aku si alpha woman
Tips mengejar akhirat 😘😘😘
#repost
Apapun yang menjadi takdirmu, pasti akan mencari jalannya untuk menemukanmu. - Ali bin Abi Thalib
Yang tidak ditakdirkan untukmu, akan menemukan caranya untuk hilang.
Menerima Kisahnya
Nanti, saat kamu menikah dengan seseorang, kamu tidak sedang menerima lembar buku yang kosong. Kamu akan mendapatkan seseorang yang sudah menulis begitu banyak catatan dan kisah, yang kamu baru akan benar-benar mengetahui kisahnya sesaat setelah akad terucap.
Pada kisah yang begitu menyedihkan, atau pada kisah yang begitu bahagia maka selalu siapkan hati yang lapang untuk menerimanya.
Sebab orang yang kamu nikahi adalah akumulasi dari masa kecil hingga ia dewasanya, bahkan sampai ia menemukanmu.
Tidak apa-apa, siapkan saja ilmu pernikahan dan mengelola rasa dalam berumah tangga. Kapan kamu harus menekan ego dan emosi, kapan kamu harus bersabar dulu untuk sesaat sebelum mengutarakan maksut dengan berbicara padanya.
Menerima kisah seseorang itu tidaklah mudah, terkadang ia jauh dari apa yang kamu harapkan, terkadang bahkan bertolak belakang dengan apa yang kamu bayangkan.
Sebab pernikahan itu menyatukan dan saling memperbaiki, kisah-kisah buruk dan hitam di masa lalu tidak perlu diungkap dan dibuka. Tutuplah serapat mungkin dan kubur sedalam-dalamnya, mulailah menjalani hari-hari dengan kebaikan yang penuh dengan keberkahan.
Andai kamu sedang menunggu seseorang yang datang padamu, maka siapkan ilmunya, perluas hatinya, dan mulailah melangitkan doa, agar apa yang kamu doakan senada dengan apa yang Tuhan takdirkan
Selamat malam, dariku yang tengah duduk di kereta menuju stasiun terakhir.
Gambir, 19 September 2023.
@jndmmsyhd
"Ya Allah, bantu hamba untuk mengikhlaskan apa yang telah Engkau ambil kembali, juga mengikhlaskan apa yang tidak akan pernah Engkau takdirkan untuk kumiliki."
Jika ada yang bertanya mengapa harus menulis, maka jawaban sederhana nya mengapa tidak menulis?.
Isi kepala yang berisik, dan mulut yang kesusahan untuk bercerita pada orang lain yang membuat jari jemari menari di barisan huruf-huruf acak yang minta di mengerti.
Merasa bahagia, jatuh cinta, patah hati, kembali di kecewakan, dan segala letupan-letupan perasaan itu akan menjadi kembang api bila nanti di baca kembali.
Yaa kamu memang sekuat itu, kamu mulai menyadari banyak hal setelah semua terjadi dengan semestinya, berterimakasih pada diri mu sendiri sebab di bagian bab paling kelam kemarin kamu tidak memilih berhenti.
@ceritajihan
Luwuk Banggai, 10-08-23
Dengan bertambahnya usia, makin ga bisa nulis bagus bahkan puitis, sekarang sasaran menulis apapun yg dirasakan berpindah ke akun sebelah. Tetap anonim dan tidak punya followers agar isi riuh kepalaku hanya aku dan tuhan yang tau
Mungkin jalan terbaik memang memutus interaksi. Kalau perlu, hapus saja aplikasi media sosialmu demi menjaga pandangan dan hati. Yang awalnya hanya scrolling untuk mengisi waktu luang, lambat laun menjadi ujian melawan rasa iri, dengki, dan prasangka buruk.
Jika lebih sering lepas kendali, maka sudah saatnya untuk menyudahi. Menutup ingar-bingar dunia luar agar fokus mengembangkan diri.
Surabaya, Agustus 2023
Water biscuits
Mungkin memang sudah saatnya aku benar benar mengikhlaskan seseorang yang aku sayang untuk menghilang dari kehidupanku,
Mungkin awalnya terasa sangat berat, dan hampir tak mampu
Aku akan tetap mencintaimu, aku akan selalu mendoakan semoga keadaan kamu, selalu baik baik saja dan kamu selalu bahagia🌻
Bismillah, aku bisa ikhlaskan kamu
Katanya kalau lagi laper, jangan belanja karena nanti kita akan impulsif dan akhirnya malah ngambil barang yang salah. Pun dengan perasaan. Jangan memilih orang karena sedang kesepian, nanti bisa jadi salah memilih orang (?)
Daaaaan, aku mengalami itu. Mau mundur tapi mustahil.