"Ya Allah, Engkau tahu aku lelah. Engkau tahu siapa yang menyakiti.
Bila memang aku masih Engkau sayangi, tolong angkat bebanku.
Dan balaslah mereka dengan adil, sebagaimana Engkau Maha Mengetahui yang tersembunyi."
i don't do bad sauce passes
NASA
almost home
art blog(derogatory)
we're not kids anymore.
todays bird
Monterey Bay Aquarium

Kiana Khansmith
Sweet Seals For You, Always

@theartofmadeline
$LAYYYTER
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
No title available
Claire Keane

ellievsbear
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
RMH

Origami Around

blake kathryn
occasionally subtle

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Bolivia
seen from Germany
seen from Türkiye

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Australia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@alamendaha
"Ya Allah, Engkau tahu aku lelah. Engkau tahu siapa yang menyakiti.
Bila memang aku masih Engkau sayangi, tolong angkat bebanku.
Dan balaslah mereka dengan adil, sebagaimana Engkau Maha Mengetahui yang tersembunyi."
Kamu bukan bodoh. Kamu hanya sedang dikelilingi oleh orang yang terlalu nyaman melihatmu lelah.
"Terima kasih, kawan. Berkat tanganmu yang ringan meninggalkan amanah, pundak kami jadi lebih berat memikul beban. Tapi tenang saja, Allah tak buta saat engkau lihai bersandiwara."
Lebaran kali ini hanya meminta satu hal.
Menangkan doa ibu dan orang-orang yang menyayangiku ya Allah.
Sungguh, ternyata lebih sakit melihat mereka bersedih dari pada yang aku pikirkan selama ini.
Selamat ulang tahun diriku
Semoga tahun ini bisa menikah dengan sederhana
Lalu pergi ibadah umroh dengan pasangan halal
Aamin
#wish #mybirthday
Apakah ada manusia yang diciptakan sebagai penonton saja?
Hanya bisa penonton orang lain bahagia dengan pasangannya.
Sambil terus berpikir kapan gilirannya tiba.
Dear, para pejuang SBMPTN.
Tulisan ini untuk kalian baca setelah hasil UTBK keluar.
Bahwa lulus SBMPTN bukan berarti kehidupan kuliahmu bakal lancar dan sukses.
Bahwa gapyear/ swasta bukan berarti kamu menjadi orang yang gagal.
"Pada akhirnya, orang-orang akan mengingat kamu di akhir bukan di awal.
Tulisan ini dibuat oleh orang yang sudah banyak menyaksikan lika-liku para pejuang SBMPTN dengan segala dramanya.
Bahwa negeri/ swasta, gapyear/ tidak, kampus favorit/bukan, pilihan pertama/ kesekian, sama sekali tidak menentukan kesuksesan seseorang.
Kalian belum lolos UTBK?
Tulisan ini untuk kalian renungkan.
Saat kalian membaca tulisan ini mungkin kalian masih shock, dada sesak melihat layar device kalian. Sedih, kecewa, sakit, sungguh itu sangat wajar kalian rasakan. Menangis saja jika itu membuat kalian lebih lega.
Tapi, ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui.
Pertama.
Jalur mandiri masih banyak terbuka. Khawatir dengan biaya? Komunikasikan dengan orang tua. Ingat, rezeki tidak ada yang tahu. Jika orang tua setuju dan merestui, gasss saja.
Kalau kata ibuk, rezeki itu sesuai kebutuhan hamba-Nya. InsyaAllah akan selalu ada dan dicukupkan apalagi jika untuk pendidikan.
Takut UKT tinggi?
Beasiswa ada untuk kalian perjuangkan, selama kalian mau berusaha mencari dan meningkatkan kualitas diri.
Kalian mulai mempertimbangkan gapyear?
Menunda 1-2 tahun kuliah sama sekali tidak berpengaruh pada kesuksesan kalian.
Banyak sekali bukti di luar sana, yang gapyear bisa melampaui teman-teman SMA-nya. Bahkan tidak sedikit yang lulus kuliah lebih dulu dari mereka yang lebih awal masuknya.
Kalian bisa memanfaatkan 1-2 tahun jeda untuk mempersiapkan diri agar lebih matang dan maksimal.
Kalian juga bisa memanfaatkan waktu luang untuk ikut kegiatan sosial, menjadi volunteer, atau mengembangkan soft kill yang selama ini hanya menjadi angan. Sungguh, banyak sekali kegiatan yang bisa kalian lakukan dan manfaatkan.
Kalian lebih memilih swasta?
Ingatlah ini, tidak selalu kampus swasta jadi nomor dua. Kalian tidak perlu minder dan rendah hati. Bahkan tidak sedikit kampus swasta yang lebih unggul dari kampus negeri.
Tugas kalian selanjutnya hanya belajar menerima dan mengambil kesempatan untuk terus berkembang.
Beberapa kasus mereka yang tertolak SBMPTN justru bisa memanfaatkan rasa sakitnya untuk menjadi motivasi.
Hasilnya?
Mereka jauh lebih self driven, produktivitas meningkat, dan mentalnya semakin kuat.
Dan, kalian akan jadi salah satunya.
Selanjutnya, untuk yang sedang berbahagia. Kalian yang lolos UTBK dan lulus SBMPTN.
Pertama.
CONGRATS! 😍
Rasanya pasti senang sekali kan?
Satu ujian besar telah berhasil kalian selesaikan.
Mungkin kalian masih berlinang air mata bahagia atau baru selesai sujud syukur pada Sang Pencipta.
Tulisan ini buat kalian.
Agar kalian tidak tenggelam pada euforia dan merugi nantinya.
Mungkin kalian pernah mendengar jika kehidupan kampus itu tentang diri sendiri.
Semua orang bergerak pada kecepatannya masing-masing.
Mereka yang dulunya setongkrongan, tiba-tiba magang di perusahaan luar negeri.
Mereka yang dulunya berprestasi, tiba-tiba hilang tidak ada kabar.
Semua hal bisa terjadi ketika kamu masuk ke dunia perkuliahan.
Kalau ada satu hal yang ingin aku bagikan pada kalian adalah "Seperti apa sih kehidupan kampus itu?"
Kalian akan beradaptasi dengan sistem baru, dosen killer/ super baik tapi menghanyutkan, atau tekanan untuk masuk organisasi dari kakak tingkat padahal kalian tidak tertarik sama sekali.
Ingat dan pahami, transisi ke dunia perkuliahan itu tidak sama dengan SD-SMP atau SMP-SMA.
Nikmati masa bahagia kalian sekarang, rayakan jika perlu. Tapi, jangan terlarut dalam euforia.
Tarik nafas panjang, dan ambil langkah berikutnya.
Kesuksesan kalian akan ditentukan oleh setiap langkah yang kalian ambil saat ini, jika kalian berhenti melangkah, maka kesempatanmu semakin sempit.
Terakhir.
Apa pun hasilnya kalian semua hebat dan luar biasa. Kalian sudah mau dan mampu berjuang sampai sejauh ini. 🥰
Saya dan orang-orang terdekat kalian sangat bangga, dan saya harap kalian pun merasa demikian.
"A secret makes a woman woman"
.
Di dunia ini ada beberapa hal yang sampai mati pun tidak pernah bisa dijelaskan. Ada rasa-rasa yang cukup kita simpan dalam-dalam.
Sebab tidak semua marah harus kita lampiaskan, tidak semua duka harus kita tangisi, tidak semua suka harus kita rayakan, dan tidak semua rindu harus kita sampaikan.
Seringkali kita mengutuk diri sendiri untuk setiap marah, duka, atau segala jenis perasaan yang membuat dada kita terasa sesak. Kita lupa, bahwa apa pun yang terjadi, seberat apa pun itu, kita adalah penguasa untuk segala emosi diri sendiri.
Sesekali ada rasa yang harus kita simpan dalam diam. Entah karena takut menyakiti diri sendiri, takut menyakiti orang lain, takut menimbulkan kegelisahan, atau takut pada murka Tuhan.
Bukankah ada hal-hal yang lebih indah jika kita simpan sebagai rahasia?
Allah
Aku lelah
Ingin kembali
Tunjukkan jalan pulang
Ada sakit yang menusuk saat tak sengaja melihat foto keluarga kecilmu.
Kamu dan dia tertawa sembari menimang bayi mungil nan lucu.
Aku pernah memimpikan itu.
Meski kau tak pernah tau.
Sebab sabar pada apa-apa yang masih tanda tanya tidak akan berakhir sia-sia.
Jodoh. Dan ini adalah topik yang sangat bikin baper, setelah ‘insiden’ mengganggu yang berujung tangis malam kemarin (see previous post) dan beberapa pertemuan tak disengaja yang bukan kebetulan.
#Sebuah Ringkasan Tentang Jodoh, Salim A Fillah
Pertama
Satu hal yang seringkali dilupakan oleh banyak wanita adalah bahwa kemuliaan wanita tidak bergantung pada laki-laki yang mendampinginya.
Tahu darimana? Allah meletakkan nama dua wanita mulia dalam Al Quran, Maryam dan Asiyah. Kita tahu, Maryam adalah wanita suci yang tidak memiliki suami, dan Asiyah adalah istri dari manusia yang sangat durhaka, Firaun. Apakah status itu mengurangi kemuliaan mereka? No!
Itulah mengapa, bagi wanita di zaman Rasulullah dulu, yang terpenting bukan mendapat jodoh di dunia atau tidak, melainkan bagaimana memperoleh kemuliaan di sisi Allah.
Kedua
Bicara jodoh adalah bicara tentang hal yang jauh: akhirat, surga, ridha Allah, bukan semata-mata dunia.
Ketiga
Jodoh itu sudah tertulis. Tidak akan tertukar. Yang kemudian menjadi ujian bagi kita adalah bagaimana cara menjemputnya. Beda cara, beda rasa. Dan tentu saja, beda keberkahannya.
Keempat
Dalam hal rezeki, urusan kita adalah bekerja. Soal Allah mau meletakkan rezeki itu dimana, itu terserah Allah. Begitupun jodoh, urusan kita adalah ikhtiar. Soal Allah mau mempertemukan dimana, itu terserah Allah.
Kelima
Cara Allah memberi jodoh tergantung cara kita menjemputnya. Satu hal yang Allah janjikan, bahwa yang baik untuk yang baik. Maka, mengupayakan kebaikan diri adalah hal utama dalam ikhtiar menjemput jodoh.
Keenam
Dalam urusan jodoh, ta’aruf adalah proses seumur hidup. Rumus terpenting: jangan berekspektasi berlebihan dan jangan merasa sudah sangat mengenal sehingga berhak menafsirkan perilaku pasangan.
Ketujuh
Salah satu cara efektif mengenali calon pasangan yang baik adalah melihat interaksinya dengan empat pihak, yakni Allah, ibunya, teman sebayanya, dan anak-anak.
Kedelapan
Seperti apa bentuk ikhtiar wanita?
Meminta kepada walinya, sebab merekalah yang punya kewajiban menikahkan. Meminta bantuan perantara, misal guru, teman, dll. Tapi pastikan perantara ini tidak memiliki kepentingan tertentu yang menyebabkannya tidak objektif. Menawarkan diri secara langsung. Hal ini tidak dilarang oleh syariat. Bisa dilakukan dengan menemuinya langsung atau melalui surat dengan tulisan tangan. Konsekuensi satu: Ditolak. Tapi itu lebih baik daripada digantung.
Kesembilan
Bagaimana jika ada pria yang datang pada wanita, menyatakan rasa suka, tapi meminta ditunggu dua atau tiga tahun lagi? Perlukah menunggu?
Sabar itu memang tidak ada batasnya. Tapi ada banyak pilihan sabar. Silakan pilih. Mau sabar menunggu, atau sabar dalam merelakannya. Satu hal yang pasti, tidak ada jaminan dua tiga tahun lagi dia masih hidup. Pun tidak ada jaminan kita bisa menuntut jika dia melanggar janjinya, kecuali dia mau menuliskan janjinya dengan tinta hitam diatas kertas putih bermaterai.
Kesepuluh
Bagaimana jika ada pria yang jauh dari gambaran ideal seorang pangeran tapi shalih datang melamar? Bolehkah ditolak?
Tanyakan pada hatimu: Mana diantara semua faktor itu yang paling mungkin membawamu dan keluargamu ke syurga?
Semuanya hanya minta didengarkan.
Tidak ada yang minta ‘digembala’ melalui permintaan atas solusi.
Kita semua seperti itu.
Kadang-kadang hanya ingin didengarkan.
Kadang-kadang ingin menghilang.
Karena merasa lelah dengan tetek-bengek kehidupan itu wajar.
Dan merasa sedih juga wajar.
.
.
Jangan pernah merasa tidak pantas untuk menangis.
Karena masalah yang kalian punya ‘tidak seberat’ masalah orang lain.
Yang mungkin saat ini sedang dililit hutang atau nyawanya sedang kritis.
Tiap orang memiliki pertaruhannya sendiri-sendiri melawan dunia.
#alamendah #secukupnya
"Kamu, mau nikah?"
Adalah pertanyaan paling retoris dan penuh basa-basi di Indonesia.
Kenapa?
Karena pada dasarnya semua orang ingin menikah terkhusus perempuan. Hanya saja, seringkali ketika diri sudah ada niat untuk menikah tapi tak kunjung menemukan orang yang cocok dan sama-sama mau untuk menikah.
Ngawi, 13 Juli 2019
P: Kamu baik-baik saja?
Q: Tidak.
P: Kamu kenapa?
Q: Lagi patah.
P: Kamu mau ke mana?
Q: Di sini saja.
P: Semangat ya!
Q: Iya...
"Dan setiap perempuan punya kisahnya sendiri-sendiri, termasuk kamu."
Pipit Yulianti (seorang kawan)
#perempuan #kisahcinta
P E R E M P U A N
Sekuat dan setegar apa pun dalam menghadapi tekanan hidup perempuan tidak pernah bisa berbuat dan berpikir tanpa campur tangan perasaan, walaupun sedikit. Sedihnya sebab apa saja, tangisnya bersumber dari mana saja. Maka wajar jika perempuan sering menangis, bahkan mungkin menangisi sebab mengapa ia harus menangis.
#perempuan #airmata #patahhati