styofa doing anything
$LAYYYTER
Xuebing Du
Show & Tell

if i look back, i am lost

JVL
Mike Driver
d e v o n
No title available
trying on a metaphor

blake kathryn

No title available

Janaina Medeiros
sheepfilms

oozey mess
No title available
No title available
Sweet Seals For You, Always

Product Placement

izzy's playlists!
seen from Argentina

seen from India

seen from Jamaica

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States
seen from Germany
seen from Germany
seen from United States
seen from Brazil
seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from India

seen from United Kingdom
seen from Germany
seen from Germany

seen from Brazil
@alfaalna
Tepat 3hari selesai baca buku ini, disela2 liburan bersama keluarga.
PR besarnnya adalah, nulis nulis nulis.
Dibanding membaca, menulis menurutku lebih sulit. Karena butuh konsentrasi lebih, blm semengalir membaca.
Alhamdulillah keinginan untuk membaca sudah terbangun, ini waktunnya untuk membangun kebiasaan menulis.
Dibuku ini sangat di tekankan untuk membiasakan membaca dan menulis.
Walau belum sempurna tidak apa, karena targetnnya hanya membangun kebiasaan.
Setelah ikut kelas ibu sarra rismat tentang anak cerdas uang, kami disuruh mikir value yang ingin kami terapkan kpd keluarga kami.
Karena cara kita mengandalikan harta saat ini tidak jauh2 dari pola asuh orang tua kita, so make sure kamu sadar betul bagaimana cara kamu mengelola keuangan, sudah pada jalan yg benar atau blm 😉.
Dengan harapan kelak anak kita lebih bijak/rusyda dalam mengelola hartannya.
3 value keuangan yang ingin ditanamkan keanak anak.
1. Perhatikan betul suatu barang itu kebutuhan atau hanya keinginan.
Jika kamu merasa kebingungan apakaah ini barang keperluan atau keinginan nafsu minta petunjuk Allah. Yang maha tau segalanya.
2. Jangan ngutang untuk beli suatu barang, klo gak ada uangnnya berarti saat itu kamu blm mampu, jika barang itu bentuknya keperluan jangan ngutang tapi cari alternatif lain.
Misal kamu perlu beli minyak goreng, kalo minyak goreng A hargannya 60rb sedang kamu cuma punya uang 50rb, ywdh turunin grade ajah. Jangan bermudah-mudah ngutang!
3. Banyakin infaq, untuk setiap uang yg kamu miliki minimal 2,5% infaqkan karena Allah.
Jangan nunggu kaya dulu baru infaq, harta itu punya hak untuk diinfaqkan.
Ciri anak kita telah sempurna sebagai seorang mukmin:
1. Ibadahnnya tepat waktu dan benar caranya.
2. Bijak (Rusyda) dalam mengelola harta.
Aku mulai ngerti, kenapa Rasulullah nggak over-reacting saat orang-orang yang menyebabkan traumanya terus menerus melakukan hal-hal yang men-trigger "alarm" emosi itu. Jawabannya, kata Ust. Nouman Ali Khan, adalah tahajjud.
Ada banyak emosi yang terus menerus diarahkan kepada Rasulullah. Makian, kemarahan, perendahan harga diri, pembunuhan orang tersayang, tuduhan tidak benar, pemboikotan satu kaum, penganiayaan verbal dan fisik, serta perilaku biadab lainnya, nggak mungkin hal-hal kaya gitu nggak meninggalkan bekas trauma.
Aku, kalau jadi Rasulullah, kayanya nggak tahan untuk tetap diam. Kita sama-sama tahu, Rasulullah juga manusia, punya hati dan emosi untuk merasakan. Tapi kenapa, hal-hal traumatis itu nggak jadi penyakit hati? Nggak jadi bikin pengen balas dendam?
Rasulullah rutin me-release semua rasa sedih, rasa nggak terima, rasa pengen membalas, dan kemarahan itu dengan tahajjud. Beliau juga rutin membersihkan dirinya dari penyakit hati dengan istighfar. Beliau mampu menahan diri dari ledakan emosionalnya. "Alarmnya" nggak sesenggol bacok itu sebab ditahan oleh pemahaman yang baik tentang Allah dan manusia, dan hatinya tidak sempit karena ucapan-ucapan manusia.
"Tahajjud itu ibadahnya da'i dan orang-orang shalih."
Kenapa? Shalih artinya lurus, konsisten. Benar pikirannya, benar ucapannya, benar tindakannya. Ketiganya selaras dan sinkron, dan da'i memang seharusnya begitu. Mereka tidak akan mengucapkan apa yang tidak mereka perbuat.
Dan itu dimulai dengan tahajjud, yakni ibadah yang dilakukan di saat sendiri. Saat kita memang hanya ingin dilihat oleh Allah saja. Kalau udah jujur kepada Allah, artinya akan punya integritas untuk kemudian jujur dalam tindakan-tindakan yang akan dilihat manusia, sehingga meskipun tindakannya dilihat manusia, mereka tidak melakukannya untuk mengesankan manusia.
Maka diam itu benar-benar emas ketika hati ingin menjelaskan berlebihan hanya untuk membersihkan nama baik kita. Ketika kita mungkin ingin mengeluarkan muntahan emosional yang justru kadang malah merugikan martabat kita. Hanya orang-orang yang bertahajjud yang mampu tetap menahan diri dan memelihara kehormatannya saat satu dunia menyalahpahami dan mendzoliminya.
Diamlah, biarkan kekuasaan Allah yang bicara untuk meluruskan pemikiran dan ucapan orang lain yang bengkok. Diamlah, yang terpenting adalah kedudukanmu di hadapan Allah, bukan di hadapan manusia. Diamlah, manusia tidak menginginkan penjelasan darimu, tetapi Allah senantiasa menginginkan perbaikan darimu. Manusia mencemarkan nama baikmu sedangkan Allah selalu menjaga aib-aibmu.
— Giza, kali ini tolong lanjutkan perjalanan sambil hanya ingin dilihat Allah
Pengalaman Toilet traning anak.
Pengalaman ngajarin anak bak dan bab di k. Mandi.
Anak usia 3th
Tanda dia siap: klo tdr malam pospaknya kering sampe pagi.
Di sounding klo sebulan lg bakal gk pake popok. Karena udah usia 3thn, bukan krn udah besar 🙅♀️.
Sebulan kemudian langsung lepas popok. Bahkan malam gk pake popok. Diganti pake celana delam (ini tips dari mertua ☺️) Guna celana dlm klo bab gak berceceran.
Hari 1-3 blm ngerti pipis di k.mandi. klo di ajak ke k.mandi mlh gk keluar. Pasmain baru keluar. Gpp. Hal2 ini pasti terjadi. Klo toilet traning.
Ini udah hari kesepuluh, sianak blm bisa bab di wc, tp klo bab sudah bilang sama mama gk diam. Dan sudah bisa bak di k. Mandi dan sudah bisa bilang klo mau bak dan tdk ngompol. Alhamdulillah🪻.
Saya minta tips gmn anak biar cpt ngerti bab di wc?
Oiya setiap selesai bak di souding:
🙍♀️: bang, klo bab dan bak dimana?
🧒: Kamar mandi
🙍♀️: bilang sama siapa?
🧒: mama
🙍♀️: gmn bilangnnya?
🧒: ma... abang mau pipis
🙍♀️: 👍
Jangan lupa apresiasi setiap keberhasilannya sekecil apapun.
Hal hal yg beriringan diajarkan, adab masuk dan keluar k.mandi.
Next level: ngajarin cebok sendiri.
Setelah punya anak baru ngerti makna sebenar dari "anak itu cerminan orang tuannya".
Ngerti banget.
Semoga Allah bimbing kejalan yg lurus.
Ternyata punya anak itu ada konsekuensinya. Dan menurut para ulama memberi nafkah adalah yg paling ringan,YANG PALING RINGAN!
Karena rezeki telah tertakar takkan tertukar.
Yang berat adalah mendidiknnya 😔.
Relationship goals: peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (QS. At-Tahrim: 6).
Pertama kali buat kolak pisang pakai pisang lilin.
Maaa syaa Allah enak banget ternyata. Selama ini taunnya masak kolak tu pake pisang kepok aja, ternyata pisang lilin enak juga 🤤.
Texturnya setelah jadi kolak tu kaya ubi. Terus kuahnnya kaya wangi pandan gitu walau gak dikasih pandan.
Wah 10/10😄
Alhamdulillah
Apapun yang kamu usahakan
Pertama-tama minta sama Allah baru ikhtiyar.
Apapun kekusutanmu pertama-tama minta sama Allah baru diurai.
Apapun pertannyaan yang belum terjawab, pertama-tam minta sama Allah baru tanya kegoogle :).
Ada satu petanyaan yang belum terjawab waktu itu, kenapa sih seseorang bisa gak tau apa tujuan hidupnnya, kenapa kok seseorang itu gak tau mau ngapain didalam hidupnya?
Nah jadi beberapa minggu yang lalu tu aku ikut kelas parenting bersama ibu sarra risman, tentang mengajarkan kemandirian kepada anak. Dimulai dari usian 0 sampai 12 thn.
Ada beberapa tahap yang beliau jabarkan di kelas itu, dan apa saja keterampilannya. Ma syaa allah itu emang kelasnnya daging banget.
Nah lalu aku sampai pada sebuah kesimpulan ketika mengevaluasi ini dan itu, kenapa sih seseorang itu gak tau maungapain atau apa tujuan hidupnnya?
Jadi seorang anak yang tidak diberi tanggung jawab dari kecil maka dewasa nanti dia enggak tau harus berbuat apa dengan hidupnnya, anak yang semua problem hidupnnya diselesaikan oleh mamak bapaknnya, dia gak paham apa itu tangung jawab, dia gak paham cara mencari solusi masalah yang sedang dia hadapi. Itu dasarnnya kenapa kita dapati anak-anak muda yang bingung mau ngapain!
Nah ibu sarra itu menganalogikan sebuah proses pendidikan anak itu dengan bercocok tanam, anak itu bibit, orang tua itu petani, pupuk nya itu ilmu. Klo kita bercocok tanam mestilah ada tantanganya yaitu HAMA.
Salah satu hama dalam pendidikan itu ada KASIHAN, dari rasa kasihan inilah kita dengan "baik hati" membantu anak dalam segala aspek kehidupannya, yang sebenarnnya hal itu adalah perusak anak kita. Na'udzubillah mindzalik.
Pertannyan ini sudah ku ajukan tiga atau empat tahun yang lalu, qodarullah Allah jawab disaat yang tepat, rasannya tu sepeti ketemu barang berharga yg sangat aku perlukan. Alhamdulillah 🌻.
Hanya pikiran yang melintas,
Skincare itu sebenarnnya apa sih?
Penting atau enggak sih?
Berdasarkan hadits Rasulullah:
عن أبي هريرة قال: قالﷺ:
"إن الله لا ينظر إلى صوركم وأموالكم، ولكن ينظر إلى قلوبكم، وأعمالكم".
وفي رواية: "إن الله لا ينظر إلى أجسادكم، ولا إلى صوركم، ولكن ينظر إلى قلوبكم".
وأشار بأصابعه إلى صدره.
#صحيح_مسلم
1. Apa itu skincare? Beberapa orang beranggapan bahawa skincare itu sebuah usaha untuk menjaga wajah, sebagai amanah yg Allah kasih. Jadi salah satu bentuknya pakai skincare.
Tapi, yang pada akhirnya terjadi orang2 pada me"nuhankan" rupa dan melupakan hati. Dengan beralasan bahwa untuk menjaga amanah allah, walau saya tidak tau apakah itu hanya sebagai hilah.
2. Baiklah apakah skincare itu penting?
Skincare itu hanya salah satu hal yg di lakukan untuk merawat rupa, yakan?
Satu aspek yang lain untuk menjaga rupa apa?
Makan! Nah apa srandar makanan menurut islam?
A. Makanan hanya untuk menegakkan tulang punggung agar badan bisa dibuat beribadah.
B. Standarnya halal dan TOYYIB. selama ini kita hanya fokus yang halal, tapi mengabaikan yg toyyib. Padahal halal dan toyyib itu satu kesatuan. Standar makannan yang Allah dan rosuln mau.
Udah sampai situ dulu, otangnya dah mentok, blm sampai pada kesimpulan.
Apa pendapat kamu?
Tumbler masih tempat ternyaman untuk mulai menulis, lagi 😆
Islam adalah agama yg mencintai pengorbanan.
Cinta berkorban berbeda dengan mental korban:
Cinta berkorban dilakukan dengan berkesadaran dan bertanggung jawab.
Mental korbar adalah respon terhadap situasi yg menurutnnya tidak ideal.
Pertama kali buat umur sosmed yang bisa bertahan sampe 5thn, klo sosmed lain ilang timbul 🥲
Jazakumullah khoiron katsiron ❤️
Terikasih untuk semua Orang baik, hanya Allah yg bisa balas kebaikan kalian.
Menikah itu nambah masalah
Menuju lima tahun pernikahan, tau-tau sudah mau berempat. Begitu cepat sekali waktu berlalu.
Dulu sebelum menikah, ada begitu banyak sekali kekhawatiran sehingga bisa mikir beribu kali untuk memutuskan menikah.
Memang benar kata seorang kawan "menikah itu nambah masalah"
Tapi ketenangannya juga bertambah, keberkahannya bertambah, rasa syukurnya bertambah dan kebahagiaannya pun bertambah.
Kadang bingung, waktu masih sendiri keresahannya banyak banget. Kok setelah menikah engga tau mau meresahkan apa lagi.
Mikirnya makin sederhana; jalani, jalani, jalani. Udah cuma gitu aja.
Yang mencukupi Allah, kenapa jadi kita yang bingung.
Satu ditambah satu logika manusia jawabannya dua. Tapi matematikanya Allah, jawabannya tak terhingga.
Memang benar, banyak tidak masuk akalnya. Tau-tau ada, tau-tau cukup, tau-tau bisa, tau-tau mampu melewatinya.
Kalau ada yang bilang menikah itu melelahkan, iya memang engga salah. Betul melelahkan.
Tapi ketika sudah sampai di rumah, capeknya hilang dan lupa sama lelahnya.
Menikah itu menjalani kesadaran.
Sadar sama-sama saling membutuhkan. Sadar sama-sama punya kekurangan. Sadar sama-sama punya kesalahan.
Kuncinya, jangan keluar jalur.
Ibarat melakukan sebuah perjalanan. Jika suami itu sopir, fokus dan pegang kendali. Karena penumpang di belakang engga peduli ngantuknya kamu.
Mereka cuma mau tau sampai di tujuan. Melencengnya kamu sana sini, membahayakan mereka.
Kamu ke luar jalur, celaka mereka.
Begitupun penumpang, tetap tenang. Jangan melompat atau pindah kendaraan lain, karena ada kendaraan yang lebih bagus.
Karena percuma sopir sampai di tujuan sendiri.
Dan belum tentu juga dengan pindah kendaraan yang lebih bagus, bisa bikin kamu lebih cepat sampai di tujuanmu.
Iya kalau sampai, kalau malah tersesat?
Karena tujuannya dari menikah ya cuma satu, yaitu membawa pernikahanmu selamat.
—ibnufir