Hati Yang Lemah . Aku semakin takut memberikan Hati kepada seseorang; karena hati ini seringkali lemah dibandingkan kuat, sehingga dia lebih sulit untuk berdiri saat sudah jatuh. . Pernah hati ini bermonolog; "Tidak mengapa rusuk yang patah, tapi jangan kaki ini; karena kaki ini harus berjalan kearah tempat dimana rusuk ini dapat diperbaiki kembali." . Aku faham maksudnya . Dia tidak pernah menunjukan lemah dirinya pada orang lain, dia juga tidak pernah menunjukan dirinya jatuh hati pada seseorang -- Semata agar dia tidak menjadi lemah kembali. Tidak ada yang kuat dalam kategori patah hati atau jatuh hati, dua-duanya akan membuat kita lemah. Banyak orang pintar menjadi bodoh, lebih parah lagi bahkan jadi gila. Sekiranya, orang yang kita sayangi meninggalkan kita, adakah jantung kita masih berdegub? Ya? Jika "Ya", maknanya hidup mati kita bukan karena dia. Maka jangan karena dia pergi meninggalkan kita, kita terasa ingin mati. Hidup mati kita untuk Tuhan. "Selama seseorang tidak melanggar prinsip pribadi, hubungan itu layak dipertahankan." There's no perfect couple at the beginning. Jika hati masih lemah, berdiam diri adalah langkah terbaik untuk pergi. Pergi dari kehidupan seseorang tanpa menyakiti hatinya. DAN nanti, jika aku tak lagi mengingatmu, carilah Tuhan. Tanyakan padanya; apa yang selama ini aku perbincangkan dengan-Nya, disaat kau melupakan aku. Hati Yang Lemah ini, Perlukan Tuhan Untuk Menguatkan. . . . 🎵song : Hailee Steinfeld - Wrong Direction #tulungagung #muhasabah #selfreminder (di Waduk Wonorejo Tulungagung) https://www.instagram.com/p/B-e15x3B1Gh/?igshid=1ga64w8akl1o4