Dulu tuh.. dulu banget, pernah punya mimpi ataupun keinginan kelak jika kita pulang pada atap yang sama, aku ingin mengajakmu maiyahan bersama di sini (jika waktu weekend atau waktu libur kerja). Pulangnya ku ajak kulineran keliling kota Mojokerto, aku juga sudah punya warung nasi pecel langganan di dekat alun-alun.
Dan sekarang?? Ah.. manusia tetaplah manusia, sehebat apapun berencana, semesta punya cara tersendiri untuk sebuah hal yang tidak terduga. Engkau pulang tidak kepada saya, namun seperti apapun pulang yang kau tempuh, kuharap itu yang paling bisa membuatmu bahagia dengan utuh dan penuh; juwitaku.













