Jatuh Cinta (Memang Gila)
Peluru menembus hatimu. Tepat di dadamu; masa barumu. Dengar suara letusan seperti dawai-dawai yang saling mencari. Resonansi. Saling mengisi. Kau jatuh. Cinta sendiri.
Melewati otak yang baru merekah. Nanar memori masih melekat. Tiap detiknya tak jauh dari gembira yang sudah-sudah. Rasa baru yang sebenarnya dulu lama kaunantikan tak kunjung datang. Sekarang tiba. Senang sentosa.
Beberapa dari pencitra bukan pencinta. Katakan saja: “Aku sayang kamu” bukan lagi “Aku ingin menjagamu”. Sekarang cinta itu datang. Seseorang sedang senang-senangnya menggandeng rasa. Dibawanya kemana-mana. Dipamerkan.
Lupa kalau hatinya sudah tak ada. Akalnya juga. Menyedihkan.
















