Pernah denger apa itu Kawah Candradimuka? Bukan kawahnya si candra yang ada di depan muka ya, bukan. Itu loh settingnya lokasi cerita Gatotkaca. Kalau Gatotkaca pasti sering denger dong? Yups, salahsatu tokoh pahlawan Indonesia berkekuatan super yang ada di cerita perwayangan Jawa. Bahkan sekarang pernah jadi tokoh di games android gitu (haha aku lupa namanya apa). Konon ceritanya, Gatotkaca itu berdiam diri di Kawah Candradimuka sebelum akhirnya dia bisa sejago itu.
Jadi inget, ada temenku pernah cerita. Dia mengibaratkan ibukota Jakarta yang aku diami kini adalah Kawah Candradimuka buat dia. Tempat dimana aku, dia, dan kita-kita nih, para perantauan dan pencari nafkah itu digembleng & ditempa supaya menjadi manusia kuat. Bukan sekuat gatotkaca juga sih yang punya otot kawat tulang besi, tp jd kuat menghadapi kenyataan, kuat menghadapi setiap masalah & problematika hidup. *Ceileeeeh*. Mungkin setiap orang punya “Kawah Candradimuka”nya masing-masing ya.
Cuma sekedar sharing aja untuk kamu, iya kamu, dan temen-temen diluar sana yang lagi down, lagi ada masalah, cape kerja, cape kuliah, atau cape kerja sambil kuliah, atau cape kuliah sambil kerja, kita mungkin ngerasa berada di titik bawah hidup kita. Ngerasa sendirian, bingung mau cerita ke siapa, atau bingung mesti ngapain. Inget satu hal, kita punya Tuhan yang jauh lebih hebat dan jauh lebih besar dari semua masalah kita :) dan juga ada aku yang siap dengerin curhatan kamu. Eaaaaaaa~ eh tapi bener loh, hanya dengan berbagi cerita, cukup meringankan beban (beban pikiran) hahaha ya seenggaknya kamu tau kalau kamu gak sendirian ya :)
Kalau aku bantu analogikan gini, aku pernah baca dari salah satu artikel. Begini:
“Ada seorang anak kecil dan seorang ibu yang sedang menyulam sambil duduk di atas kursi. Anak kecil itu duduk di lantai, tepat di sebelah kaki ibunya. Sang anak itu melihat dari bawah kalau apa yang sedang ibunya kerjakan itu sangat berantakan, ia hanya melihat ada kumpulan benang kusut yang tidak beraturan. Anak kecil itu heran, kenapa ibunya tetap tersenyum ketika menyulam, padahal hasil yang ia lihat dari bawah itu berantakan. Setelah selesai menyulam, si ibu pun menunjukkan hasil sulamannya kepada anaknya. Dan anaknya pun terkejut dengan hasil anyaman ibunya, ada bunga warna-warni dengan latar belakang pemandangan yang sangat indah. “
Nah. kita nih posisinya seperti anak kecil itu dan ibunya berperan sebagai Tuhan. Mungkin kita sekarang melihat kalau hidup kita berantakan & gak beraturan. Tapi coba kita lihat dari sisi yang lain, kita gak pernah tau apa yang sedang Tuhan kerjakan dalam hidup kita. Tuhan sudah membuat pola, merencanakan hidup kita sedemikian baik menurut versi-Nya. Tapi percaya saja, Tuhan itu baik, sangat sangat baik. Ia akan menunjukkannya di waktu yang tepat bagi mereka umat-Nya yang tetap berusaha dan percaya pada-Nya.
*ceileh aku jago juga ya. hahaha kibas rambut*
Balik lagi ke topik awal, inget tujuan awalnya: “Kawah Candradimuka“ Dulu kamu sendiri loh yang ngejelasin Kawah Candradimuka itu. Cuma mau bantu ngingetin aja hehehehe :)
So, please keep fighting! You’re better than you think. Keep moving forward and doing something good. I know and I believe, everyone is a joy for the others. You just haven’t realized yet.
Jakarta, 13 September 2017.