Bagaimana mungkin aku bisa percaya sepenuhnya lagi padamu. Jika jelas sudah kau hanya ingin menguntungkan dirimu saja. Kalau kau tidak suka, kau akan mencari cara untuk menghindar sebisa mungkin. Lalu, apa lagi gunanya mempercayai ucapanmu? Jika saja yang kau perlihatkan melalui sikap-sikapmu bukanlah hal yang saling mengimbangi. Kau hanya ingin disanjung dan dituruti, kau bahkan tak suka diingatkan meski dengan cara lembut hati.
–boycandra
















