pernah luka kemudian pura-pura lupa pernah cinta kemudian pergi percuma pernah bersama kemudian memilih berpisah pernah beriringan tapi tak berakhir ke pelaminan
andika yanti
RMH
NASA

ellievsbear

PR's Tumblrdome
One Nice Bug Per Day
𓃗
$LAYYYTER
Jules of Nature
Show & Tell
todays bird
sheepfilms

JVL
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

No title available
Today's Document

Love Begins
cherry valley forever
official daine visual archive
KIROKAZE
tumblr dot com
seen from Chile
seen from Türkiye

seen from Cameroon
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Sweden
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Germany
seen from United Kingdom
seen from United States
@ceritatentang
pernah luka kemudian pura-pura lupa pernah cinta kemudian pergi percuma pernah bersama kemudian memilih berpisah pernah beriringan tapi tak berakhir ke pelaminan
andika yanti
mending ga usah dibaca
Kalo inget umur, gue pengen cepet2 nikah. Tapi ada hal-hal yang membuat gue ga yakin gue mampu menjadi seorang istri. Gue blm siap ngelepas kebebasan gue bergaul, maen, travelling, aktif di kegiatan2 sosial. Setelah menikah mau ga mau gue harus mengurangi hobby gue kegiatan gue kengelanturan gue. Gue takut, gue kehilangan sisi diri gue sendiri. Gue takut dibatesin waktu, gue takut gue jadi istri yang durhaka nantinya krn gue ttp travelling padahal suami ga suka. Gue takut gagal jadi ibu rumah tangga sekaligus jadi wanita karier. Setelah menikah harus ada beberapa hal yang gue ikhlasin untuk gue lepas. Tapi gue juga takut sendirian, gue takut berteman sepi, gue takut ga ada tempat berbagi. Karena semua orang akan mengalami proses yang sama (lahir ke bumi, sekolah, kerja, nikah, melahirkan, mendidik anak, menikahkan anak) dan yg paling pasti meninggal, insyaallah semua teman2 gue akan mengalami ini semua meski ga dgn urutan yang sama. Jadi, semua teman gue pasti akan meninggalkan gue krn mereka memilih keluarga kecilnya. Gue ga menyalahkan mereka menikah, krn gue jg mau merasakan seperti mereka. Gue mau menikah punya anak jadi ibu rumah tangga dan happy ending kyk di dongeng2. Tapi kenyataannya gue belum bener2 siap gue ga ada bekal ke arah sana. Gue masih bener2 sibuk sama kesendirian gue sendiri. Mau sampai kapan kayak begini? Plis jgn tanya gue soal ini, gue ga akan pernah bisa jelasin. Cukup Allah, karena dia yang maha membolak balikan hati tiap manusia, mohonkan doa agar Allah meringankan semua ini. Dan seandainya menikah itu semudah yg banyak orang ceritain, seharusnya gue udah mengalami proses ini. Tapi nyatanya, menikah adalah menghabiskan sepanjang hidup bersamasama. Bisa dibayangkan jika menikah dengan seseorang yang ga sejiwa atau ga dicinta akan menjadi seperti apa hari-harinya? Bukan, bukan karena gue pemilih tp memang ga ada satupun yg bisa menjadi pilihan gue. Oke gue bohong soal itu, gue pernah memutuskan untuk jatuh kepelukan beberapa orang "teman" hanya karena teman2 yg lain menyetujui. Gue pnh coba deket dengan seseorang yang hidupnya terlanjur lurus, sepanjang waktu kita bicara soal agama, soal masa depan. Dan gue tergoda untuk jatuh cinta, tapi belakangan gue tau dia ga sebaik cerita yang dia bagi ke gue. Dia memperlakukan semua wanita seperti dia memperlakukan gue, dan hal terburuknya adalah dia menyembunyikan statusnya dimasa lalu. Dan gue mulai menjauh merasa ini ga pantes buat dilanjutin. Pernah juga gue mencoba dengan sosok "kaku". Baik, manis, mapan tapi sayang ga sejiwa. Duh ga akan abis klo gue ceritain semuanya. Hahahaha
Oke, akhir-akhir ini pikiran gue agak terusik oleh sosok pria yang gue kenal di kegiatan yg gue gemari. Pernah ada yg bilang "he is nice boy", dan gue mengiyakan dengan lantang. Low profile, ah pokoknya beberapa kali ketemu dia selalu bisa membuat gue bahagia dengan cerita2nya, semuanya. Ini cinta? Entahlah. Semoga kamu baik2 diluar sana.gue ga pernah bilang dia baik yang seutuhnya baik. tapi dia bisa dengan sangat baik memperlakukan wanita. dia tau cara menarik perhatian wanita. “HUMBLE”. semudah itu gue jatuh hati ? iyaa untuk hal-hal yang mudah kenapa harus dipersulit sih ?. tujuan saling jatuh cinta apa sih ? muaranya kemana sih ? oke gue jelasin, bagi gue jatuh cinta itu seperti lo bisa nemuin banyak hal positif saat bersama dia, mendengar ceritanya yang ga pernah membosankan, atau bahkan hanya sekedar nemenin minum kopi di teras rumah. lo ga akan pernah bosen sedikitpun karena setelah lo menikah lo akan selalu menghabiskan waktu lo bersama dia 24 jam sepanjang umur lo. lo harus bahagia bersama dia apapun keadaannya. dan 1 hal yang gue lagi coba jalanin, mencintainya dengan cara yang disukai oleh orang yang lo cintai bukan dengan cara lo sendiri karena cinta itu hubungan 2 arah bukan sendirian.
Emansipasi cinta
Mencari tanpa tahu untuk apa dicari
Menunggu padahal tak pernah diminta untuk itu
Ini bukan bertahan tapi karena tertahan
Oleh rasa yang tak pernah berani diungkapkan
Karena aku seorang wanita harus bisa menahan diri, katanya
Apa dia lupa ini sudah jaman emansipasi?
Khadijah dengan yakin melamar Muhammad SAW
Bahkan sebelum kartini mempopulerkan kata "emansipasi wanita"
Aku lemah dalam hal cinta
Aku terlalu ragu pada diriku sendiri
#emansipasi #cinta
Bantu Radja Dan Rezky CANGKOK HATI Radja 1 Tahun (Bekasi Jawa Barat) dan Rezky 2 Tahun (Purwakarta Jawa Barat) adalah kandidat Cangkok Hati Februari 2018 dan Pendonor Hatinya adalah Orang Tuanya. Karena Gangguan pada fungsi hatinya, akibatnya hati mereka mengeras dan rusak. Salah satu jalan pengobatannya adalah dengan Cangkok Hati. Karena biaya yang sangat mahal dan beberapa tidak di-Cover Jaminan Kesehatan membuat orang tuanya mengalami kesulitan. Butuh Ratusan Juta Rupiah untuk dapat menjalani proses screening kesehatan, biaya lab, kebutuhan darah, akomodasi dll. Bantu kami untuk mewujudkan Cangkok Hati Radja dan Rezky Melalui : Rek. BCA 1281720088 An. Andika Yanti Mohon Konfirmasi ke 081310511833 (Putri) WA/SMS dengan format : CH_(Nama Donatur)_(Nominal Bantuan) untuk info bisa melalui : Rumah Singgah Pejuang Hati Jakarta Jl. Kenari 2 No. 177, RT.2/RW.4, Kenari, Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430 0878-2351-9090 https://goo.gl/maps/KjtWHG1TpVm 089622708860 (Dyah) 081369060340 (Sutriyono)
Menemukan ini dari postingan teman, rangkuman salah satu kajian ustadz Adi Hidayat. Entah siapa yang buat ini, tapi MasyaAllah bermanfaat, semoga menjadi catatan amal kebaikan.
Bagaimana bisa jatuh cinta hanya karena sebuah tulisan. Bagaimana bisa jatuh hati padahal ga pernah dikasih perhatian lebih.
Aku pernah, bahkan hanya karena aku sering bersama kamu.
Jadi, sebenarnya kita ini apa?
Pertanyaan yang selalu tertahan di bibirku. // A.W.
Jakarta, 18 Desember 2017.
(via surat-pendek)
T E M A N
Ga semua hal yang lo mau, harus lo dapetin.
#@*%&
Dua setengah tahun tanpa arti
Merasa tak berarti
Melalui hari hari terasa sepi
Bagai hidup seorang diri
Dua sesetengah tahun mencoba mencari pengganti
Bukan tuk sekedar melupakan sepi
Atau sekedar mencari gelar "move on"
Seperti yang banyak kalian bicarakan
Tahun pertama aku sudah terlanjur move on dari apa yang kalian takutkan
Tahun kedua, aku tengah berlari sekuat yang ku mampu
Bukan karena aku tak sanggup berjalan kaki
Tapi aku ingin pastikan tak terlambat menjemput masa depanku
Antara Sedekah dengan Air
Sedekah ialah sebuah pemberian. Segala apa yang kamu berikan dengan berdasarkan keikhlasan. Segala apa yang kamu berikan kepada yang sedang membutuhkan. Segala apa yang kamu berikan dalam berbagai bentukan. Termasuk kebaikan. Karena segala perbuatan baik adalah sedekah.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, “Setiap anggota badan manusia diwajibkan bersedekah setiap hari selama matahari masih terbit. Kamu mendamaikan antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah, kamu menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah, berkata yang baik itu adalah sedekah, setiap langkah berjalan untuk shalat adalah sedekah, dan menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Sedekah itu ibarat air. Kebaikan yang terus menerus kamu lakukan setiap hari, bagai air yang terus mengalir tanpa henti. Maka, jangan berhenti melakukan kebaikan. Karena kebaikan yang disertai dengan keikhlasan, akan berbuah menjadi sedekah.
Sedekah itu ibarat air. Memberikan manfaat ke setiap cabang yang ia lewati. Membuat subur tanah dan tumbuhan yang ia aliri. Begitu pula dengan sedekah yang kamu beri. Meringankan untuk mereka yang hidupnya sedang terbebani. Menghibur untuk mereka yang hatinya sedang terlukai. Karena hidup ini kita tidak sendiri.
Sedekah itu ibarat air. Tiap sedekah yang kamu beri, dapat menghapuskan dosa yang ada di diri ini bak air memadamkan api. Maka, bersedekahlah setiap hari. Bukan hanya ukuran harta, melainkan kebaikan yang kita beri. Senyuman untuk mengawali hari. Ingat Allah sering kali. Ucapkan hanya yang baik dan tulus dari hati. Serta giatkan diri dengan kontribusi.
Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air dapat memadamkan api. (HR. Tirmidzi)
Kalian juara dihati kita semua, cinema 21 @backpackerjakarta_21 Tengyu team, tengyu medis 21, tengyu official 21, tengyu suporter terbaik, tengyu buat semua yg udah bantu doa... I love you all....
Andai Aku Bisa Abai
Setiap kali pesan darimu masuk di ponselku, aku ingin bisa menahan diri untuk tak segera membaca dan membalasnya; melatih diriku untuk menganggap bahwa kau bukan bagian penting yang aku tunggu.
Setiap kali tak ada kabar darimu berminggu-minggu aku ingin bisa menahan diri untuk tak menyapa lebih dulu; melatih diriku untuk menganggap bahwa ketiadaanmu bukanlah masalah besar bagiku.
Bagimu, tentu aku hanya penghangat bayang kosong di sisimu. Yang tak akan pernah kamu minta tinggal jika aku ingin pergi. Aku adalah pesan-pesan yang tak punya kesempatan untuk dibalas dengan euforia yang sama besarnya.
Bagimu, tentu aku hanya pengisi sepi dalam ruang hatimu yang begitu luas. Yang tak akan pernah mendapat tempat istimewa sebagai penghuni satu-satunya. Aku adalah perasaan-perasaan yang tak cukup indah untuk dijadikan sebagai kenangan.
Aku pernah berharap menjadi satu-satunya yang kau ingini, ternyata aku hanyalah satu-satunya yang bermimpi.
Aku pernah berharap menjadi satu-satunya orang yang kau anggap penting, tetapi ternyata hanya aku satu-satunya yang menganggap “kita"penting.
Aku ingin lari–sambil berharap semakin jauh aku mengayuh kaki, maka semakin tertinggal pula rasa keingintahuan akanmu. Bukankah semuanya akan lebih mudah jika aku pergi ke tempat di mana mata kita tak pernah bisa bertemu lagi?
Aku ingin menikmati hari–yang tanpa kamu. Aku sudah tidak lagi berharap akan ada sebait pesan singkat yang mampir di ponselku seterlambat apa pun itu. Bukankah kamu telah menganggap ‘kita’ sebagai kecelakaan tersedih yang pernah kamu alami?
Tapi, tidak apa, dalam hidup tidak semua cinta adalah kepunyaan. Jika dengan berjalan sendiri-sendiri membuatmu bahagia, maka pergilah. Kelak, aku pasti mampu mengenangmu dengan biasa-biasa saja.
Tapi, tidak apa, dalam hidup tidak semua akan terbalaskan. Seperti perasaan-perasaan yang telah kujaga lama nyala hangatnya ini. Karena, siapalah aku yang sederhana ini untuk kamu yang sempurna di mataku?
Aku ingin punya kesempatan mengabaikanmu, hingga kau menyimpan tanya dalam dirimu yang tak berani kau sampaikan padaku “kamu kenapa?”
Aku ingin punya kesempatan menghilang dari hidupmu, hingga kau menyimpan rindu yang tak berani kau katakan. Hingga kau diam-diam mencari tahu kabarku, hingga kau diam-diam memperhatikan seluruh gerak gerikku, hingga tak sengaja kau menulis namaku setiap kali kau kesepian.
Tetapi selalu saja, “hai, apa kabar?” darimu menghapus segala usaha.
Seperti air mata yang diam-diam melunturkan tulisan-tulisan ini…
Seperti langkah kaki yang diam-diam selalu memilih kembali;
Seperti kebodohan yang kulakukan sekali lagi—dan lagi.
Tulisan ini ditulis bersama dengan kak @susyillona.
Badai Tuan telah berlalu Salahkah ku menuntut mesra? Tiap pagi menjelang Kau di sampingku Ku aman ada bersama mu Selamanya Sampai kita tua Ku di liang yang satu Sampai jadi debu Ku di liang yang satu Ku di sebelahmu Badai Puan telah berlalu Salahkah ku menuntut mesra? Tiap taufan menyerang Kau di sampingku Kau aman ada bersama ku Selamanya Sampai kita tua Sampai jadi debu Ku di liang yang satu Ku di sebelahmu =================================== Kenapa tiap denger lagu ini berasa adem banget yaa, berasa tenang tapi ga karuan. Lagunya dalem banget. Apalagi dilirik terakhir "ku di liang yang satu, ku disebelahmu" Mungkin ini nih yg namanya cinta sejati, sampe saat tak bernyawa pun tetap ingin saling membersamai. Tetap beriringan. Walapun badai datang silih berganti, kita tetap bersama, ya yg gue tangkep sih gitu yaa.. ✌️ Daan kini badai udah ga ada lagi, jadi apasalahnya kalo kita saling berbagi kisah, duduk berdua di teras rumah, bercerita dan mentertawakan masa kelam yang pernah dilalui.
✌️✌️✌️
Cerpen : Reda
Kudengar, seseorang yang bernama Hujan itu ternyata menyimpan perasaan kepada seorang lelaki. Kudengar itu dari sudut matanya, dari bagaimana ia melihat matahari pagi, bagaimana ia memandang hujan, juga bagaimana ia melihat barisan awan yang konon katanya berbentuk bunga, seperti perasaannya yang tengah berbunga-bunga.
Hujan adalah seorang perempuan yang tidak pandai berbohong, tidak pandai menyembunyikan perasaannya. Rona merah diwajahnya mudah terlihat saat ia malu, marah, atau hal-hal lain yang membuncahkan perasaannya. Juga, ia tidak pandai berpura-pura.
Perasaannya kepada lelaki itu seperti matahari, terang benderang. Siapapun yang mengenal Hujan, sudah pasti mereka bisa menerka bila Hujan sedang jatuh hati pada seorang laki-laki. Dan laki-laki yang itu, bukan yang lainnya.
Tulisan-tulisannya tidak menyembunyikan nama, aku juga sering membacanya. Hujan yang begitu polosnya tentang cinta, seperti melihat kisah cinta anak SMA. Penuh liku, lebih banyak lucunya. Namun, aku tahu. Perasaan Hujan tidak bercanda, ia memang seperti itu adanya. Perempuan yang tidak pandai menyembunyikan perasaan. Bukankah banyak yang seperti Hujan?
Dan lelaki itu, adalah lelaki yang sial. Ia terlambat menangkap hujan yang turun begitu deras. Ia terus menerus bersembunyi dari Hujan. Sampai suatu hari, hujan sudah reda dan ia baru mencari-cari kemana hujannya. Mengapa tak lagi turun?
Suatu hari, perasaan Hujan reda tak berbekas. Mengetahui jika perasaannya hanya turun tanpa arti ditempat yang salah, tempat yang tidak bisa menumbuhkan apapun. Ia sudah tumbuh menjadi perempuan yang berbeda, perempuan yang berhasil belajar dari kesalahan.
Aku bertemu dengan lelaki itu di sebuah kedai buku. Melihatnya melipat-lipat halaman buku, seperti menemukan paragraf yang mewakili perasaannya. Meminjam kata temanku, untuk menggambarkannya : Aku mendengarmu habis hujan berturut-turut, kemudian aku datang, kamu reda.
Hujan telah reda.
Yogyakarta, 30 November 2017 | ©kurniawangunadi
#Repost @justrival (@get_repost) ・・・ Bantu wujudkan rumah singgah khusus anak atresia bilier @propagandasenyum #atresiabilier #rumahsinggah #peduli #biliaryatresia #pejuanghati #hati #kidszamannow #anak #balita #bayi #pedulianak #Atresiabilier #atresiabilierindonesia #bayikuning #bayikebutuhankhusus #kerusakanhati
Kemarin ceritanya, busui ngajakin maen padahal nih ya itu bayi baru juga sebulan umurnya tp udah diajakin ngemall aja 😐. Biasanya tiap ngumpul nih suka lama tp karena udah bawa krucil jadi pada inget waktu 😂, alhamdulillah... Sekarang udah bukan masalah brpa lama ketemunya ya tp seberapa berfaedahnya tiap pertemuan itu.. (pdhl ketemunya sibuk jagain bocah lari2an) hahahahaha.... Anw, love you alll. Abis ini pasti ada komen"lo ga kepengen dik" "lo kapan kayak mereka" Duh plis yaaaa, lbh berfaedah dikit klo mau komen 👊👊