Sekarang pukul 12.17, hari Selasa 6 April 2021
Header tumblr-ku akhirnya kuganti. Sudah cukup perasaan kecewa. Sudah cukup berharap sendirian. Sudah cukup.
Itu saja.
Ampibabo, di depan TV sambil ngemil
Keni

blake kathryn
Misplaced Lens Cap
he wasn't even looking at me and he found me
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
YOU ARE THE REASON
occasionally subtle
d e v o n

Andulka

❣ Chile in a Photography ❣
Monterey Bay Aquarium

ellievsbear
ojovivo
noise dept.
cherry valley forever
official daine visual archive
Lint Roller? I Barely Know Her
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
art blog(derogatory)

pixel skylines
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Ukraine
seen from United States
seen from Tunisia
seen from United Kingdom
seen from France
seen from United States
@citralarasari
Sekarang pukul 12.17, hari Selasa 6 April 2021
Header tumblr-ku akhirnya kuganti. Sudah cukup perasaan kecewa. Sudah cukup berharap sendirian. Sudah cukup.
Itu saja.
Ampibabo, di depan TV sambil ngemil
Sekarang pukul 18.09, hari Sabtu 20 Januari 2021
Keberadaanku semakin tak penting untukmu. Kulihat balasan komentar dengan emoticon di kolom komentar postingan videomu. Kamu lebih menyenangi itu lebih dari apapun.
Ampibabo, dari dalam kamar
Sekarang pukul 22.11, hari Minggu 31 Januari 2021
Besok hari pertamaku mengajar. Ingin rasanya memintamu untuk menyemangati ku. Tapi tidak mungkin.
Kubawa dia (bantal biru itu) bersamaku. Setidaknya jadi penenang dalam khawatirku tentang hariku besok besok.
Ampibabo, beberapa menit sebelum tidur
Sekarang pukul 19.49, hari Selasa 26 Januari 2021
Maaf ya Allah, tapi sejak sore tadi ingin rasanya menangis sejadi jadinya. Sesak rasanya menahannya. Kutahan tangis itu sepanjang jalan menuju rumah.
Hingga detik ini, tangisku ingin sekali pecah. Tapi keadaan tak membolehkannya. Berpura-pura kuat itu, sangat melelahkan.
Palu, dari dalam rumah
Sekarang pukul 22.44, hari Senin 25 Januari 2021
Saya tipikal yang menyukai sesuatu yang unik, apalagi untuk suatu barang yang akan digunakan.
Yeeay, jadi moodbooster banget ini.
Notebook baru untuk nyatet hal-hal penting, dan earphone untuk dengar musik saat lagi galau.
Palu, setelah balik dari diskusi kerjaan
Barangkali dengan ini, kita bisa kuat bersama.
Buat bahan penguat diri kalo lagi jatuh
Sekarang pukul 23.37, hari Sabtu, 23 Januari 2021
Kenapa sedihku jadi sesesak ini? Cit, ayo kuat. Tangismu tidak akan mengubah apapun. Termasuk perasaannya.
Palu, dari dalam kamar
Sekarang pukul 21.53, hari Jumat, 22 Januari 2021
Kemarin malam, kukirim sebuah pesan kepadamu. Kutuliskan beberapa perasaan yang tak mampu lagi kutahan. Kutulis sebagian dari banyaknya luka dan kesedihan yang kutampung sendirian.
Kamu tak tahu, bahwa kesedihanku memuncak saat menuliskan itu. Kutahan untuk tak lagi lemah dan memohon perhatianmu.
Meski perasaan itu masih teramat dalam, tapi untuk apa jika yang ditunggu tak pernah ingin pulang. Meski rinduku teramat sangat, akan sia-sia.
Seperti yang kutuliskan pada pesanku.
Perasaanku tidak hilang, hanya saja tak lagi kutemukan dirimu yang dulu kukenal.
Terima kasih sudah jadi laki-laki yang melukaiku paling dalam.
Palu, dari dalam kamar
Sekarang pukul 21.21, hari Selasa, 19 Januari 2021
Cuma mau bilang, bangga sama diri sendiri. Karena telah sampe di tahap, dimana saya mampu memaksimalkan diri.
Sesederhana apapun pencapaian itu, saya percaya bahwa semua sudah diatur oleh semesta.
Terima kasih untuk pengalaman berharga yang telah dihadiahkan ke saya. 9 hari lagi, tugas ini selesai. Dan berganti dengan amanah baru di tempat yang baru.
Palu, dari dalam kamar
Sekarang pukul 22.19 wita, masih di hari Senin 18 Januari 2021
Tiba-tiba aku teringat salah satu tulisan kamu di sebuah media sosial.
Kira2 begini : "prioritas seorang laki-laki adalah mapan. Bullshit bahwa menikah hanya bermodalkan cinta."
Itu memang benar. Tapi aku langsung terpikir, bahwa kamu belum benar2 paham konsep tentang salah satu pintu rejeki yang Allah janjikan adalah melalui pernikahan.
Pertanyaanku hanya satu, ingin semapan apa kamu agar berani mengambil sebuah tanggung jawab?
Sampai seseorang lelah dan mulai menyerah atas upayanya menanti kepastian?
Palu, dari dalam kamar
Sekarang pukul 10.07 wita, hari Senin 18 Januari 2021
Kepalaku rasanya berat. Sakit sekali sejak semalam. Padahal masih ada pelatihan online yang harus saya urus di kantor. Untung saja, ngajarnya masih berupa modul yang bisa kukirim ke guru disana untuk di share ke anak-anak murid.
Palu, di kantor YEU
Langit, kalau besok aku tidak lagi menulis. Bukan berarti aku tidak rindu, bukan berarti sedihku berakhir, atau kisahku telah menemukan tempat baru. Ini hanya soal berhenti sejenak, atau melanjutkan yang belum tahu.
@hujan_aksara
Sekarang pukul 16.53
Pertahanan ku untuk tidak lagi memikirkan mu, gagal. Selalu saja hadir kembali. Dasar aku.
Palu | 17 Januari 2021 di rumah
Memberi harapan, lalu hilang tanpa alasan.
Jahat nggak sih?!
Hujan Desember
"Jangan buru-buru menurunkan tangan selagi masih ada doa yang hendak diucapkan, jangan pula tergesa-gesa dari menyampaikan doa hanya karena urusan dunia, dan jangan sampai kamu terlupa dari meminta ikhlas diakhir doa."
Kita tidak tahu doa mana dulu yang akan Allah ijabah, kita juga tidak akan pernah tahu kapan dan pada ucapan mana yang Allah terima duluan. Jangan terburu-buru, sebab berdoa tidak sebercanda permainan, doa juga tidak sekecil antara kamu dan urusanmu.
Ada apa denganmu, sampai-sampai meminta saja dengan terburu-buru sementara soal pekerjaan saja kamu berkata pelan pada atasan. Apa iya doa seremeh itu dihadapanmu?
Perbaiki caramu meminta dan berdoa, perbaiki urusanmu dengan-Nya yang selama ini kamu menyepelekannya, karena doa tidak sebercanda manusia dan urusan dunianya.
Kamu tahu kenapa? Sebab doa bisa mengubah langit mendung menjadi terang seketika, apalagi jika hanya untuk urusan hati manusia dan apa yang diimpikannya.
@jndmmsyhd
Besok atau entah kapan. Kamu membaca kembali tulisan ini. Bersyukurlah. Karena kamu bisa begitu kuat hingga hari ini. Bahagialah, karena telah bertahan sejauh ini.
Allah selalu ada untukmu, Cit..
Palu, 27 Juni 2020
2 hari lalu, aku mimpi. Kamu datang tiba-tiba, duduk di sampingku saat aku sedang bekerja. Aku terkejut. Sekaligus bahagia begitu dalam, dalam mimpi itu. Aku bertanya, kenapa kamu tahu aku ada dimana. Kau menjawab sambil tersenyum.
Ketika terbangun, perasaan bahagia itu masih ada. Rasanya begitu nyata. Seperti kau benar-benar ada di dekatku.
Palu, 26 Juni 2020