Hari ini adalah hari yang sangat ku nantikan. Karena apa? Kau mau tau? Baiklah, akan aku ceritakan.
Aku bersama seorang teman jalanku, bukan temanjalan yang ini ya, mengunjungi sebuah kampung yang ada di ibukota Indonesia (?) yakni Kampung Betawi atau yang juga dikenal dengan Setu Babakan yang berada di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kami mengendarai sebuah sepeda bermotor untuk menuju kesana, sempat salah belok sehingga kami harus putar balik beberapa kilometer hohoho.
Tujuan utama kami adalah menikmati kerak telor dan bir pletok. Setelah melewati beberapa toko yang menjual cinderamata, kami tiba di setunya~ segeralah kami mencari tempat duduk dan memesan kerak telor dan kelapa muda yang masih utuh. Lalu saya baru ingat saat mengetik ini bahwa saya lupa menimati bir pletok karena terlena dengan kelapa muda, maafkan aku bir pletok. :(
Kami sempat ingin mengendarai sepeda air bebek dan mengabadakin momen dengan berfoto namun kami harus segera menuju ke tempat selanjutnya yakni Taman Ismail Marzuki.
Ada acara apakah gerangan di Taman Ismail Marzuki?
Apalagi jika tidak lain dan tidak bukan Musikal Petualangan Shedaniesrina! Karena paling lambat penukaran tiketnya 45 menit sebelum pertunjukkan dimulai, jadi kami harus tiba di TIM paling lambat 18.00, alhamdulillah beberapa menit sebelum 18.00 kami sudah tiba dan langsung menuju ke tempat penukaran tiket. Tak lupa kami menyantap makanan sebelum pertunjukkan dimulai karena urusan perut is namber wan~ (((padahal habis makan di Setu Babakan, tapi lapar lagi)))
18.45 kami segera menuju ke pintu gerbang kemerdekaan Teater Jakarta untuk masuk ke lobby utama. Tak lupa saya memotret diri (minta difotoin sih lebih tepatnya) dengan latar Musikal Petualangan Sherina.
Karena keasyikkan keliling stand, tidak terasa sudah pukul 19.08, kami segera ke ruang pertunjukkan. Dibantu panitia, kami menemukan tempat duduk sesuai yang tertera di tiket. Pertunjukkan pun dimulai!
YA TUHAAANNN INI APAAAHHH BAGUSNYA KEBANGETAAAAN!!! Aku sampai berkaca-kaca, padahal baru pembukaan... sempat sedikit kecewa karena banyak penonton yang terlambat sehingga menghalangi pandanganku dan kebetulan orang di depanku persis bertubuh tinggi, jadi weh kehalangan sangat. Aku teh dapat kursi paling belakang heuheu.
Skenario favoritku adalah ketika ibu gurunya Sherina menjelaskan tentang rasi bintang, properti bentukan rasi bintangnya turun DAN ITU BIKIN AKU TAKJUB. Sama skenario yang Saddam dan Sherina lihat bintang di Bosscha, ya tuhaaan aku berasa lagi di Bosscha beneran. Lagi-lagi mataku berkaca-kaca.
Di akhir acara, tim produksi memberikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam Musikal Petualangan Sherina. Lalu kami bersama-sama meyanyikan lagu lihat lebih dekat, dan ku baru kali ini benar-benar merasakan makna lagu tersebut.
Terima kasih kepada teman jalanku, terima kasih kepada jktmovein, terima kasih pembaca blogku.