bagaimana bisa ketika hampir dua tahun tidak pernah berkomunikasi
tidak pernah tahu kabar masing-masing
dan tentunya kita sudah dengan kehidupan masing-masing
tapi
kamu muncul lagi di mimpiku
kenapa?
Claire Keane
🪼
tumblr dot com
we're not kids anymore.

JVL

JBB: An Artblog!

if i look back, i am lost

⁂
TVSTRANGERTHINGS
No title available
DEAR READER

No title available
No title available

pixel skylines
he wasn't even looking at me and he found me

Kaledo Art
AnasAbdin

ellievsbear
RMH
Xuebing Du
seen from Uzbekistan
seen from Poland
seen from Italy
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Canada
seen from United States
seen from Brazil

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Italy
seen from United States
seen from El Salvador

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
@dhnword
bagaimana bisa ketika hampir dua tahun tidak pernah berkomunikasi
tidak pernah tahu kabar masing-masing
dan tentunya kita sudah dengan kehidupan masing-masing
tapi
kamu muncul lagi di mimpiku
kenapa?
Tak Nyenyak
Dulu kukira bahwa keberkahan itu selalu berkaitan dengan hidup nyaman dan ketenangan. Pagi-pagi bangun dengan rasa aman, bisa melakukan olahraga dan aktivitas tanpa cemas, lalu menjalani hari-hari dengan bahagia, pulang bahagia, dan semua-semua berlalu dengan bahagia.
Nyatanya, dalam berkah itu ada masa-masa yang sama sekali tak pernah kita bayangkan. Masalah begitu berat, urusan begitu pelik, makan tak nikmat, tidur tak nyenyak. Kita akhirnya tertekan oleh keadaan, hampir-hampir kita ingin menangis karena semua terasa berat, hampir-hampir kita ingin menyerah karena kita merasa semua di luar titik yang kita mampu.
Di masa-masa itu, barangkali kita menyadari sekali lagi bahwa keberkahan itu bermakna bertambahnya kebaikan. Barangkali ilmumu bertambah karena kamu semakin sering bertemu dengan penyakit yang dulu belum pernah kau tangani. Barangkali keyakinanmu padaNya meneguh karena di sisi kritis itu setelah ikhtiar yang maksimal hanya tawakkal yang bisa kau upayakan seraya berdoa dan berdzikir banyak-banyak.
Semoga dalam keadaan apapun, kita tetap bisa memegang teguh kalimatNya, jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita. Semoga saat masa sulit, kita tetap teringat firmanNya, tiadalah Dia menguji seseorang kecuali sebatas kemampuannya.
"Di saat pikiran kita riuh dengan keluhan, ingatlah barangkali jalan keluar belum terlihat karena ikhtiar yang kita lakukan belum lengkap atau pelajaran yang seharusnya diambil belum jua terambil. Sabar. Allah pasti menolong kita. Tidak mungkin tidak."
@terusberanjak
Kamis 23 September 2021
terlewati dengan tidak sesua harapan
tapi tetap ada yang bisa disyukuri hari ini
alhamdulillah bisa ketemu tatap muka sama anak2 les, bisa berbincang dengan santai dan tidak melihat muka mengantuk mereka 😊
alhamdulillah bisa makan enak sesuai harapan
alhamdulillah bisa pulang kantor tepat waktu
dan alhamdulillah juga masih diberi nikmat senggang di kantor
Rabu, 22 September 2021
aku bersyukur hari ini tidak direpotkan dengan deadline dan rapat-rapat online jadi aku bisa belajar hal lain
aku bersyukur hari ini masih bisa makan dengan enak dan tenang dan bisa makan apa yang aku mau
aku bersyukur hari ini bisa menangis
_lho kenapa menangis itu kamu syukuri?_
karena aku orang yang susah untuk menangis, lega memang walaupun tidak menyelesaikan masalah.
terimakasih untuk hari ini, semoga besok makin banyak hal yang bisa kita syukuri
_dhini_
Gapapa kamu hari ini gagal, besok masih bisa dicoba lagi. Gapapa juga kalau hari ini kamu berhenti karena lelah, besok masih bisa dilanjutkan, berikan hati dan ragamu istirahat. Setiap kita ada batas maksimal usaha, tapi setiap kita tidak ada batas maksimal untuk terus berdoa. Doakan terus, karena ia akan memudahkan dan mendekatkan.
Hidupmu tidaklah selalu soal lomba dan bersaing, ada kalanya hidup itu soal ketenangan menjalaninya, tenang saat menjalani kehidupan dan tenang saat nyawa akan pergi.
Istirahat kalau lelah, besok kita lanjut lagi, ya.
@jndmmsyhd
Drop.
Jangan. Kamu gak boleh drop.
Everything's gonna be okay.
“Sometimes you have to stay silent as words can’t express what you’re going through. And that’s OK.”
—
Memang benar, rumah adalah tempat paling nyaman dan membawa kedamaian dalam hidup 🥺
Main ke Tumblr itu ibarat ke rumah teman, terus diterima dia di ruang keluarga dengan hangat, pakai kostum rumahan, no make up, malah kadang belum mandi belum sikat gigi, terus ngakak-ngakak sambil selonjoran ngabisin keripik kentang setoples. Jujur dan apa adanya, tapi bikin betah dan nyaman. 😁
Nah kalau medsos sebelah berasa kayak lagi kondangan yang ketemunya sama orang-orang berbedak tebal, yang ketawa pun diatur maksimal lebar 3 centi. Capek.
Janjiannya sama siapa, jalannya sama siapa. Manusia 😌
source : Pinterest
Jangan suka merendahkan dirimu sendiri di hadapan orang lain. Rendah hati gak selalu berarti harus merendahkan diri sendiri. Kalau kamu saja merendahkan dirimu, maka siapa lagi yang akan menghormatimu?
Taufik Aulia
Apa yang kamu cari?
Sore itu aku merasa hampa. Aku duduk di meja belajarku, menatap kosong ke layar laptop yang ada di hadapanku, yang seharusnya ada tugas di sana yang harus aku kerjakan. Tapi... Tidak bisa kujelaskan apa yang kurasa, yang kurasa hanya hampa. Pikiranku penuh akan banyak hal, tugas, deadline, pekerjaan, yang akhirnya membawa pikiranku jauuuh berkelana. Mengkhawatirkan banyak hal di masa mendatang. Aku tiba-tiba khawatir, mau jadi apa aku di masa depan? Apa yang akan kulakukan selepas aku lulus? Sanggupkah aku akhirnya hidup mandiri dan membalas jasa orangtuaku yang sudah membesarkan dan menyekolahkanku hingga hari ini? Aku ingin melanjutkan studi, tapi aku khawatir, dari mana biayanya? Aku ingin tinggal dan hidup mandiri agar tidak "menumpang" lagi di rumah orangtuaku, tapi lagi-lagi aku khawatir, apa tabunganku selepas lulus nanti bisa kuandalkan?
Astaghfirullah, aku memejamkan mata. Pening sekali lama-lama jika aku terus memikirkan hal-hal yang (bahkan belum tentu) akan terjadi di masa depan, terlebih dibumbui dengan kekhawatiranku. Ingin menangis saja rasanya, yaAllah kenapa aku terus menerus diliputi rasa khawatir ini?
Aku menatap ujung mejaku, di dekatnya ada kitab kecil berwarna merah muda yang belum kubuka hari ini. Aku segera mengambil air wudhu dan mengenakan mukenahku, lalu kubuka kitab al Qur'anku itu. Ada yang pernah bilang, kalau sedang bimbang, hilang arah, coba buka al Qur'an. Buka tanpa memilih halamannya, lalu langsung baca ayat yang pertama kali kita lihat. Dan ternyata sore itu, ayat yang pertama kali tersorot mataku adalah ayat ini. Ayat ke-36 dari Surah Az-Zumar yang artinya,
"Bukankah Allah yang mencukupi hamba-Nya? Mereka menakut-nakutimu dengan sesembahan yang selain Dia. Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak seorangpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya."
Tidak kusangka-sangka, ayat ini benar-benar mengetuk hatiku dan membuyarkan kekhawatiranku. Allah sendiri yang berjanji, bahwa Allah akan senantiasa cukupkan. Allah janji selalu cukupkan, apapun yang kita butuhkan. Untuk apa lagi aku khawatir? Tentu juga dibarengi dengan usaha dan tetap ingat pada Dia Yang Maha Segalanya. InsyaAllah, Dia akan cukupkan. Selalu.
Mungkin selama ini juga aku hanya dibayang-bayangi oleh "sesembahan" selain Dia. Terlalu mengagungkan dunia hingga lupa siapa yang sebenarnya Maha Kuasa? Astaghfirullah, maafkan aku yaAllah. Izinkan aku terus berada dalam bimbinganMu. Terima kasih, Engkau masih memberi hambaMu yang bandel ini jalan untuk mengingatMu. Terima kasih atas segala petunjuk dan kasih sayangMu.
Yang tenang ya, aku. Yang sabar. Bawa pikirannya jangan jauh-jauh. Allah sudah janji, kok. Allah akan cukupkan, asal kita terus percaya, berusaha, dan mengingatnya.
Tapi, sebelumnya... Coba pejamkan mata. Tarik nafas dalam, lalu hembuskan. Tanyakan pada diri sendiri; Sebenarnya dalam hidup ini, apa yang kamu cari?
Seringkali mereka yang terlalu berlebihan menunjukan rasa bahagianya, adalah mereka yang sekuat tenaga menyembunyikan rasa sedihnya.
Mereka hanya tidak tahu bahwa meluapkan sedih bukanlah sesuatu yang hina.
Rumah, 18 Okto 2k20
#memasak
Suka banget sama sayur asem. Seminggu kemarin udah kepengen banget makan sayur asem tetapi ga sempet karena keluar terus tiap pagi. Dan ini adalah pengalaman pertama bikin sayur asem. Rasanya ga kalah sama buatan Ibu di rumah tetapi terlalu banyak isian jadi kesannya kekurangan air. Tapi buat pengalaman pertama ga yang gagal banget lah masih bisa dimakan.
Yang dulu bilang ga suka dan gak senang terus sekarang malah jadi suka banget dan seneng banget ya ada (◔‿◔)