Meskipun orang bilang ia dan hubunganku baru.
Tapi ia mampu membuatku rindu, sendu dan candu.
Ia sosok lelaki yang selalu membuatku terpaku.
Akan rayu, waktu dan lantunan lagu yg ia suguh.
Aku terkadang hanya bisa malu, sembari diam-diam menangis terseduh-seduh, bahagia karenamu.
Meskipun kemarin kita sedikit membeku bahkan hampir tidak lagi melangkah maju, sampai rasanya ingin kuusai semua apa yang kuragu, apa yang sudah menjadi ambigu dan ego yg sudah mulai membatu.
Kau tahu setiap aku cemburu, membisu atau yang awalnya moodku biru menjadi abu itu semua ada sebuah alasan, aku ingin kamu mendiskusikan bersamaku, bukan percaya pada siapapun itu ya..
Karena bagaimanapun hubungan ini ada di kamu.
Al, terimakasih ya sudah pandai merawatku, terimakasih sudah mencintaiku tanpa nafsu, angkuh dan tanpa jenuh, terimakasih sudah mengajarkanku arti cinta yang tulus tanpa perlu menggebu-gebu.
Semoga semakin hari hubungan ini semakin tumbuh, semoga lukaku dan lukamu bisa sembuh asal aku dan kamu selalu tidak berada di jalan buntu. Tetap membersamai sampai akhir hayatku ya al. Aku ingin kau selalu mencintaiku, tanpa ragu, tanpa membisu dan tanpa ada yg ganggu.
Selamat tanggal 25 yaa, sayangku,












