kita tahu, karena kita sering berkenalan, membuka obrolan, dan ikhlas membuka hati, jika suatu saat kita harus berpisah, semoga kita tak lupa etika berpamitan. semoga perasaan kita terhindar dari orang2 yang hilang tanpa kabar
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
tumblr dot com

JBB: An Artblog!

if i look back, i am lost
KIROKAZE

shark vs the universe
YOU ARE THE REASON
taylor price

No title available
I'd rather be in outer space 🛸
h
Cosmic Funnies
Jules of Nature

izzy's playlists!
ojovivo

titsay
Three Goblin Art
todays bird

@theartofmadeline

Discoholic 🪩

seen from Belgium
seen from Indonesia

seen from India
seen from Switzerland

seen from Germany

seen from Netherlands

seen from United States

seen from Canada

seen from United States

seen from South Korea
seen from Germany

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Egypt

seen from India

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Canada
@faiqbungsu
kita tahu, karena kita sering berkenalan, membuka obrolan, dan ikhlas membuka hati, jika suatu saat kita harus berpisah, semoga kita tak lupa etika berpamitan. semoga perasaan kita terhindar dari orang2 yang hilang tanpa kabar
jadi begini, ketika hatimu tidak lagi menyebut apa-apa dalam keadaan sempit, itu artinya fikiranmu sedang kosong dan lebih baik sudahi berfikir hang terlalu keras
jadi begini dik, Berharap atau tidak, pastikan hatimu tetap memiliki ruang untuk bersuara
entah hati yang membeku, bahasa yang salah, ketulusan yg dipertanyakan atau ketakutan yg mendominasi. kata-kata tidak lagi punya arti, saat keyakinan kembali di otak atik.
ditegunkan lagi dengan kejadian kematian. hari ini Allah membukakan mataku untuk melihat kuasaNya, satujam sebelum kepergian aku dan pasien berkomunikasi dengan baik, pasien mminta agar diberi oksigen karena sedikit sesak. tepat pukul 00.10 tiba2 sanak keluarga menangis memohon pertolongan. setelah beberapa menit dilakukan pemeriksaan, nadi tidak teraba, detak jantung asistol, "ibuk... bapaknya sudah tidak ada" ucap kami. tersontak keluarga menangis tersungkur menderu.
, "masss kamu kok tegaaa ninggalin aku, tadi kamu masih jalan ke kamar mandi sendiri, sekarang udah pergi" jerit seorang istri yang menangis hebat memeluk jenazah yang baru saja aku kerubungi. ya, diusia yang belum lansia, pasien pergi meninggalkan dunia, sejenak mengevaluasi diri, tak harus tua untuk pergi, bisa jadi, kematian datang saat kita dalam keadaan baik-baik saja, saat kondisi apasaja. sebesar apapun upaya manusia menjaga, merawat dan mengupayakan kehidupan, jika waktu kepulangan telah tiba, siapa yang bisa mengeja? lagi2 tersadar, bagaimana jika aku di wafatkan dalam keadaan muda? tidak sakit? dan tiba-tiba? :'(
hati boleh menangis dan mengenang, tapi langkah harus tetap keras, hidup harus tetap berjalan.
waktu kembali menjamu, dibawanya aku ke ruang masa lalu, seketika nafas menghembus pilu, air mata mengembun dipelupuknya, hatiku bertanya " apakah kau sudah melupakannya" kemudian air mata menetes, lidah tidak berdaya berkata
dibawah langit berkabut, sore tadi, ada pinta yang belum aku selesaikan, ya.. begini isinya " Ya Tuhan, kesedihanku makin mendalam, sore berganti tanpa pesan, kubuat hari semakin biasa saja dengan langkah hampa yang kian pasrah, aku tak menemukan cerita yang begitu membahagiakan, tidak juga pilu memilukan, aku mengikuti arah jarum jam dan navigasi Kun Mu, setiap aku mengeluh sepi, aku tepis , setiap aku memulai cinta, aku tepis, Ya Tuhaaan. aku pasrah saja, dimana lagi kau labuhkan langkahku, Kau mau aku bagaimana dan seperti apa, akuuu Iya iya sajaa, asal Kau tak marah padaku... " :'(
jilbab
jangan terhimpit, berjilbab bukan berarti diam dan pasif, tetap kreatif, aktif, positif.
jangan jadikan jilbab sbg alasan untuk membatasi ruang gerakmu dalam melakukan hal-hal baik. jangan tutupi hatimu dengan rasa takut di cemooh orang lain . jadilah diri sendiri dengan jilbab, tetap menjaga adab dan budi pekerti sebagai fitrah jilbab. tapiii maaf, jangan berjilbab karena agar telihat cantik, tapi berjilbab lah karena takut kepada Allah
tidak ada cinta bertepuk sebelah tangan, jika cintamu berharap balas, itu bukan cinta, itu ambisi.
sementara puisi ditulis, air mata mengembun dipelupuknya. bibir gemetaran menahan isak, sementara puisi dibaca, tangisan pecah, pipi pun menjadi basah, hati gelisah.
kau tau rena? lelaki yang keren bukan laki-laki yang tampan lagi kaya, atau yang manis senyumnya, tapi dia yang takut pada Allah dan senantiasa menjaga sholatnya.
di usia ini, menikah kok jadi pembahasan yang menyeramkam? pertanyaan "kapan?" yang kian memerah lebamkam fikiran,.. bukannya tidak ingin menyegerakan, tapi kan ini soal waktu, dan kesiapan. begini saja, tetap husnudzon dengan keadaan, barangkali Allah sedang menyiapkan hal hal baik diluar dugaan? , tunggu saja kejutannya. bismillah, untuk yang sedang bersiap melakukan pernikahan semoga dilancarkan, yang sudah menikah, semoga di berkahkan, dan yang sedang dalam pencarian semoga di pertemukan. sabar ya, sendiri itu bukan hal menyeramkan, tingkatkan kwalitas diri dengan tetap menjadi insan yang ihsan
.
jaka...
jaka menangis... pagi dan sore datang tanpa cerita. dia tak lagi mampu membedakan rupa pelangi. rumahnya dipenuhi asap pembabat rimba. api tlah memerah lebamkan matanya, jerit angin mengibaskan pedihnya. jaka tak punya pilihan apa-apa, hidup atau mati ditangan yang kuasa, maju mundur terlilit api "harus kemana lagi?" diselimuti abu bumi dan jeritan tangkai2 yang telah diluluh lantahkan peringai asing yang datang tiba2. terpisah dari anak istrinya," yaaaa penguasa, aku pun tak menemukan kulit pisang atau kacang disini" betapa malangnya jaka. menunggu pelangi, menunggu matahari, bulu2nya terkikis oleh api. langkahnya menepi...
hai rindu... lama juga aku tak membahasmu, berpuasa menahan hawa rindu, haus juga ingin menegukmu, sedikit tertegun ingin menoleh, tapi fikiran tergesa gesa ingin berpaling saja. oh rindu, jika ku turuti nafsuku, sampai hari ini aku akan tetap membatu. jadi rindu, aku sudah terbiasa...
tibalah hari menyeramkan, hari dimana nafasmu tergesa2, berteriak tapi tak bersuara, berbicara tapi bisu, ada apa ? La ilahaillallah... begitu gema suara sisi kanan kirimu. lalu izroil merebahkan sayapnya membopongmu menuju suara yang abadi...
perempuan malang berdiri dihalaman, menggauli hujan, petir dan angin kencang. "aku tak kedinginan" tegasnya, namun bibirnya biru, tangannya mengkerut, matanya sayup, tubuhnya gemetaran. ya, apalah daya sebab rindu, ditungguinya hujan dari sebulan yang lalu. "jangan biarkan aku sendiri, bertemanlah denganku, sepi telah membiru lebamkan mataku, tak hentiku menangisi kehadiranmu" ujarnya memohon pada tetes-tetes air yang mulai mereda.