Cerita Bersama Omma Wiwin Rosmayanti di Ganesha (2)
Ujian Lari...
Di ujian lari ini pun, Wiwin Rosmayanti menerbangkan aku, begini cerita singkatnya :
Musim ujian praktek olahraga TPB pun udah dimulai, fyi fakultas/sekolah ku dibagi 3 kelas, dan setiap kelas memiliki tempat start yang berbeda. Di kelas aku dibagi 2 kelompok, ada kelompok yang duluan lari dan ada kelompok yang menghitung waktunya. Aku kebagian sebagai kelompok pertama yang lari, setiap lari memutari teman-teman kelas kami yang diam didalam lapangan, sedangkan yang lari berada di track lari (lah iyalah), pasti akan ada teman-teman yang berteriak menyebut nama kita untuk menyemangati kita.
Namun apa yang terjadi ketika melewati kumpulan orang-orang kelas lain yang tidak mengenal kita? Ya, tidak akan ada suara teriakan tersebut. Itulah yang terjadi ketika aku lari melewati kelas lain. Hal yang membuat parah lagi yaitu, aku berada diposisi ketiga setelah Ikhsan, dan Lendra, jarak Lendra dan Aku terbilang cukup jauh. FYI, kedua orang itu adalah orang yang easygoing bgt jadi punya banyak teman dikelas lain, ga kaya aku, yang ga punya teman dikelas lain (punya sih tapi ga terlalu kenal juga hahaha). Yang terjadi yaitu orang-orang dikelas lain selalu riuh gemuruh meneriakkan nama-nama Ikhsan dan Lendra, dan ketika aku lewat semuanya heniiing tidak ada sama sekali nama aku disebut (iyalah ga ada yang kenal), mungkin gapapa ketika reaksi orang-orang itu sama kesemuanya tapi kalau beda itu yang membuat ajfanskglfbajgbaskgbalskgb dan itu terjadi sejak putaran pertama, kedua dan hal itu membuat aku takut (takut karena malu) untuk melewati kumpulan kelas itu, sehingga ketika memasuki putaran ketiga, aku berniat memperkecil jarak dengan Lendra supaya pas aku lewat tidak ada yang mengetahuinya, karena semua orang berpokus ke Lendra dan Ikhsan, dan aku berlari hampir berada disamping Lendra, itu lebih baik dibandingkan harus berlari sendirian ditatap oleh banyak pasang mata yang hening tiba-tiba.
Memasuki putaran keempat ternyata lari Lendra semakin cepat dan jarak antara kami semakin jauh (Oh no, oh no!!!) mimpi buruk melewati kumpulan kelas itu akan terjadi lagi! Aku pun berpikir untuk memperlambat supaya bisa bareng dengan orang keempat, dan ketika menengok kebelakang, Oh No! (teriak dalam hati), jarak aku dengan orang keempat ternyata cukup jauh juga, aku pelankan lagi lari ku, tapi tetap saja masih jauh jaraknya, dan mau tidak mau aku harus melewati kumpulan kelas lain itu, melewati suara2 dukungan yang gemuruh (lebay) yang tiba-tiba hening itu? Tidaaaak. Apa boleh dibuat aku tetap harus melewatinya, tapi..
‘Anggaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!’ keajaiban datang, ketika aku melewati kumpulah kelas itu, tiba-tiba ada suara teriakan tersebut, dan sempat membuat ku terhenti sesaat untuk melihat dari mana arah suara itu berasal, dan ternyata suara itu berasal dari Wiwin Rosmayanti. (If you want to know itu dapat membuat aku terbang bahagia hahaha), untuk putaran kelima dan keenam aku sudah dapat berlari lagi dekat dengan orang pertama dan kedua, tapi senangnya karena disaat melewati kumpulan kelas itu, tidak hanya nama mereka yang disebut, tapi nama aku juga ada yang nyebut hehehe. Terimakasih Omma Wiwin Rosmayanti :D, terharu banget dapat dukungan lari dari teman yang sesungguhnya belum terlalu dekat, hanya teman biasa kalo pada saat itu. Terus Aku pun meneriaki nama Wiwiiiinn, ketika Omma Wiwin lari hahha.
Part 3 akan membahas bagaimana kami Osjur, dan terbentuknya Rainbow Family, akan ada tokoh - tokoh baru juga di sana.









