Selamat pagi jiwa-jiwa bahagia ^_^
will byers stan first human second

blake kathryn
he wasn't even looking at me and he found me
styofa doing anything
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
One Nice Bug Per Day
Jules of Nature

ellievsbear

JBB: An Artblog!

No title available
Game of Thrones Daily
AnasAbdin

Kaledo Art

Kiana Khansmith
Claire Keane
occasionally subtle
todays bird
taylor price

Andulka
dirt enthusiast
seen from Egypt
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from United Kingdom

seen from France

seen from United States
seen from United States

seen from Egypt
seen from Brazil

seen from Austria

seen from United Kingdom
@gincumerahjambu
Selamat pagi jiwa-jiwa bahagia ^_^
Kelak di penghujung usia, setiap kita akan beristirahat dengan cara kita masing-masing. Jika sudah merasa lelah, beristirahatlah.
Bagaimana Jika Saya Sudah Gak Perawan Lagi? (by Jose Aditya)
Sebenarnya saya malu kalau ketahuan sering baca artikelnya Jose Aditya, love coach ( tjieeee ) yang menurut saya hmm, hebat. Hebat karena dia bisa memberi nasihat yang tegas tapi pengertian terhadap psikis perempuan. Hebat karena bisa begitu universal menyampaikan prinsip - prinsip keislamannya dengan bahasa yang logis.
Saya subscribe bukan karena kebelet kawin kok, awalnya karena pingin move on sehabis putus sama mantan. Lama - lama seneng baca tips - tips simple tapi meaningful-nya si Mister. Tapi seriously, kali ini saya ga tahan untuk gak share artikel ini. Beberapa kali ada yang bertanya pada saya perihal ini. Silahkan dibaca.
Bagaimana Jika Saya Sudah Gak Perawan Lagi?
Sebelum kita mulai ngomongin hal-hal yang sensitif, izinkan saya mengutip sebuah kalimat..
“Tuhan mengizinkan kita untuk mengambil pilihan-pilihan dalam hidup kita beserta segala konsekuensi atas pilihan-pilihan tersebut. Itulah mengapa, hidup kita 100% adalah tanggung jawab kita sendiri”
Hmmm.. topik ini sebenarnya agak-agak sensitif ya? Hehe… Tapi it’s oke lah, kita bahas saja. Karena sudah terlalu banyak wanita yang menanyakan pertanyaan ini:
“Mister gimana jika saya sudah tidak perawan lagi?!”
Ups! Gimana bahasnya ya? Hehe…
Sebenarnya, pertanyaan di atas itu masih agak gak jelas sih.. Karena belum lengkap, dan maksud pertanyaannya juga masih sangat-sangat buram.
Dan tidak hanya satu orang tapi cukup banyak pertanyaan seperti ini masuk pada inbox email saya. Tapi so far, saya paham lah apa maksud pertanyaannya. Okee.. mari kita jawab ya!
Pertama saya akan menjawab ini dalam 3 segi bahasan:
Dari sisi makna
Dari perspektif si pria (terutama calon suami)
Dari cara mengkomunikasikannya…
So, let’s go pada poin yang pertama
Makna
Well, dari segi bahasa, sudah tidak perawan itu yaa artinya sudah tidak utuhnya selaput dara pada genital wanita. Meskipun hal ini tidak selamanya benar, karena sebenarnya dengan aktvitas olah raga pun robeknya selaput dara tetap bisa terjadi.
Jadi agar lebih mudah, untuk kepentingan tulisan ini, saya akan mendefinisikan tidak perawan adalah wanita yang sudah pernah berhubungan seksual dengan seroang pria. Sampai sini dulu kita sepakat ya…
Lalu apa makna dari perawan itu sendiri bagi wanita? Kenapa hal tersebut begitu penting bagi wanita Indonesia? JELAS PENTING! Karena keperawanan adalah simbol dari kesucian, ketaatan, dan keteraturan diri bagi si wanita.
Lalu bagaimana jika seorang wanita sudah tidak perawan?
Hnah, lagi-lagi hal ini tergantung…
Jika wanita sudah tidak perawan lagi karena pernah menikah dengan seoran pria, maka hal tersebut adalah sebuah kewajaran.
Namun, bagaimana jika si wanita kehilangan keperawanannya diluar penikahan, baik secara sengaja, maupun tidak sengaja? Apakah hal ini membuat mereka tidak lagi suci dan sudah keluar dari ketaatan?
Well TERGANTUNG!
Begini teman-temanku wanita yang elegan! Banyak sekali masyarakat kita salah fokus, bahwa keperawanan hanya dilihat sebagai fungsi “segel”nya saja. Sehingga kini wanita yang tidak lagi perawan jadi terbagi menjadi dua kelompok.
Yang pertama adalah kelompok wanita yang tidak lagi menganggap penting tentang arti keperawanan, BODO AMAT dengan keperawanan! Kata mereka. Dan yang kedua adalah kelompok wanita yang masih menganggap penting arti keperawanan, namun begitu menyesal hingga tidak bisa memaafkan diri sendiri dan terus menyesali kehilangan keperawanan mereka.
Yang dimana, keduanya menurut saya tidaklah benar!
Karena sebenarnya, yang penting dari keperawanan bukanlah pada fungsi “segel” nya saja, tapi lebih ditekankan pada sikap si wanita tersebut secara keseluruhan. Tentang cara pikir, bagaimana mereka bersikap, berinteraksi, dan menempatkan dirinya dalam dunia sosial.
Karena wanita yang setia menjaga keperawanannya, diharapkan bisa menjaga tutur katanya. Tahu sebagai apa perannya, dan juga paham akan kesehatannya sendiri.
Karena memang, wanita yang sudah tidak perawan (apalagi karena kesengajaan), lebih rentan melakukan kontak seksual dengan beberapa pria berbeda sebelum menikah, dan hal ini buruk bagi kesehatan mereka. Betul bukan?
Dan hal ini menjadi sangat penting, karena wanita memiliki anugerah peran yang luar biasa untuk membangun peradaban. Dan sejatinya, pondasi dari karakter bangsa yang kuat itu yaa dari wanita itu sendiri. Bukan pada pria. Yes! Man is nothing without woman!
Hnah dengan begini, jika setiap wanita mengerti makna yang tepat dari sebuah keperawanan. Maka tidak akan ada yang meremehkan makna keperawanan. Dan juga tidak akan ada wanita yang terlalu larut dalam penyesalan ketika keperawanan itu hilang (baik sengaja ataupun tidak).
Bagini, menyesal itu boleh. Karena itu tanda bahwa Kamu masih memiliki moral compass dan tidak setuju atas hal tersebut.
Namun berlarut-larut dalam penyesalan dan tidak bisa bangkit dari rasa bersalah akibat kehilangan keperawanan pun tidak benar!
Karena mereka yang sudah tidak perawan BUKAN BERARTI adalah wanita kotor!
Begini simpelnya, setiap manusia punya masa lalu right?
Dan setiap manusia, pasti pernah salah, pasti pernah tergelincir dalam tindakan yang merugikan dirinya sendiri.
Namun bukan artinya manusia tersebut hina!
Resapi ini, bahwa manusia TIDAK BISA DINILAI dari satu perbuatan. Sama seperti sebuah buku, jika kita baru membaca pada bagian awal, kita tidak pantas menilai isi bukunya sebelum kita selesai membacanya.
Jadi selama masih ada nafas, dan hidup kita belum berakhir, selalu ada makna luar biasa yang kita guratkan dalam “buku kehidupan” kita.
Namun bagaimana jika hal tersebut terlalu sakit? Bagaimana jika si wanita kehilangan keperawanan karena paksaan?
Well, jika ini yang terjadi, Kamu perlu menguasai ilmu untuk move on.
Karena sebenarnya, apapun yang terjadi dalam kehidupan kita selalu bersifat netral, SAMPAI KITA SENDIRI YANG MEMBERI MAKNA.
Sekarang, tanyakan pada dirimu sendiri. Makna apa yang Kamu berikan pada kejadian tersebut? Apakah negatif? Apakah maknanya buruk? Jika ya… Bisakah diganti dengan makna yang baru?
Seperti…
Pelajaran apa yang bisa Kamu ambil dari kejadian tersebut?
Setelah kejadian tersebut, Kamu akan jadi wanita yang seperti apa?
Teruslah bertanya pada dirimu sendiri, hingga akhirnya makna tersebut bergeser. Yang tadinya hanya ada makna buruk dan kesakitan, kini mulai berpindah makna menjadi pelajaran dan perubahan.
Karena manusia luar biasa adalah mereka yang bisa memanfaatkan kejadian buruk dalam kehidupannya, menjadi pendorong dirinya untuk bangkit lagi jadi lebih baik. Apakah itu Kamu?
Well… Intinya, hidup kita belum selesai, masih ada hal luar biasa yang harus kita lakukan. Syaratnya ya kita harus bisa move on terlebih dahulu. Bagaimana caranya? Kebetulan sudah saya bahas di buku Move On Formula, kamu boleh miliki bukunya nanti supaya kamu bisa keluar dari kondisi terpuruk tanpa harus berpura-pura kuat. Dan yang paling penting dari semuanya, kamu bisa memaafkan dirimu sendiri dan juga “dia”..
Sampai sini, saya harap kita semua sudah putuskan untuk move on
Every sinner has a past, and every saint has a future..
Jadi, pertanyaan: apakah wanita yang sudah tidak perawan masih layak mendapatkan pria terbaik? Tentu saja jawabannya IYA.
Semua tergantung kita. Keputusan move on ada di tangan kita. Pesan saya, jika kita sudah beres dengan masa lalu maka akan lebih mudah menyambut masa depan dengan penuh sukacita dan optimisme.
Bukankah itu yang kamu inginkan?
Selanjutnya tentang perspektif si pria (terutama calon suami) dan cara mengomunikasikannya akan kita bahas besok ya.
Ohya, apakah kamu bersedia bantu saya untuk membantu lebih banyak wanita untuk bahagia dalam kehidupan cintanya? Jika Ya, Kamu boleh membagikan/menginfokan artikel ini pada mereka yang sedang membutuhkan. Yuk rangkul mereka seperti saya merangkul kamu
Karena saya percaya, wanita yang bahagia bisa membuat lebih indah. Dimulai dari kamu ^_^
Semoga bermanfaat! Sampai ketemu di artikel besok ya!
Be Great, Be Loved and Start Today!
your love coach, Jose Aditya
Sebagai tambahan, ada sebuah kisah ketika Umar bin Khattab RA. menjadi Kalifah. Suatu hari, datanglah seorang lelaki yang bercerita pada Umar RA, tentang keponakannya yang akan menikah. Keponakannya ini dulu pernah berzina dan sekarang telah bertaubat. Pertanyaan lelaki itu pada Sang Amirul Mukminin, apakah keponakannya harus menceritakan perihal ini kepada calon suaminya? Dan jawaban Umar kira - kira adalah, “Allah sudah menutupi aibnya (dan dia sudah bertaubat). Lalu mengapakah harus kita buka aib itu?”
Saya hampir ga pernah minta reblog. Tapi saya berharap banyak perempuan yang membaca ini. :)
Ada kekhawatiran yang baiknya kamu sembunyikan sendiri, ada ketakutan yang baiknya kamu redam sendiri. Kamu cukup terlihat baik baik saja di hadapan siapapun, kamu berhak terlihat manis dengan wajah meneduhkanmu. Sebab, kamu berhak untuk terus belajar mendidik diri cukup mengadukan semua hanya pada Nya. Hanya Allah yang mampu menyelesaikan semua Nya. Dan semua jawaban atas begitu banyak pertanyaanmu, hanya Allah yang tahu.
Percayalah semua akan baik baik saja, dengan mempercayakan pada Nya. (via menyapamentari)
Tidak, dia memang tidak pernah menjadi milikku. Tapi entah kenapa kehilangannya terasa begitu menyakitkan hingga hari ini.
(via mbeeer)
Hvft
New Whimsical Flower & Fashion Hybrid Illustrations by Limzy
Malaysian visual artist Lim Zhi Wei, also known as Limzy, composes stunning whimsical fashion illustrations, which use meticulously placed flowers and petals as silhouettes for beautiful couture gowns. Most of her work involves creating installations or sketches with the aid of flowers and ordinary materials for a beautiful final product.
Keep reading
♥ NYAWAMU SEUMUR JAGUNG 🌽
✒ Ust. Zainal Abidin Lc
▪Mesin pabrik terus berbunyi, ▪Roda mobil terus berputar, ▪Baling-baling pesawat terus bergerak kencang, ▪Nafas dan jantungmu berdetak kencang. ▪Ke manakah langkahmu kamu ayunkan, ke surga ataukah ke neraka. ▪Lihatlah rambutmu mulai kusut, kulitmu terlihat mulai keriput, mukamu sebentar lagi mengerut bak jeruk purut dan urat nadimu suatu saat tak lagi berdenyut serta nyawamu akan dicabut malaikat maut.
⁉ Bekal apakah yang kamu siapkan untuk menuju perjalanan akhirat yang amat jauh…!
⚰ Kematian terus mengitarimu siang malam, tapi…… Kamu terus asyik dengan dosa dan maksiat. Hatimu enggan bertaubat Dengan Allah-pun tetap kurang dekat.
💢 Hingga hari ini…. kau lipat permadani ketaatan sedangkan kau hamparkan di depan matamu berbagai tikar kemaksiatan..
♨ Kau kotori hatimu dengan berbagai macam kekufuran dan kesyirikan.
🔥Kau nodai ibadah dan amalmu dengan berbagai macam kebid'ahan dan kesesatan.
👣 Terus kapan kau mulai menapaki jalan kesalehan. Apalagi keluargamu dan orang-orang sekitarmu menuju kebenaran dan kebaikan.
‼ Berbekallah dengan ketakwaan karena sudah masuk malam adakah jaminan umurmu akan masih bertahan hingga esok hari.
⚖ Sekarang hanya ada amal tiada hisab sementara esok di akhirat hanya ada hisab tiada lagi kesempatan untuk beramal.
⚰ Andaikan setelah mati, manusia dibiarkan tanpa hisab maka ketahuilah semua orang yang hidup dengan mudah berharap kematian.
🌍 Dunia ini amat pendek dan ternyata kita hanya mendapat jatah umur lebih pendek dari umur dunia yang pendek tersebut sehingga Rasulullah bersabda, “Umur umatku antara enam puluh hingga tujuh puluh jarang sekali umarnya yang lebih dari itu”.
🔘 Kalau sebagian ulama salaf saat diajak berbicara dengan suatu yang tidak bermanfaat maka berkata, hentikan matahari dulu, bagaimana umurku bertambah namun kebaikanku tidak bertambah.
💢 Tapi di antara kita dengan mudah membuang-buang untuk kesia-siaan; padahal Nabi bersabda, Termasuk tanda baiknya Islam seseorang bisa meninggalkan suatu yang tak berguna.
▪ Kita hanguskan waktu kita di depan layar TV.
▪ Kita hancurkan umur kita dengan duduk-duduk di bar dan caffee…
▪ Kita buang waktu di kolam pemancingan dan di depan meja billiard, catur dan meja judi.
▪ Al-Qur'an dan hadits banyak yang belum kita pelajari dan kita hafalkan, namun kita dengan gampang membuang waktu dengan berbagai macam obrolan yang sia-sia.
📜 Sementara Rasulullah bersabda, “Tidak pernah menyesal penghuni surga saat masuk surga kecuali atas satu, waktu terlewat tidak berdzikir kepada Allah”.
⏳ Umur adalah amanah dan waktu adalah nikmat namun banyak orang silau dan tertipu padahal semuanya akan dipertanyakan Allah sebagaimana sabda, “Dua kenikmatan, di mana banyak manusia yang tertipu dengannya, sehat dan kelonggaran”.
🔥 Kau tidak merasa berdosa dengan penelantaran umur dan waktu padahal NYAWAMU BISA JADI TINGGAL SEUMUR JAGUNG‼
•┈┈┈◎❅❀❦🌺🌻🌺🌻🌺❦❀❅◎┈┈┈•
Izinku Untuk Lelakimu Yang Baru.
Kepada seseorang yang kini tengah mendampingi hatinya;
Kau boleh memilikinya, kau boleh membuatnya mencintaimu dan membuatnya membuatmu menggantikan tempatku. Kau boleh, aku mengizinkanmu.
Tapi tolong, jangan sakiti dia. Ia pernah kucintai dengan begitu sangat, bahkan mungkin hingga hari ini. Jadi tolong jaga dia, jangan kau buat ia menyesal karena pernah melepas aku.
Ia tak boleh pulang terlaru larut, dan kau jangan membuatnya merasa bersalah untuk meninggalkanmu di waktu-waktu tertentu. Kau harus siap tak bisa keluar malam seperti ketika kau bersama mantan-mantanmu, itu resiko karena kau memilihnya.
Ia mempunyai tanggung jawab yang begitu besar dengan pendidikannya, dukunglah ia. Dengarkanlah di tiap ia berkeluh kesah karena kuliahnya, karena tugasmu adalah memang seperti itu, menggantikan tugasku yang dulu. Mungkin suatu saat kau jenuh, mungkin juga kau muak, tapi berusahalah untuk selalu ada di setiap ia butuh.
Ia keras kepala, sangat keras kepala. Ia tak ingin dibantah selama apa yang menurutnya benar adalah benar. Kau jangan melawannya, diamlah ketika ia berbicara, tersenyumlah ketika ia marah, karena itu kelemahannya. Mari aku bocorkan beberapa hal, ketika ia marah dan kau malah tersenyum, marahnya akan mereda oleh karena malu ditatap dan disenyumi oleh orang yang ia cinta.
Ia suka sekali mengunyah es batu. Meski saat itu hujan besar, meski saat itu dingin sekali, ketahuilah ia senang sekali mengunyah es batu. Jika saat itu kau begitu ingin memesan minuman yang hangat-hangat, mengalahlah untuk memesan minuman yang dingin dan biarkan ia mengambil seluruh es batu dalam minumanmu. Percayalah, ia akan senang sekali.
Kau boleh mencintainya, kau boleh dijadikan prioritas dalam hidupnya. Fotomu boleh ada di semua sosial medianya. Namamu boleh ada di tiap statusnya. Kau boleh menggenggam tangannya. Bahkan kau boleh mencium pipinya.
Kau boleh. Dan aku mengizinkannya. Selama kau tidak menyakitinya; Aku rela.
Every Husband Should Read This
“Love her …when she sips on your coffee or tea. She only wants to make sure it tastes just right for you.
Love her…when she “pushes” you to pray. She wants to be with you in Heaven.
Love her…when she asks you to play with the kids. She did not “make” them on her own.
Love her…when she is jealous. Out of all the men she can have, she chose you.
Love her…when she has annoying little habits that drives you nuts. You have them too.
Love her…when her cooking is bad. She tries.
Love her…when she looks disheveled in the morning. She always grooms herself up again.
Love her…when she asks to help with the kids homework. She only wants you to be part of the home.
Love her…when she asks if she looks fat. Your opinion counts, so tell her she’s beautiful.
Love her…when she looks beautiful. She’s yours so appreciate her.
Love her…when she spends hours to get ready. She only wants to look her best for you.
Love her…when she buys you gifts you don’t like. Smile and tell her it’s what you’ve always wanted.
Love her…when she has developed a bad habit. You have many more and with wisdom and politeness you have all the time to help her change.
Love her…when she cries for absolutely nothing. Don’t ask, tell her it’s going to be okay.
Love her…when she suffers from PMS. Buy chocolate, rub her feet and back and just chat to her (this works!).
Love her…when whatever you do is not pleasing. It happens and will pass.
Love her…when she stains your clothes. You needed a new shirt anyway.
Love her…when she tells you how to drive. She only wants you to be safe.
Love her…when she argues. She only wants to make things right for both.
Love her…she is yours. You don’t need any other special reason!!! All this forms part of a Woman’s Character.
Women are part of your life and should be treated as the Queen. • Treat the women well. • The best of you are those who are the best in the treatment of their wives.”~*
Bismillaah,
Kau bilang, tunggu sampai baligh. Lalu sekarang nyatanya? Masih kau obral auratmu dimana mana. . Kau bilang, tunggu sampai baligh. Lalu nyatanya? Di medsoc masih terpajang gerai rambut panjangmu. Padahal sehari hari sudah ditutupi. Lalu.. Apa yg membuatmu masih mengupload foto tanpa hijabmu? Apakah Allaah hanya melihat keseharianmu lalu tak melihat kelakuanmu di medsoc? . Mengapa? Apa alasanmu? Apakah yg membuatmu adalah tersebab kau belum seluruhnya hijabkan hatimu? . Hijabkanlah dulu auratmu, shaliha! Maka Allah akan hijabkan hatimu. Sempurnakanlah dulu hijabmu, shaliha! Maka Allah akan sempurnakan akhlaqmu. In syaa Allaah. . Percayalah Allah tak pernah tidur untuk memperhatikan setiap perbuatan hamba-Nya. . Percayalah. Allah tak pernah capek untuk mendengar doa doa hamba-Nya. Tidak pernah! . Lalu.. Apa yg kau takutkan untuk menyempurnakan hijabmu? Lalu.. Apa yg kau khawatirkan untuk menjaga iffa dan izzahmu? Kehormatanmu? Harga dirimu? . Tak taukah kau bagaimana Allah menyiapkan segala aturan yg sangat indah untuk menjagamu dari fitnah? Tak taukah kau bagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam dahulu memerintahkan wanita wanita untuk menutup aurat demi kebaikan diri dan keluarganya? Demi menjaganya dari siksa api neraka? . Dan.. Tak pernah taukah kau bagaimana rasanya penyesalan yg teramat dalam jika nyawa dtg menjemput duluan secara tiba tiba? Padahal kau belum menutup aurat dg sempurna. Padahal foto tanpa hijabmu masih tersebar dimana dimana. Tak taukah? Tak pahamkah? Tak kan sesal kah jika itu terjadi? Tak terpikirkan kah? . Yaa akhawaty fillaah. Wanita akhir zaman. Kita. Berhentilah memamerkan segala yg tak pantas untuk dipamerkan. Yg tak Allaah ridha. Yg seharusnya dijaga. Dan diistiqomahkan. . Semoga menjadi salah satu yg menambah catatan amal baik kita di hadapan Allah kelak. Jangan tunggu siap. Jangan tunggu ajal tiba. Tutuplah auratmu. Hapus foto tanpa hijabmu sekarang!! . #ntms -Niska Kamila- . . Kontribusi oleh @niskamsr_
TAARUF ATAU PACARAN?
Tulisan ini ditujukan bagi teman2 muslim yang bimbang, antara menjaga iman atau menjaga hati (sang pacar). Jika teman2 tidak peduli tentang prinsip agama islam, maka abaikan saja.
—-
Orang bilang, sebelum menikah, kita harus mengenal calon pasangan kita terlebih dahulu.
Maka akan ada 2 cara yang dilakukan kalangan muda jaman sekarang, pacaran atau taarufan.
1. PACARAN
Pacaran tentunya adalah proses indah nan luar biasa nikmat. Dimana kita bisa saling mengekspresikan rasa cinta kita pada seseorang yang kita kagumi dan sayangi.
Disini kita bisa mengenal “pacar” kita, bagaimana perilakunya yang lembut, ikhlas untuk antar jemput, traktir makan, atau sekedar memberikan jaketnya di kala hujan ataunpun dingin menerjang. Pacaran adalah salah satu cara mengenali calon pasangan kita dengan baik.
POSITIF
Kisah pacaran selalu menimbulkan kisah2 romantis nan puitis yang takkan pernah habis. Bagaimana sang pria memperjuangkan wanita, sampai sang wanita meleleh kelepek2 dibuatnya. Indahnya dunia ini.
Sering sekali seseorang tergoda karena melihat orang berpacaran, sehingga membuat dirinya ingin mencoba berpacaran dengan orang lain.
NEGATIF
Sayangnya, pacaran termasuk yang tidak diridhoi oleh Allah SWT.
Loh kok bisa? Emang ada perintah Allah untuk gak pacaran?
Nope. Tidak ada ayat yang menyebutkan secara langsung bahwa kita tak boleh berpacaran. Tapi Allah jelas-jelas melarang kita untuk berdua-duaan.
“Janganlah seorang laki-laki berkhalwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…” (HR Bukhori)
Sekarang, siapa yang punya pacar, tapi kalo pacaran ditemenin terus orang ke-3? Hmm, kalo ber-3 mah, kurang romantis atuh aa. Ber-2 biar afdol mah.
Dan konteks berdua juga tidak hanya tentang tatap muka, jaman sekarang bisa via WA, telefon, Video call, banyak cara. Hati-hati.
“Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.Tirmidzi)
Selain itu, temen2 yang berpacaran, apakah selama pacaran, teman2 tidak pernah bersentuhan sama sekali dengan pacarnya? Jika belum pernah, syukurlah luar biasa (walaupun ini jarang). Jikalau pernah, mungkin rasulullah SAW dapat mengingatkan kita.
Bersabda Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR Malik)
Wah, kenapa ya rasul sampai tidak bersentuhan dengan yang bukan mahramnya? Mungkin karena hadits ini juga ya
”Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu’jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283, lihat Ash Shohihah 1/447/226)
“Yaah, aku juga tau sih kak, Tapi aku kepalang sayang kak, aku percaya kok bakal dinikahi dia.” Ujar yang pacaran
Aamiin, semoga gak kayak temen2 saya ya, yang udah dibawa idul fitri ke keluarganya, foto bareng keluarganya, dekat dengan keluarganya, tapi nikah dengan keluarga yang lain ternyata. Kalau kata quotes mah, Sebelum AKAD, maka hubungan ini belum SEPAKAD.
Pacaran adalah cara mengenali pasangan yang memang digemari di kalangan anak muda, tapi sayang, jalan ini juga tidak sesuai dengan perintah Allah SWT. Namun, islam selalu hadir dengan solusi lain, yaitu adalah, TA’ARUF
2. TAARUF
Tak kenal maka taaruf, itulah kalimat yang suka diucap oleh beberapa orang di kalangan remaja mesjid.
Taaruf memang identik dengan anak2 alim, agamis, religius. Tapi ternyata tidak seperti itu juga, banyak orangtua zaman dahulu yang mentaarufkan anaknya yang biasa dikenal dengan dijodohkan. Coba tanya, adak gak disini yang bapak dan ibunya gak pacaran dulu? Yups, orangtua saya salah satunya.
Sang pria juga wanita bisa jadi tidak saling kenal karena dari latar berbeda. Tapi ada satu persamaan dari mereka, mereka ingin menikah.
Lah kok bisa?
Bagi mereka yang taaruf, mereka meyakini bahwa menikah adalah ibadah. Sama halnya seperti salat, tadarus, atau amalan lainnya. Namun bedanya, ibadah ini memerlukan partner, tak bisa dilakukan sendiri.
Maka dari itu, terlepas dari pasangannya cantik, ganteng, kaya, cukup, gendut, kurus, selama mereka ingin menikah, maka mereka akan melakukannya. Itulah kenapa ada istilah “Menikah karena Allah”, karena ini adalah ibadah.
“Lah, terus pacarannya kapan? Gimana mereka tau kalau calonnya cocok?”
Selow aja ndan, nikah taaruf mah gak kayak beli kucing dalam karung, tiba2 nikah, gataunya gak cocok. Ada caranya dan malah lebih gak PHP dari pacaran. boleh lah baca di http://bit.ly/29qWvMc untuk lengkapnya.
Kalau si calon lagi dalam momen gak mau nikah, maka cari yang lain. Kalau si calon mau nikah, tapi gak cocok sama sifat kita, maka cari yang lain juga. Dan ada maksimal waktunya juga (12 pekan), kalau udah itu, ya harus ada kepastian, jadi atau engga. Mening 3 bulan fix keputusannya, atau bertahun-tahun tapi kok si aa gak dateng-dateng ke orangtua yah?
POSITIFnya
Cara ini merupakan cara yang diridhoi Allah SWT. Kenapa? karena dalam taaruf, kita tidak diperkenankan untuk berduaan di tempat yang sepi-sepi. Dan selalu ditemani oleh orang lain (perantara), jadi lebih aman.
NEGATIFnya
Ada juga yang beranggapan, kalau bertaaruf itu khusus anak2 masjid aja. Nope, menjalankan prinsip islam gak harus buat anak masjid aja kelez, kalau begitu mah, yang pake kerudung juga cuman anak masjid doang dongs.
selain itu juga, taaruf identik dengan RIBET BANGEEET! tentu, kata itu pasti keluar bagi mereka yang sudah termindsetkan berpacaran. Udah gitu, perjuangannya lebay lagi. udah mah ribet, pusing lagih, kalau gak cocok gimana coba.
Tapi yang namanya pasangan, bukankah harus diperjuangkan?
Lebih ribet mana, menjalani taaruf dan diberi keputusan pasti. Atau menjalani tapi kok si aa ini gak pasti-pasti?
——–
Jadi, jenjang menuju pernikahannya, mau taaruf atau pacaran? Akhirnya sama kok, cuman prosesnya dan ridho Allah nya aja yang beda.
Silahkan anda yang tentukan sendiri.
btw, semua yang saya tulis di atas ini berdasar dari pengalaman dan juga ilmu yang saya dapet dari temen. Saya belum nikah juga, jadi ini hanya berbagi saja. Mari saling mengingatkan. fyi, saya juga dulu pacaran loh, tapi sekarang sudah engga. hmm, mau udahan dari pacarannya? dibahas di tulisan besok aja yah :)
TAARUF ATAU PACARAN Rumah, 10 Juli 2016 Choqi-isyraqi.tumblr.com
Hehe…
Baru setelah makan jajan ini sampai habis, mendadak keinget jaman kecil dulu. Sedikit nostalgia deh. Wafer berlapis coklat dengan nama “Gery Saluut” dan temennya satu lagi “Gery Cokluut” adalah jajanan favorit aku ketika masih duduk di kelas 6 SD. Ya… tiap hari harus beli gimana caranya, sampai dibela-belain pulang sekolahnya melipir jauh dari jalan yang benar (gara-gara letak warungnya nggak sejalur sama jalan pulang ke rumah) 😂😂😂. Sampai di rumah, kegiatan wajibnya sholat Dzuhur, lalu tidur siang (jadwalnya aja sih kek gitu). Yah, tidur siang itu cm sebatas jadwal aja.
Kukunci pintu kamar, setelah itu kuhidupkan radio butut dengan volume sayup-sayup (biar dikira tidur… sama ortu). Kunikmati alunan-alunan lagu yang mendayu-dayu dari radio tersebut sembari makan “Gery Saluut” dan “Gery Cokluut”, sebelum sesaat kemudian loncat dari jendela kamar, kabur main ke rumah teman 😅.
Langit cerah siang ini 😚😚😚.
-DIALOG SENJA-
(Akan ada banyak cerita ketika sang surya kembali ke peraduannya. Seringkali ada bahagia disaat langit senja mulai menutup tirai jingganya.)
“Hai, Nona! Sudah genap seminggu ini kamu masih saja menghabiskan senja di pantai ini sendiri. Tak bosankah? Bukankah setiap hari begitu-begitu saja. Tak ada beda! Yang ada di depanmu melulu hamparan pasir pantai, deburan ombak dan matahari yang perlahan tenggelam. Tak bosankah? Bukankah hanya ada sepi kalau kamu selalu duduk di tempat ini sendiri? Hei, Nona! Tak bosankah, kau melihat itu semua?“, tegur laki-laki yang sepertinya setiap hari memperhatikanku di sini.
"Justru aku bosan sekali jika setiap senja tiba hanya berdiam diri di rumah saja. Mengunci pintu, menutup tirai jendela kamarku, menghidupkan lampu (kecuali jika ada yang ditunggu kepulangannya, suami misalnya). Ah, sungguh menyebalkan”, jawabku sekenanya.
"Harusnya kamu juga tau kalau setiap senja tiba, warna langit selalu berbeda. Aku lebih leluasa memandang pergantian warna di ujung cakrawala ketika aku berada di pantai seperti ini. Bagiku langit senja seperti menyampaikan pesan bahagia bagi yang melihatnya. Tak terkecuali untukku, yang selalu merasa hidup penuh cinta meski hanya disini sendirian saja ketika senja tiba”, sambungku lagi.
“Mmm.. lagipula, hari ini aku tak sendiri. Ditemani secangkir kopi dan selembar kertas untuk menulis puisi. Mereka berdua jauh lebih setia mendampingi. Dan aku tak perlu was-was ataupun cemas, karena mereka takkan pernah meninggalkanku pergi”. .
(Ah, si Abang sudah berlalu. Percuma saja kulanjutkan ceritaku.)
Jangan takut untuk mencoba bertahan tetap berdiri dengan kaki sendiri. Karena seringkali bersandar pada orang lain justru akan membuat kita terjatuh pada suatu saat nanti (ketika ia mendadak pergi atau barangkali ketika ia sudah lelah dan bosan bertahan disisi).
gincumerahjambu
Kesepian bukanlah alasan yang tepat untuk jatuh cinta. Karena banyak orang yang masih merasa kesepian meski telah menjalin cinta.
-gincumerahjambu-