Aku ingin mencintaiMu dengan sederhana, yaa Rabb
The Bright Sessions

#extradirty
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Today's Document

No title available
YOU ARE THE REASON
Lint Roller? I Barely Know Her

@theartofmadeline
The Bowery Presents
todays bird
occasionally subtle
Cookie Run:Kingdom Official!
NASA

shark vs the universe

izzy's playlists!
Color Me Curious
Sweet Seals For You, Always
Monterey Bay Aquarium

PR's Tumblrdome

bliss lane
seen from Germany
seen from United Arab Emirates

seen from United States
seen from Canada

seen from United Kingdom

seen from Venezuela

seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from Indonesia

seen from United States
seen from United States
seen from Canada
seen from South Africa

seen from Burkina Faso
seen from Ecuador
seen from Australia
seen from United States

seen from Canada
seen from United States
seen from Kuwait
@haliacalma
Aku ingin mencintaiMu dengan sederhana, yaa Rabb
"Kupikir yang paling beruntung adalah yang Allah izinkan hatinya jatuh sejatuh-jatuhnya kepada Allah. Yang Allah izinkan hatinya merasa cukup dengan Allah. Sebab kalau sudah begitu apapun yang terjadi, bagaimanapun keadaannya, dia tau itu hanya jalan buat membuktikan iman dan cintanya ke Allah segede apa. Nikmat banget ya?"
@terusberanjak
Mengejar tapi secukupnya.
Aku tidak mungkin mempertahankanmu dihatiku, tidak mungkin aku menyimpanmu ditempat pertama dalam diriku. Justru aku takut, kalau aku terlalu cinta terhadapmu. Karena kalau sudah jatuh kepadamu, aku pasti akan tertarik lebih dari sebelumnya.
Kamu sangat bahaya kalau sudah membuat hati jatuh cinta. Bahkan untuk orang-orang sepertiku yang mudah jatuh cinta, akan sangat sulit untuk melepaskan. Maka aku menggenggammu secukupnya. Kalau aku tidak mendapatkanmu, ya sudah tidak apa-apa.
Aku hanya mengejarmu secukupnya saja. Karena kalau berlebihan, takut akan sakit, membiru, merusak pikiranku. Karena kamu bisa membuat orang-orang sepertiku hilang arah, lepas kendali.
Cukup aku mengejarmu sebisa diriku saja, tanpa ada rasa memiliki. Aku akan mendorongmu keluar kalau sampai kamu masuk kedalam hatiku. Karena sangat menyeramkan untuk orang-orang sepertiku kalau sampai berhasil dibuat jatuh cinta.
Dunia, aku tidak akan menyimpanmu didalam diriku.
@menyapamakna1
Sampai jumpa saat kita sama-sama udah siap, ya!
Sering kali aku temui, seseorang yang biasa biasa aja. Sederhana, tapi kalau dipandang ia menenangkan, saat berbicara dengannya, yang keluar dari lisannya hanyalah perkataan yang baik, dan ketika bersamanya ia menyejukkan hati.
kucari tau sebabnya. Ternyata kuncinya adalah menghargai diri sendiri. Iya, tidak peduli dengan tanggapan orang lain atas dirinya. Yang dia perdulikan adalah, apakah Allah suka? Atau tidak?, Ia bersikap dan berperilaku apa adanya, jadi diri sendiri.
Ia bersyukur atas semua yang Allah beri untuknya, dan secara otomatis keluar lah positive vibes dari dalam dirinya.
Memang benar adanya, kecantikan wajah hanya akan membuat seseorang menatap. Namun kecantikan hati dan akhlak membuat seseorang menetap.
MasyaAllah Tabarakallah...
Hidup dan hal yang perlu dijuangkan.
Semakin kesini hanya ingin menjadi hamba yang ikhlas. Ikhlas menjalani segala ketetapan takdir, karena setiap takdir Allaah pasti baik.
Semakin kesini hanya ingin diberi kelapangan hati dan ilmu yang luas untuk memahami setiap kejadian dengan penuh sabar dan hikmah.
Tidak terburu-buru, tidak terlalu banyak berharap pada dunia, tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi apapun yang terjadi. Kalau bahagia, ya bahagia sederhana. Kalaupun bersedih, ya bersedih dengan sewajarnya.
Semakin kesini hanya ingin menjadi hamba yang selalu ditolong dalam setiap hal. Dalam hal apapun, dalam keadaan segetir bagaimanapun. Diberi pertolongan untuk terus berbaik sangka kepada Allaah. Bahwa Allaah tidak akan meninggalkan diri ini sekalipun semua orang berpaling.
Ditepian, aku menabur harap. Untuk tidak patah, untuk tidak rapuh. Walau seringkali kenyataan memberhentikan. Allaah, tolong diri ini hingga akhir, tolong..
Aku pernah shalat istikharah, dan bukan perkara meminta jodoh.
Melainkan hanya sekedar meminta:
Ya Allah jika menurut-Mu hidup itu baik untukku, maka hidupkanlah aku di jalan-Mu. Terserah mau Kau apakan aku. Aku hanya ingin bermanfaat bagi-Mu dan bagi hamba2-Mu.
Namun jika menurut-Mu kematian itu lebih baik untukku, maka matikanlah aku dalam keadaan beriman kepada-Mu.
Rasanya itu momen terberat di hidupku bertahun-tahun lalu. Saat ingin mengakhiri semuanya, tapi masih takut sama dosa. :)
Bersyukur masih dikasih kuat sampai hari ini. :)
Dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمُ المَوْتَ لِضُرٍّ نَزَلَ بِهِ، فَإِنْ كَانَ لاَ بُدَّ مُتَمَنِّيًا لِلْمَوْتِ فَلْيَقُلْ: اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتِ الحَيَاةُ خَيْرًا لِي، وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتِ الوَفَاةُ خَيْرًا لِي “Janganlah salah seorang di antara kalian berangan-angan untuk mati karena musibah yang menimpanya. Kalau memang harus berangan-angan, hendaknya dia mengatakan, “Ya Allah, hidupkanlah aku jika kehidupan itu baik untukku. Dan matikanlah aku jika kematian itu baik bagiku.” (HR. Bukhari no. 6351, 5671 dan Muslim no. 2680)
Untuk kamu yang mempunyai cara tersendiri dalam menyembuhkan diri.
Tetap lah dengan cara itu sampai kamu benar-benar tidak menyimpan dendam walau setitik.
@ceritajihan
#skift #syikat #pelantikanukmi #jnukmi #oki #masyaaAllah #alhamdulillah
hari ini, tidak, sedari kemarin, kurasakan apa yang dulu sempat ku nanti, kurindukan. ketenangan dan kedamaian dalam lingkaran ukhuwah, lingkaran orang orang yang senantiasa berusaha menaati perintah Nya.. Rabbi, aku rindu, mohon sampaikanlah hamba, aamiin..
teruslah menyelam, menemui sesuatu yang selama ini kau nanti, kau rindukan. semoga, insyaaAllah..
Hari ini, sore hari, aku mempunyai schedule untuk survei site yang akan digunakan untuk tapak PA 3 ku. Aku pergi bersama Aninda, teman satu kelompok pkkmb ft ku yang sama sama berasal dari jurusan arsitektur. Anaknya supel, nggak pilih pilih teman. Nggak canggung kalau ngomong sama dia, tapi.. tak jarang kami membicarakan orang lain. Ada sedikit ketakutan yang muncul. Jika suatu hari nanti diriku masuk menjadi tokoh pada pembicaraannya dengan seseorang. Ya, aku dengan segala keresahanku. Dan aku sadar, aku pun larut dalam obrolan yang kami lalukan, hingga yah demi 'terlihat asik' dengan dalih agar tak canggung, ada hal yang berbeda dariku. Kenyataan yang aku belum tau pasti, aku iya/tidakkan, bukankan kalau tidak benar aku seperti berbohong?:' Serta membicarakan keburukan orang, bukankan itu menggibah?:' Yaa Allah, ampunilah aku, cukup dengan teguran motor yang tak sengaja tersandung lubang besar nan dalam kau peringatkan aku. Hamba mohon, bantu hamba dengan kekuatanmu, agar hamba bisa selalu istiqaamah menjalankan perintahMu, menjauhi laranganMu, tidak ada daya dan kekuatan melainkan datangnya dariMu ya Rabbi😭🤍
Selalu ada hikmah di setiap detik yang Dia berikan. Maka renungkan.
Maka kali ini berjanjilah untuk lebih mencintai Allaah dari siapapun. Berjanjilah. Sebab memang takkan pernah ada yang bisa mencintaimu dengan sebegitu baiknya kecuali Allaah. Berjanjilah engkau memperbaiki segalanya bukan untuk siapa-siapa kecuali Allaah. Bukankah yang menyelamatkanmu kemarin dari luka yang dalam adalah Allaah? Bukankah kemarin yang menemanimu di saat orang lain menganggapmu baik-baik saja padahal kala itu engkau sedang babak belur adalah Allaah? Bukankah Allaah yang menguatkanmu di kala engkau hampir menyerah begitu saja? Bukankah Allaah yang melakukan semua yang tak orang lain lakukan kepadamu? Maka berjanjilah untuk terus menumbuhkan cinta paling tinggi kepada Allaah. Berjanjilah, sayang.
@terusberanjak
Ada yang sedang berusaha melawan dunia, berupaya keras melapangkan hati, melawan kekhawatiran dan kecewa. Semua perasaan itu berkecamuk dalam hatinya namun hanya senyum yang nampak saat kita bertanya padanya "bagaimana kabarmu hari ini?" Dan ia menjawab baik-baik saja.
Kenyataannya memang kita takkan pernah tau apa-apa tetang siapapun dan kita takkan pernah bisa menjangkau perasaannya yang sebenarnya. Sebesar apapun empati kita barangkali kita benar-benar takkan pernah bisa paham apa yang orang lain rasakan. Sebab kita bukan dia. Kita hanya berupaya berempati sebisa mungkin, bukan benar-benar paham.
@terusberanjak
Hai. Selamat datang di ruang persepsi dan perasaanku. Semoga kamu betah yah!
Kita seringkali kalah oleh keadaan yang menyudutkan kita. Ilmu yang lelah-lelah dicari seketika seperti buih ketika dihadapkan dengan realita yang membuat hati, badan dan pikiran kita rasanya sedang berdiri di tepi jurang. Hai, apa kabar iman?
@terusberanjak
</3
Bersyukurlah kalian yang masih memiliki rasa tanggung jawab.