3 PERKARA
Tentang rejeki, jodoh dan maut yang tak pernah tau jalannya kan bagaimana
Hari ini cukup penuh pikiranku. Memikirkan takdir hidup kan bersama siapa hendak menuju keridha'annya. Semakin berat saat melihat lingkunganmu yang selalu mencoba pressure kita dari segala macam arah.
Rejeki
Tidak melulu perkara uang yang akan didapatkan untuk bertahan hidup membeli beras ataupun pangan lainnya. Nikmat sehat, bahagia, teman juga termasuk rejeki yang sudah ditakar oleh Sang Maha Pengatur. Beribu-ribu syukur atas rejeki yang didapat hari ini dan kemarin harus terus kita pupuk sehingga iya menjadi subur dan menyemai.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 7)
Hal itu lah yang meyakinkanku sejak awal.
Memulai mencari kerja adalah salah satu ikhtiarku dalam menjemput rejekiNya. Bukan Hal mudah, kesana kemarin pun diikhtiarkan. Bahkan hampir lebih dari 100 kali apply lamaran kerja tak satupun diterima. Dalam Dan luar kota dicoba, namun tak satupun dipanggil. Sekalinya dipanggil namun masih belum rejeki. Allah berkata lain.
Lelah pasti, capek sangat... Terlebih lingkungan yang semakin menekan karna sosok satu-satunya sarjana di tempat ini. Semakin berat, memang sejatinya setinggi apapun pendidikannya tak menjadi enak dalam bekerja. Namun prinsip yang telah ditanam bahwa ini ikhtiar atas akan semua yang kehidupan yang lebih baik kelak. Tidak mudah pastinya. Tapi tetaplah kayuh roda hidup ini dengan selalu yakin aku tidak sendiri aku punya Allah tuhanku yang akan selalu mengangkat aku ketika terjatuh.
Hari hari teramat berat, rasa menyerah sepertinya selalu datang dengan tanpa permisi. Sedang hati ini selalu mencoba menyembuhkan lebam yang masih. Mungkin saat itu hampir frustasi mencari kerja. Tapi syukur alhamdulillah kembali Allah panggil jiwa ini untuk selalu mendekat padanya dalam kondisi apapun.
Qadarullah, akhirnya salah satu cv.ku diterima. Kujalani setiap proses dengan percaya diri namun tetap memasrahkan hasilnya pada sang empunya hidup. Akhirnya tempatku sekarang adalah jawaban atas ikhtiar doa dan tawakalku.
Bertemu dengan keluarga baru adalah nikmat yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Terlebih lagi ditempat ini Allah kembali hadiahkan sabarku dengan mencapai hal-hal yang tidak mungkin terjadi sebelumnya. (Next aku tulis ceritanya) eh gak terasa netes air mata ini. maaf kebawa suasana...
Jodoh
Ini adalah bagian misteri ilahi. Yang satu aku yakini. Allah telah menulisan satu nama untukku di laufhul mahfudz. Tugasku sekarang adalah terus memperbaiki diri, introspeksi diri menjadikan lebih baik. Karena sadar diri ini jauh dari kata baik. Satu ayat yang menguatkanku dan menambah meyakinkanku kepada Rabbku bahwa semua telah diatur dengan rencanaNya yang teramat sempurna untuk umatnya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰى ۗ
"Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas."
(QS. Ad-Duha 93: Ayat 5)
Maka apa yang hendak diburu-buru, tuhanku Allah sudah berkata demikian aku percaya itu. Menunggu memang sangat menyakitkan. Tapi bukannya kamu sudah melakukan Hal yang sama saat menunggu mendapatkan kerja.
Allahu rabbi, kuatkanlah hati ini. Yang teramat mudah untuk menjadi sedih. Hal bertemu jodoh yang bisa membawaku mendekatkan dan lebih mendekat padamu sepenuhnya telah hamba pasrahkan. Yang membawa kebahagiaan fiddini waddun ya wal akhiroh. Tawakkaltuh 'alallah.
Meskipun sepantaranmu sudah lebih dulu bertemu jodohnya. Jangan khawatir terus ikhtiar doa tawakkal, terus perbaiki diri untuk memantaskan diri dengan pilihan terbaiknya.
Karena perkara jodoh tidak ada satupun yang tahu. Bukan perkara cepat atau lambat, bukan pula perkara dekat atau jauh, bukan pula tua atau muda. Semua sudah tertakar dengan sempurna olehNya. Yang terbaik akan datang diwaktu yang terbaik pula. Aamiin
Maut
Tak banyak yang dapat dikatakan semoga rejeki dan jodoh yang didapat bisa mengantarkan pasa maut yang husnul khotimah.
To be continue with another story


















