SORE MENUJU SENJA BERSAMA JANJI JIWA
Ditengah bincang-bincang kami di WhatsApp bersama Si Mba sebut saja dia Ririn . Tetiba ada pesan untuk jangan beranjak "tidur" dari dia (maaf memang kebiasaan gitu suka ketiduran pas chatting). Seketika berpikir ada apa? Oh mungkin dia mau curhat, karna memang konteks bincang kami sebelumnya cukup berat sih. Aku pikir seperti itu. Ku tanyalah emang si mba mau kemana? Eh dianya ga bales dong. Kukira dia masih kerja, maklum karena masih suasana WFH (Work From Home).
Tiba-tiba ada nada dering panggilan masuk. Nomornya tidak kukenal alias nomor baru. Lanjutlah di penelfon nanyain posisi aku dimana. Auto kaget dan waspada ya. Maklumlah zamannya begini tidak sedikit orang iseng. Ku tanya balik dia siapa. Eh ternyata dia si bapak driver ojol. Kenapa ni bapak tiba-tiba telfon aku, padahal ga order sesuatu. Begini katanya " mbak Dewi dimana, say dari Gojek mbak mau nganter pesanan" seketika itu pula aku inget, oh ya ini pasti kerjaan si mba yang tiba-tiba orderin minuman kekinian itu (red: janji jiwa).
Memang sih sebelumnya si mba mau orderin itu tp waktunya ga pas, outletnya udah tutup (aturan ditengah pandemi tutup jam 19.00) akhirnya ga kesampaian deh. But today si mba ga bilang apa-apa, langsung aja tuh order. Untungnya ngga lagi shaum syawal hehe. Ini mah ceritanya jadi silaturohmi online. Suguhannya juga DO (Delivery Order)
Oh ya si mba ini posisi ada di Bogor ya. Jaauh banget di sono. Aku tahu mba pengen banget pulkam alias pulang kampung. Tapi kondisi ga memungkinkan. Sabar ya menahan rindunya. Semua indah pada waktunya. Baik-baik, sehat-sehat disana. Semoga cepat berlalu ya pandemi ini supaya bisa pulang dan ketemu.
Si mba adalah salah satu temen terterter deh pokoknya. Dia tau segala tentang aku, kami berjuang untuk Hal yang sama. Semoga mba dimudahkan ya segala hajatnya. Tak do'ain supaya cepet ketemu calon imam. Aamiin
Thanks a bunch my beloved sister ❤️
Terima kasih Gojek Dan Janji Jiwa. Jarak bukan masalah untuk saling berbagi kasih 💞