Yang Perlu Diketahui Semua Orang Tentang Ibrahim (AS)
Dzulhijjah sudah semakin dekat.
Ini adalah hari-hari yang Allah sendiri pilih sebagai hari-hari paling dicintai sepanjang tahun—hari-hari ketika ibadah, dzikir, dan perenungan menjadi lebih berat timbangannya dibanding hari-hari lainnya. Dengan datangnya hari-hari mulia ini, saya ingin berbagi sesuatu yang sangat dekat di hati saya.
Besok, kami akan merilis serial spesial 10 episode berjudul:
"Yang Perlu Diketahui Semua Orang Tentang Ibrahim (AS)"
Izinkan saya sejenak menjelaskan mengapa kami membuat serial ini dan mengapa saya percaya bahwa ini mungkin salah satu seri terpenting yang pernah saya buat, terutama untuk keluarga.
Mengapa Ibrahim (AS)? Dan mengapa sekarang?
Banyak orang tidak menyadari bahwa Nabi Muhammad ﷺ tidak hanya menghormati Ibrahim (AS), tetapi beliau adalah jawaban dari doa Ibrahim (AS). Nabi ﷺ pernah bersabda, "Aku adalah hasil dari doa ayahku, Ibrahim."
Itulah betapa dalamnya hubungan itu. Misi beliau, keluarganya, ritual Haji, Ka'bah—semuanya kembali pada kehidupan satu orang yang luar biasa: Ibrahim (AS), yang hidup dengan keberanian, keteguhan, dan pemikiran mendalam.
Tapi ada tantangan besar…
Kita rayakan namanya, tapi jarang memahami pemikirannya.
Kita tahu kisahnya, tapi tidak selalu menangkap warisannya.
Dan yang paling penting, kita tidak selalu menyadari apa kaitannya dengan hidup kita hari ini.
Pilihan-pilihannya masih membentuk hidup kita sekarang. Ka'bah tempat kita menghadap saat shalat. Doa yang kita panjatkan. Kata-kata yang kita ucapkan. Keluarga yang kita miliki. Semua itu.
Namun dalam seri ini, saya ingin mengajak kita menyelami lebih dalam.
Untuk merenungkan seperti apa pribadi Ibrahim (AS). Bagaimana cara berpikirnya. Pertanyaan-pertanyaan yang dia ajukan. Sikap yang dia ambil. Keberanian luar biasa yang dia tunjukkan saat tak ada satu pun yang berdiri bersamanya—bahkan ayahnya sendiri pun tidak.
Dan bagaimana semua itu masih menjadi cermin bagi nilai-nilai hidup kita hari ini.
Mengapa saya buat ini untuk keluarga
Kalau kita ingin perubahan lintas generasi dalam cara kita berhubungan dengan Al-Qur’an, para nabi, dan jati diri sebagai Muslim, itu harus dimulai dari apa yang didengar, dipikirkan, dan diserap anak-anak kita sejak dini.
Ibrahim (AS) bukan sekadar seorang mukmin. Ia adalah sosok yang kritis. Ia mengajukan pertanyaan sulit, berpikir mendalam, dan tetap teguh ketika semua orang di sekitarnya menyerah.
Jika anak-anak kita bisa melihat hal itu dan menjadikan warisan tersebut sebagai milik mereka sendiri, saya benar-benar percaya bahwa itu bisa mengubah cara mereka membawa Islam dalam kehidupan dewasa mereka nanti.
Karena itu, kami juga membuat buku kerja gratis yang bisa diunduh dan digunakan bersama serial video ini. Buku kerja ini dirancang untuk membantu keluarga Anda—terutama anak-anak—berinteraksi dengan kontennya secara bermakna, menyenangkan, dan penuh refleksi.
📥 Unduh buku kerjanya - https://bayyinah.com/knowabraham/
▶️ Tonton serinya setiap hari - https://www.youtube.com/playlist?list=PLutdSTmJ7bAKNmsOFX33NrJSYUadwwufd
Gunakan ini sebagai pemicu percakapan dan peluang untuk berpikir berbeda tentang 10 hari yang diberkahi ini.
Hari-hari ini bukan sekadar untuk menambah amal. Tapi juga kesempatan untuk terhubung kembali, menyelaraskan ulang. Mengingat siapa diri kita dan siapa yang kita teladani.
Semoga Allah menjadikan musim ini sebagai masa kedekatan, pertumbuhan, dan percakapan penuh makna di rumah Anda.