Ketidakjujuran yg diketahui hanya perlu di balas dengan senyuman 😊
YOU ARE THE REASON
trying on a metaphor
TVSTRANGERTHINGS
ojovivo

roma★
Monterey Bay Aquarium
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
No title available
I'd rather be in outer space 🛸
d e v o n
Misplaced Lens Cap

tannertan36

Kaledo Art

Product Placement

#extradirty
Claire Keane

Discoholic 🪩

ellievsbear
No title available
h

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Maldives
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Singapore
seen from United States

seen from T1

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Canada

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@ijejaohari
Ketidakjujuran yg diketahui hanya perlu di balas dengan senyuman 😊
Aku benci mengingatmu malam ini, menimbulkan gejolak rindu yang berat hingga esok pagi. Aku benci mencintaimu lagi malam ini, menimbulkan rasa ingin memilikimu kembali. Dengan segala keegoisanku, dengan segala perasaanku yang masih utuh, maaf :) aku tak bisa melupakanmu.
Khawatirmu Tentang Masa Depan
@edgarhamas
Jujur saja, sebenarnya apa hal yang lebih membuatmu khawatir dibanding ketakutanmu pada masa depan?
Itulah yang membuat manusia yang kamu lihat —dan barangkali kita sendiri— belajar mati-matian demi ijazah, katanya agar di ‘hari depan’ diterima di universitas ternama. Sibuk kuliah dan ingin cepat lulus, demi 'masa depan’ yang cerah di perusahaan besar. Kerja lembur bagai kuda dengan misi menciptakan 'masa depan’ karir yang gemilang.
Kekhawatiran kita akan masa depan itu seperti kita berlari mengejar bayang-bayang kita sendiri. Tak pernah berakhir, dan selalu membuat hati gelisah. Menghidupkan hari ini demi esok hari. Sebuah cara hidup paling menyiksa yang pernah ada. Dibayang-bayangi esok akan jadi apa dan akan makan apa. Cara pandang seperti itulah yang melahirkan hamba dunia.
Untungnya, kita punya iman. Dengan iman, kita seperti punya obor yang menuntun kita menyusuri hari-hari ke depan yang gelap temaram. Iman membuat kita tahu bahwa selalu ada jalan bagi mereka yang yakin bahwa segala sesuatu —rizki, cinta dan pencapaian hidup— ada di tangan Allah. Maka mereka tenang, namun tak juga berpaku tangan. Mereka tenteram, tapi justru berkarya makin melesat!
Perkara rezeki dan karunia di esok hari, Allah bilang padamu dengan terang, “Kamilah yang membagi-bagi penghidupan mereka dalam kehidupan dunia” (Az Zukhruf 32) Semua sudah ada jatahnya, sudah ada pembagian seadil-adilnya.
Allah tak pinta kita untuk sibuk menghabiskan waktu demi karir. Justru Allah ingin karir kita hidup untuk menyelamatkan waktu kita yang sempit ini; menghidupkannya menjadi ibadah yang bernilai berat di timbangan akhirat.
Bahkan sejatinya, kerja kita, belajar kita, kegiatan kita, koneksi yang kita bangun, relasi yang kita kumpulkan; hakikatnya bukan untuk mencari penghidupan, tapi untuk bersyukur pada Allah. Unik kan? Kerja bukan demi rezeki, tapi sebagai tanda syukur.
Tapi memang begitulah aslinya. Dan itulah yang Allah ajarkan pada Nabi Daud dan keluarganya, “Bekerjalah wahai keluarga Dawud untuk bersyukur kepada Allah. Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.” (Saba’ 13)
Dan kamu pasti tahu, keluarga Nabi Daud justru menjadi keluarga paling kaya sepanjang sejarah manusia. Ia menjadi raja dan anaknya menjadi raja. Bukan sembarang raja.
Yang kamu khawatirkan tentang masa depanmu, sudah Allah cover.
Bersyukurlah dengan menjalani hidup yang bermanfaat bagi dakwah dan umat, itulah cara kita mencover waktu menjadi bulir-bulir pahala yang berat di timbangan amal.
Nanti jika kita tak lagi saling tegur sapa, apakah kamu akan mengingatku sebagai orang yang pernah membuatmu bahagia? Nanti jika akhirnya kita tak berakhir berdua, apakah kamu akan mengenangku sebagai orang yang pernah berusaha untuk semua?
—wordhunter #wordhunterpost
Kenapa Begitu?
Kamu tahu kesalahan itu terletak pada diri sendiri. Tapi kamu terlalu berat untuk berubah.
Hanya disini memang ruang paling terbuka dan terasa nyaman untuk mengungkapkan apa yg sungguh terasa menyesak di dalam dada, untuk mengeluarkan kebahagiaan yg org lain akan merasa sakit bila aku sampaikan.
Betapa mudahnya seseorang menjadi jahat hanya karena ia diam.
Semuanya akan menjadi mustahil jika kau tak pernah memulainya.
(via katajemari)
Bali, Agustus 2016
Apakah kau pernah berada di suatu keadaan di mana untuk menuliskan kesedihanmu saja tak mampu? Saking sesaknya, saking lelahnya. Aku pernah.
(via krisanyuanita)
“Selingkuh adalah cara orang membahagiakan hatinya sambil mendekat kepada karma.”
via ZarryHendrik (via simplygonzi)
Beberapa orang memutuskan untuk mencintai dengan caranya sendiri. Seperti diam-diam mengamati apakah ia baik-baik saja dan sembari menyebut namanya di dalam munajat doanya. Walau tak ada balas, ia tetap saja masih mencinta.
Aksara dandelion (via aksara-dandelion)
Sejatinya kekayaan itu tercipta dengan berbagi. Semakin sering engkau berbagi maka engkau akan semakin kaya. Hiduplah dengan cara berbagi, agar engkau Kaya.
(via ruangteduh)
#Repost @formagat_id with @repostapp ・・・ Setiap yang anda inginkan telah ditulis caranya oleh orang yang telah berhasil sebelumnya. Bacalah buku tulisan mereka. . . #formagat_id #kerabatbacatbgt #ciamisselaras (di Alun Alun Masjid Agung Ciamis Jawabarat)
Aktivitas ini yang tidak bisa aku tinggalkan di setiap hari minggu
Akan terseleksi dengan sendirinya mereka yang mengkhianati sahabatnya sendiri -Ifan Shofarudin Jaohari
Aku membentuk diriku di "Dunia" ini hanya untuk satu orang wanita yang akan mendapingi selama hidupku -Ifan Shofarudin Jaohari