Saya & Kopi Hitam
Bagian ke-1
Minum Kopi sejak dulu sudah banyak digandrungi banyak orang. Namun beberapa tahun belakangan ini kebiasan minum kopi sangat populer. Jika dulu minum kopi identik dengan kebiasaan bapak-bapak di pagi hari, sekarang ini bukan hanya bapak-bapak tapi juga anak muda mulai menikmati kopi.
Saya pun sekarang ini penimun kopi berat, kebiasaan minum kopi awali sejak mulai bekerja selepas lulus sekolah. Menghadapi realitas dunia kerja yang ternyata melelahkan karena bekerja dengan sistem shift. Dari situ saya teringat masa-masa ibu saya bekerja dulu. Beliau sering kali membeli kopi hitam nescafe dan cukup sering minum kopi sebelum hendak berangkat kerja.
Sebuah insight bagi saya yang cukup kesulitan menahan kantuk dikala shift 3, akhirnya saya pun coba untuk meninum kopi hitam sebelum berangkat kerja. Awalnya memang tidak begitu nikmat saya rasa kopi hitam ini, namun lama setelah itu mulai terbiasa dan menjadi kebiasaan.
Bertahun-tahun setelah itu tepatnya 2018 mulai diajak kawan untuk coba minum kopi di kedai kopi. Untuk pertama kalinya saya mencoba kopi hitam dengan sesasi rasa yang unik. Ada rasa pahit khas kopi hitam namun tersirat juga rasa masam beri dan sedikit rasa manis padahal tanpa campuran gula. Kopi apa ini? Saya pikir.
Belakangan saya mulai mengerti kopi apa yang saya minum saat itu, jenis kopi hingga proses seduhnya apa saja dan seperti apa. Hingga saat ini cara seduh manual dengan filter seperti V60, Aeropress, dan flatbottom masih jadi favorit saya. Kalau bicara soal kopi hitam yang seperti apa yang saya suka, saat ini saya sedang senang dengan kopi-kopi yang punya notes buah-buahan. Selain unik, kopi dengan notes buah-buahan sangat cocok untuk diminum disiang hari dengan tambahan es. 🤤














