Melempar keluhan, memang rasanya melegakan. Tapi tak cukup menyelesaikan. Kamu harus memulai dan menata kembali, daya juangmu harus kamu pupuk lagi. Action is the point every blind alley of our mind
ismaya
hello vonnie
Not today Justin
Today's Document
YOU ARE THE REASON
tumblr dot com
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Stranger Things

PR's Tumblrdome
cherry valley forever

No title available
we're not kids anymore.
dirt enthusiast
TVSTRANGERTHINGS

Product Placement

if i look back, i am lost
Cosimo Galluzzi

Kiana Khansmith
KIROKAZE

shark vs the universe
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Germany

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from Finland

seen from United Kingdom
@ismayahere
Melempar keluhan, memang rasanya melegakan. Tapi tak cukup menyelesaikan. Kamu harus memulai dan menata kembali, daya juangmu harus kamu pupuk lagi. Action is the point every blind alley of our mind
ismaya
Aku
Aku seonggok daging yang tak tahu diri, Kian terkelabui oleh dekapan duniawi Padahal sukmaku bukan milikku sendiri Tapi, mengapa jemawa selalu menyelimuti Wahai aku, tolong sadar diri Kamu hanya jelmaan ilahi Yang bisa saja ditinggal dalam sunyi saat kamu lupa posisi
Lumajang,4 Februari 2021
Potret sawah di desa sebelah, dengan kabupaten yang berbeda. Rute bersepeda tiap pagi, darii pinggiran lumajang hingga pinggiran jember. Ya, hanya dengan melewati jembatan penghubung desa, kami sudah sampai di desa, dengan kabupaten yang berbeda, (maklum perbatasan). Alam pedesaan seringkali memanjakan mata, hingga meski melewati rute yang sama rasanya tidak bosan. Selalu ada hal yang diperhatikan, mulai dari pedagang tahu dan tempe yg berkeliling, hingga para petani yang meniup sangkakala untuk mengusir burung yang hinggap di pepadian. Desaku memang tak memiliki wahana wisata seperti desa wisata yang sedang mashur, tetapi aku bersyukur, karena keasriannya akan tetap terjaga. #lumajangsae #jemberterbina (at Rowotengah Sumberbaru Jember) https://www.instagram.com/p/CBvkeayDGNM/?igshid=1dy8ityoqn9ao
-Terbit dari atas Tebu-
Penuh dengan kesadaran, bahwa pandemi ini, membuatku kembali ke desa. Tanpa membenci keadaan. Semua harus dijalani, dengan melihat ke dalam ciptaannya dari bumi dan angkasa. Kita tidak dapat menyetir keadaan diluar diri, kunci bahagia ya hanya satu, sadar dan bersyukur. Hanya itu memang, yang membuat tenang dan nyaman.
Bersyukur hidup di desa, dengan pemandangan indah yang memanjakan mata. Sawah yang mulai menguning, dipasangi orang2an, gambreng, dan petani yang setia menunggui, semenjak pagi.
Banyak hal yang dapat dipelajari, dari sekadar bersepeda di pagi hari. Udara sejuk, matahari terbit, gunung terbentang, pemandangan tak padat, sawah dan pepohonan dengan embun yang menyelimuti.
Petani, memang pekerjaan yang sederhana. Hasilnya pun tak begitu wah, seperti mereka yang berdasi berkendarakan mobil mewah. Masa akan panen, jam kerja petani lebih pagi, berangkat sejak sebelum matahari meninggi. Meneriaki burung yang hinggap sana sini, di dahan padi yang mulai berat dan berisi.
Semua menjemput pagi dengan sukacita, membelai setapak yang dipenuhi rerumputan, basah kaki dibuatnya, tapi katanya ampuh untuk terapi tentang berkesadaran.
Semangat menyambut hari, dan selesaikan patah hati
210 Menit
“Kita ke Malioboro aja dulu” kata teman-temanku yang pernah berkunjung ke jogja untuk kesekian kalinya. Ini kali pertama aku menginjakkan jogja setelah beranjak dewasa, bukan berarti aku sama sekali belum pernah menginjakkan kaki di Jogja, namun ketika diajak belibur ke Jogja usiaku masih 8 tahun, dan yang kuingat hanya Candi Borobudur. Aku menikmatinya suasana jogja yang hangat, tradisional dan sangat kental dengan Jawa.
Wednesday Morning☀
Pohon Penghidupan
Jadikan Ibadah sebagai akar,maka perkuatlah. Jadikan Ilmu sebagai ranting maka perluaslah. Jadikan Usaha sebagai daun maka perlebatlah. Biarkan semua berteduh dan bersandar, Atau hanya sekedar lalu lalang, datang dan meninggalkan.
Bias senja_
Berjalan kaki mengitari alun alun kota jika kota yang engkau tinggali memiliki alun alun yang menjadi pusat bagi orang orang yang mencari keramaian. Engkau berjalan sendirian karena kali ini teman baikmu sedang tak diinginkan, berbaris berbagai toko yang sejajar menawarkan apa apa yang disebut keinginan. warung warung kopi kini tak lagi sederhana, pikirmu. pengetahuan membuatnya menjadi mahal. berbagai pertemuan membuat segelas kopi begitu mahal, engkau kembali berjalan dan meninggalkan kesederhanaan yang dulu dibawakan ayah dengan mengajakmu mengunjungi di kota kelahirannya.
Entah mengepa kata-kata di dalamnya terasa sangat dalam, membuat rindu pada harumnya kampung halaman- Mungkin cerita yang lain kak ???
You keep haunting me and my mind. It’s like everywhere I go, there you are. Standing in all of your glory, with your new lover laughing at her jokes looking so much happier. And I’m always there in the back, still waiting for you to say something. And it’s no surprise when you don’t.
Please stop haunting me // a.s (via mylifeinajournal)
It's seems like exboyfriend or exgirlfriend do right???
Malioboro 210 detik, rindu suasananya, rindu keklasikannya dan rindu perjalanannya~ Setiap tempat mempunyai cerita, begitupun aku dan jogja.