The Midnight Library (Novel bahasa inggris pertama gue yang selesai gue baca!! gue sampe terharu!)
RESENSI NOVEL THE MIDNIGHT LIBRARY
The Midnight Library sebuah tempat yang berada diantara kehidupan dan kematian, tempat dimana kamu mengkaji ulang atau memikirkan kembali kehidupanmu diantara banyak pilihan buku kehidupan.
Nora (Tokoh Utama) merasa sangat putus asa pada kehidupannya, hingga mengalami depresi. Kegagalan, kekecewaaan, penyesalan dan duka yang dirasanya membawa kepada kepahitan dan getirnya hidup. Kematian ayahnya, kegagalan band yang juga memisahkan hubungannya dengan adiknya Joe, hubungan percintaan yang rumit dengan Dan, kesepian, ditinggal mati Voltaire kucing peliharaannya, keadaan itu diperparah dengan dipecatnya Nora dari pekerjaannya. Berbagai obat depresi tidak mampu mengembalikan semangat hidupnya. Di tengah malam yang suram dengan hujan deras, Nora memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan menenggak obat melebihi anjuran.
Namun ternyata kesadaran Nora membuatnya terbangun disuatu bangunan imajiner berupa perpustakaan dengan buku yang jumlahnya tidak terhingga, dengan rak yang berjalan seperti conveyor, Nora juga bertemu dengan Mrs.Elm imajiner yang adalah pustakawan sekolah kesayangannya saat masih bersekolah dulu, Di perpustakaan itu waktu berhenti tepat pukul 00.00.
Perpustakaan itu bukanlah perpustakaan biasa, Mrs. Elm menjelaskan bahwa berbagai buku yang jumlahnya tidak terhingga itu adalah buku kehidupan. Kamu bebas memilih buku kehidupan mana yang mau kamu baca, dan kemudian ketika kamu membukanya kamu akan masuk ke kehidupanmu yang lain. Silahkan pilih yang kamu mau.
Nora awalnya menolak berada di tempat itu, Nora benar-benar ingin mati dan hilang, Nora merasa bahwa di kehidupan dia yang lain pun juga akan selalu ada kekecewaan dan tidak akan pernah berbahagia. Namun tidak bisa, Nora harus melewati tahap itu untuk bisa mati ataupun hidup kembali. Dengan bantuan Mrs. Elm, Nora menjalani berbagai kehidupannya di dunia-dunia Nora yang lain, dimulai dari mengulang kembali kehidupan yang menjadi penyesalan semasa hidupnya dulu, hingga berandai-andai pada berbagai pilihan jenis kehidupan Nora yang lain yang sungguh berbeda dengan Nora yang ada sebelumnya. Nora menjalani kehidupan Nora di paralel-paralel hidupnya yang berbeda dalam waktu sebebas-bebasnya dan lompat dari hidup yang satu ke kehidupan yang lain. Bahkan Nora juga ketemu sesama penyintas kehidupan seperti dia, yaitu Hugo.
Perjalanan Nora ke kehidupan Nora lainnya membawa Nora ke suatu titik jenuh, hingga Nora kembali memutuskan untuk selesai. Namun Mrs. Elm berkata bahwa Nora belum selesai. Perpustakaan ini masih berdiri kokoh jika kamu belum menemukan kehidupan yang kamu mau. Nora merasa belum menemukan hidup yang dia benar-benar mau, Nora sudah merasakan bagaimana menjadi kaya, miskin, populer, orang biasa, menjadi peneliti, pelatih yoga, ibu rumah tangga, pemilik bar, atlet, vokalis band dan lainnya. Nora masih merasa belum menemukan kebahagiaan, bahkan ketika ada kebahagiaan, ada sesuatu kesedihan yang dia harus korbankan.
Nora ingin kehidupan yang sederhana dengan orang-orang yang dicintai dan mencintainya, keinginannya tersebut membawa Nora ke kehidupannya yang baru dengan suami dan anak, karir yang dia inginkan, dan kehidupan yang Nora rasa nyaman dan jauh dari stress, juga tidak jauh dari tempat asalnya di Bedford. Nora sungguh nyaman berada di kehidupan “Nora” yang sekarang ini, meskipun awalnya canggung karena Nora memiliki anak, tapi anak tersebut benar-benar memberikan cinta yang tepat bagi Nora. Nora merasa ini adalah akhir dari lompatan-lompatan hidupnya.
Pada suatu ketika perasaan berkecamuk muncul di pikiran dan perasaan Nora, ketika dia melihat tetangga jomponya yang dulu seriang dia rawat di Bedford, yaitu Mr. Bajarnee yang tidak lagi tinggal dirumahnya, melainkan di pusat jompo, bahkan Mr. Barjanee tidak mengenalnya. Kemudian Nora juga berpapasan dengan siswa pianonya di kehidupan yang dulu, sedang ditahan polisi karena mencuri, padahal siswa tersebut anak yang baik di kehidupan Nora yang dahulu. Kejadian itu membuat suatu penyesalan dalam diri Nora. Nora merasa dia meninggalkan cinta di kehidupan lamanya, meninggalkan orang-orang yang membutuhkannya, meninggalkan orang yang mungkin berarti kecil bagi Nora, ternyata membawa suatu perubahan besar di kehidupan orang lain.
Hingga akhirnya kejadian tersebut membawa keputusan, Nora ingin kembali ke kehidupan aslinya. Kembalinya Nora disambut oleh Mrs. Elm, Nora sudah benar-benar yakin ingin kembali ke kehidupan asalnya. Menjalani hidup Nora bukan hidup orang lain. Keinginan tersebut perlahan-lahan mulai menghancurkan setiap bagian gedung perpustakaan, dan juga akan menghilangkan Mrs. Elm selamanya. Nora bersedih, tapi emang seperti itulah kenyataannya. Mrs. Elm menyuruh Nora untuk mencari buku tersebut di tengah rak-rak buku yang mulai berjatuhan, karena waktu di perpustakaan sudah mulai berjalan. Hingga akhirnya Nora menemukan bukunya dan menuliskan bahwa Nora ingin hidup.
Nora terbangun dari overdosisnya dan kembali ke dunianya dengan pemikiran dan cara pandang yang baru terhadap hidup.
You can ask me how many stars i give for this book :)















