UAS TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Campaign Branding Ā Ā : Letās Break Stereotypes
Hastag Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā : #LetāsBreakStereotypes; #ProLoGue
Tagline Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā : Hal yang Baik Bermula dari PeĀmikiran yang Baik
Target Audiens Ā Ā Ā Ā Ā : Mahasiswa Universitas Atma Jaya Jakarta
Link :
1. Twitter : @lbstereotypes
2. Instagram : @breakstereotypes
3. Blog : http://bricksticks.blogspot.co.id/
4. Tumblr : mariarosari.tumblr.com (main post)
5. Line : Maria Rosari / Geraldine Yasmine
6. YouTube : Theboost0522 // Lets Break Stereotypes
Anggota Kelompok
Maria Adelia Putri Rosari / 2013-022-027 / @mariadeliaputrirosari
Simon Gonzalo / 2014-022-042
Dionysius Ferdinand / 2014-022-046 / @dionalbers
Geraldine Yasmine / 2014-022-056 / @geraldineptrc
Nanda Dwi Yulianti / 2014-022-063 / @nandayulianty
Yoel Yulius Prima / 2014-022-133 / @yuliusyol
Muhammad Faizal Khoidir / 2014-022-143 / @faizalikhol
Deskripsi
Stereotypes sering kali membuat orang-orang seakan terkotak-kotak dan hanya menilai orang lain dari apa yang mereka pikirkan, bukan dari siapa orang itu sebenarnya, bagaimana sikapnya dan sebagainya. Hal ini membuat pergaulan menjadi terbatas, hanya pada orang-orang tertentu yang dianggapnya sesuai. Selain karena pergaulan yang terbatas adanya āpelabelanā ini membuat orang yang dikenai pelabelan bisa saja menjadi tidak nyaman, dan adanya stereotypes ini juga dapat menjadi salah satu bentuk diskriminasi terhadap seorang individu atau pun kelompok. Yang malah dapat berdampak munculnya konflik-konflik tertentu. Berdasarkan pada hal tersebut, kelompok kami melakukan kampanye dengan tema Letās Break Stereotypes. Kampanye ini dimaksudkan untuk mengajak teman-teman mahasiswa untuk berubah menjadi lebih baik, dengan tidak menilai seseorang hanya dari pemikirannya sendiri, dan mengajak teman-teman mahasiswa untuk lebih mengenal orang-orang disekitarnya. Selain itu melalui proses dalam perekaman video dan pengumpulan data melalui wawancara dengan beberapa mahasiswa dan ada juga klarifikasi dari orang-orang menjadi āpembahasanā dalam kampanye ini, orang-orang yang seakan ādinilaiā hanya dari penampilan dan suku ataupun ras, diharapkan dapat memperjelas segala āpemikiranā dari pihak-pihak tertentu yang belum tentu kebenarannya, dan juga dapat merubah persepsi seseorang tentang āhalā yang hanya tampak di luarnya saja, mengajak orang untuk lebih peka dan lebih mau mengenal orang-orang disekitarnya
Karena target audiens kami adalah mahasiswa yang notabene adalah usia muda, media komunikasi yang kami gunakan merupakan jenis media sosial yang cukup familiar dikalangan mahasiswa, seperti :
Twitter : kami membuat akun twitter baru Ā dan dengan menggunakan hastag dapat meningkatkan jumlah orang yang melihat update kami melalui twitter tersebut.
Instagram : untuk instagram, kami memilih untuk membuat baru. Hal ini dikarenakan Instagram (IG) memang lebih populer dibanding twitter, dan juga untuk melihat seberapa besar respon dari pengguna IG terhadap penggunaan hastag tersebut. Tampilan IG yang lebih mudah dan variasi dari bentuk post yang kami unggah menjadi salah satu daya tarik sendiri. Karena selain foto, kami juga menyertakan video dengan durasi singkat, sehingga dapat di unggah ke media sosial ini.
LINE : tampilan LINE yang sekarang dilengkapi dengan timeline memudahkan kami untuk mengunggah berbagai konten dari beragam bentuk. Mulai dari text, link, video, dan juga picture. Selain itu dengan kemudahan seperti, āsekali like, langsung tersebar ke timelineā membantu kami untuk mengenalkan kampanye kami tidak hanya kepada target audiens kami, melainkan juga kepada teman-teman yang ada di LINE target audiens kami tersebut.
YouTube : untuk mendukung tampilan kampanye, kami menggunakan video dan audio yang kami unggah di YouTube. Tidak seperti sosial media lainnya, YouTube tidak memiliki batasan dalam durasi video, sehingga kami dapat meyajikan video secara lebih lengkap dengan durasi yang memadai.
Tumblr : menjadi main post untuk kampanye kami, karena platform tersebut memiliki gabungan fitur dari berbagai sosial media yang ada. Video yang diunggah tidak memiliki batas durasi, kami dapat melakukan hyperlink kepada suatu website lain yang menjadi sumber data kami, selain itu dapat memuat gambar baik dengan format JPEG ataupun GIF.







