Ya sampai saat ini-pun, menjadi bayangan dicerita kecil mereka yang pernah aku dengan sadar dan ikhlas tak ingin menjadi hal yang terlihat. Dan diperkenalkan untuk selanjutnya dikemudian waktu.
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

Janaina Medeiros
Monterey Bay Aquarium
h

Kaledo Art
Sweet Seals For You, Always

PR's Tumblrdome
NASA
No title available
No title available
Sade Olutola
Peter Solarz

titsay

JVL
Cosmic Funnies
$LAYYYTER

#extradirty
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
noise dept.

❣ Chile in a Photography ❣
seen from United States
seen from New Zealand

seen from India
seen from Malaysia
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from United States
seen from Colombia

seen from Colombia
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
@maskuduak
Ya sampai saat ini-pun, menjadi bayangan dicerita kecil mereka yang pernah aku dengan sadar dan ikhlas tak ingin menjadi hal yang terlihat. Dan diperkenalkan untuk selanjutnya dikemudian waktu.
Sejenak terbesit, ingin berjumpa dan menyapa dan tertawa bersama. Memikirkan hal yang dulunya takut untuk kehilangan. Dan akhirnya memang tidak bersama tapi sudah lega melepaskan.
Pada akhirnya menyendiri memulai sebuah cerita tentang pengembangan dari segala rasa tak berhenti untuk seseorang, mereka yang sudah kutemukan atau mereka yang akan aku cari nantinya. Semoga adalah doaku untuk saat ini. Yang terbaik yang diharapkan kedepannya.
Entah apa sebenarnya tujuan yang tak pernah disebut ini, memperbaiki atau jatuh untuk menemukan.
Ingin mengucapkan tapi tak mampu bertutur kata yang tepat. Sekadar menyampaikan yang mudah dipahami saja tak mampu. Apa lagi hal bisa di coba?
Semoga dalam yang telah tertulis ini dapat dipahami nantinya. Semoga apapun yang ditunggu dapat kau membacanya. Semoga waktu akan mempertemukan dalam waktu yang baik.
Kehilangan rasa dalam menyampaikan kehilangan ingin untuk menyampaikan nya.
Kau paksa untuk memahamimu, tapi kau enggan untuk mendengarkan sudut pandang lain atas itu. Kau paksa apa segala hal kecil menjadi dibesarkan. Dan hal besar kau biarkan tetap memahamimu walau jalan keluar bukan disana.
Tak apa kalau memang sudah melupakan, tapi kuucapkan terimakasih dan bahagia selalu.
Jangan sampai turunkan standar ketaatan, hanya demi dinotice seseorang.
Tetaplah terjaga, hingga yang menjaga pula menemukanmu.
Tetaplah mahal, hingga yang layak memilikimu bisa mendapatkanmu.
Gausah cari perhatian manusia ya, gaada gunanya :))
Entah apa, mau menyusun kata dengan manis atau umpatan yang rasanya ingin dikeluarkan dari pemikiran ini, tentang hal hal yang selama ini tak pernah diharapkan atau dibayakangkanpun akan terjadi, tentang cerita cerita yang ada seperti dalam sinetron yang ternyata ada juga di kehidupan ini. Ya, begitulah. Sedikit kata ini belum menjabarkan.
Aku sedang mencari mu nona, entah bagaimana ujungnya nanti, adakah pertemuan yang tak disengaja, atau dengan sengaja aku mencari mu seolah tak kesengajaan itu yang hadir dari temu yang sebenarnya sudah aku rencanakan untukmu.
Kamu menghilang, dengan pamit bersama senyum diantara kita, seolah kita berbincang seperti biasanya. Kamu sampaikan tawa, aku balas dengan candaan. Kita baik baik saja waktu itu.
Hanya saja kamu ingin menemukan dirimu yang lebih baik dengan introspeksi diri yang hanya kamu yang tau bagaimana caranya.
Aku yang masih bingung dengan pilihanmu, tapi aku tetap menghargai apapun itu.
Terima kasih untuk waktu yang pernah bertukar cerita.
Semoga kau berkenan untuk berani menyelamatkan diri dari hal-hal yang berbahaya. Melepas ketakutan yang terus ada di dalam hati. Kehilangan orang yang sebenarnya toxic, menerima rencanamu gak berjalan dengan lancar. Kamu berhak merasa lega, kamu berhak lepas dari hal-hal yang bikin perasaanmu jadi gak enak.
@ngasihjedaa
Ada tuhan yang sedang kau abaikan, tapi dengan sombongnya berharap semua yang diinginkan dikabulkan. Ada kewajiban yang harusnya kau lakukan Sebagai tanggung jawab untuk penciptamu. Dengan sadar kau lewatkan.
Memang benar katamu aku masih belum sebaik itu untuk mengatakannya, tapi...
Yasudahlah aku tak mau berdebat.
Rezeki datangnya serupa iseng-iseng berhadiah. Yang bekerja keras, belum tentu rezekinya lebih besar dari yang berjalan santai. Sebab begitulah hidup. Kamu hanya perlu menjalani sebisanya. Sekuatnya. Dan seikhlasnya..
Dan, entah apa yang ingin disampaikan selanjutnya.
Tentang upaya memperbaiki dan mempersiapkan diri dari hal-hal yang tak terduga nantinya. Memulai kembali apapun yang sebelumnya lebih banyak terabaikan dan menjadi opsi cadangan. Yang sebenarnya itulah tujuan utama hidup selama ini, mencoba berupaya menjadikannya hal penting kembali, agar hal-hal lainnya secara tanpa disadari akan ikut mulus mengalir, melewati level demi level di kehidupan yang entah sampai kapan akan terus dilalui.
Entah itu akan berakhir sebelum tujuan terbaik akan tercapai. Mungkin saja
Tapi, semoga upaya dan usaha yang sudah di lakukan adalah pilihan terbaik dari apapun skenario yang sudah dipersiapkan. Walau kita tak pernah diberitahu bagaimana perjalanan itu akan, Dilalui.
Yaudah, sudah terjadi. Semoga doa terbaik ini tersampaikan.
Dua kali dengan alasan yang sama, dari dua orang yang berbeda. Dirimu dan juga Dia yang pernah sempat aku doakan ketika itu.
Kesadaran ku sangat jelas, suatu hari akan keluar kata-kata itu dari mulut kalian.
Dia karena menemukan "seseorang" yang Leh dulu dan cukup untuk menuntun dia kejalan yang baik dimasa depannya.
Dan dirimu karena patah oleh orang lain yang bukan diriku, aku yang selama ini hanya mendengarkan, dan tak mampu mengungkapkan karena orang itu. Terkena juga imbasnya.
Kau yang Patah karenanya, Aku yang terkena imbas dan akhirnya juga ikut patah karena tak sempat sekalipun menjelaskan semua jawaban yang tak perlu kau tanyakan itu.
Disini aku menulis, entah menunggu dibaca nya, atau hanya sekadar ingin mengeluarkan hal yang selama ini ku diamkan.
Dia yang mematahkan hatimu, aku juga yang kena imbasnya.
Kamu yang tiba-tiba hadir tanpa aba-aba, disaat aku yang sedang tak melihat kearahmu. Aku ladeni dan aku beri waktu sewajarnya,
Ketika aku sedang patah, kamu masih tetap hadir membawa cerita tentangnya. Dan aku mulai meladenimu dengan lebih, dan akhirnya mulai timbul rasa yang sebelumnya kadang aku tak mengerti.
Tahun-tahun berjalan kau masih tetap ada, dan aku mulai jatuh dengan mudahnya dihari-hari kau hadir tanpa kusadari.
Aku ingin tetap baik-baik toh kita juga tak pernah ada yang lebih.
Apakah ini cobaan atau hasil dari kelalaian yang selama ini aku lakukan. Dosa yang tanpa sadar menjadi terus berjalan. Mencoba memperbaiki tapi akhirnya. Dosa itupun tetap dilakukan.