Kehidupan pernikahan itu adalah kehidupan yang kompleks. Terlihat mudah dijalani namun juga banyak liku dalam melaluinya. Ada banyak hal yang akan kita temui kala diri kita memutuskan untuk menikah. Itulah sebabnya pentingnya memilih dengan selektif pasangan yang kelak akan mendampingimu nantinya.
Sebab dalam pernikahan bukan lagi tentang bagaimana menemukan cinta yang sehidup semati. Namun saling merawat cinta yang bertumbuh untuk sehidup sesurga. Untuk itulah dibutuhkan tenang salah satunya. Rasa tenang dalam sebuah rumah tangga tentu tidak bisa diraih dengan begitu mudahnya. Namun rasa tenang itu akan hadir kala melaluinya kamu dan pasanganmu bersepakat untuk mengembalikan segala sesuatunya kepada Allaah saja.
Apapun ujian yang akan datang, bersepakat untuk segera menyelesaikannya dengan jalan dan cara yang terbaik. Sehingga terciptalah sebuah hikmah ang bisa didapatkan setelah ujian itu datang kepada pernikahan kita nantinya.
Ketika proses ta'aruf tanyakanlah bagaimana cara ia menghadapi masalah dan bagaimana menyelesaikan masalah tersebut. Dari jawabannya kita akan tahu bagaimana dia bersikap hikmah kala nantinya ujian dalam rumah tangga itu akan hadir. Tentunya sesuatu yang muaranya hanya kepada Allaah maka jalan keluarnya hanya Allaah saja yang akan menolong.
Tenang dalam sebuah kehidupan pernikahan itu penting. Sangat penting. Berapa banyak pasangan yang mudah marah dan tidak tenang dalam menghadapi masalahnya sehingga melakukan tindakan yang gegabah yang mana pada akhirnya akan ia sesali tindakan tersebut. Untuk menghadirkan tenang sekali lagi dengan meminta pertolongan Allaah agar diberi kehidupan rumah tangga yang adem ayem.
Tidak ada rumah tangga tanpa ujian, semua rumah tangga akan melalui ujian demi ujian yang tingkatnya berbeda-beda. Namun tidak semua rumah tangga Allaah karuniakan sebuah ketenangan dan rasa nyaman bagi pasangannya satu sama lain.
Hari ini, mari mencoba bertanya kepada diri sendiri. Sudahkah menjadi pasangan yang mana kala ia dekat dengan kita, kita menjadi salah satu yang membuatnya tenang dan nyaman. Yang segala cerita akan ia ceritakan semuanya kepada kita dan berdiskusi bersama bagaimana jalan keluar baiknya setelah ia meminta pertolongan kepada Allaah perihal tentang masalahnya.
Semoga memang demikian, kita menjadi salah satu seseorang yang ia doakan seperti halnya doa yang termaktub dalam surah Al-Furqon ayat 74
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Kebaikan yang diupayakan || 21.34