"Jangan terlalu bahagia atau terlalu sedih, siapa tau cuma sebentar. Jadi, secukupnya aja."
-rhsmd-
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
taylor price
No title available
🪼
noise dept.
I'd rather be in outer space 🛸
d e v o n
Show & Tell
trying on a metaphor
Cosimo Galluzzi
hello vonnie

★

⁂
cherry valley forever

blake kathryn
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
wallacepolsom
almost home
will byers stan first human second

shark vs the universe
seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Mexico
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Brazil

seen from Canada

seen from Singapore
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
@mlndwr
"Jangan terlalu bahagia atau terlalu sedih, siapa tau cuma sebentar. Jadi, secukupnya aja."
-rhsmd-
Lelah, Tapi Masih Ingin Percaya
Tuhan, aku menyerah. Di mana “yang terbaik” yang selama ini kuucapkan dalam doa, di antara malam-malam yang tak lagi punya nama? Di mana “yang terbaik” yang pernah kumohonkan pada-Mu tiga, lima tahun belakangan, sampai kata-kata itu sendiri terasa seperti batu yang habis digosok dan jadi tumpul?
Kalimat itu menggantung berulang-ulang di kepalaku. Beratus kali aku mengucapkannya dalam hati, beratus kali pula aku menelannya lagi sebelum sempat menjadi suara. Aku menipu pikiranku sendiri dengan kata sabar, dengan kata yakin, padahal di dalamnya ada ruang kosong yang minta diisi.
Aku pernah berada di satu masa ketika doa menjadi satu-satunya bahasa yang kumiliki. Aku menggumamkan “yang terbaik” dengan sisa napas yang bahkan tak sempat kuberi tanda tanya. Aku mengulangnya seperti mantra, berharap Tuhan mengerti yang tidak bisa kujelaskan.
Tapi di titik-titik tertentu, aku mulai ragu. Apakah aku benar-benar mendapat yang terbaik, atau hanya sedang belajar menelan kenyataan? Apakah doa ini masih berjalan, atau hanya memantul kembali ke diriku sendiri, tanpa ada yang menangkapnya?
Aku tidak kapok. Sekali lagi, Tuhan, aku mohonkan “yang terbaik” dari-Mu untukku. Aku mohon, meski tak tahu seperti apa rupa “terbaik” itu, meski aku tak tahu kapan akan datangnya. Aku mohon, dengan sisa yang masih ada pada diriku—napas, luka, dan sedikit keberanian untuk percaya lagi.
Tidak pernah usai.
Karena, memang tidak pernah dimulai.
-mlndwr-
09.03.36
Dear You🤍
Your soulmate is not someone you find, but someone Allah reveals to you, at the right time, in the right place." Love is not a coincidence, but a divine appointment, written in the pages of Qadr and when Allah writes your love story, every chapter unfolds with precision, every word with purpose.
So don't rush the chapters of your life, for Allah is writing a masterpiece, and your spouse is the missing page. Trust in Allah's timing, for He knows the perfect moment to unite two souls, patience is not waiting, but trusting Allah's plan, even when the wait seems long."
("And among His Signs is this, that He created for you mates from among yourselves, that ye may dwell in tranquility with them." (30:21)
Jodohmu bukanlah seseorang yang kau temukan, melainkan seseorang yang Allah tunjukkan kepadamu, pada waktu yang tepat, di tempat yang tepat. Cinta bukanlah kebetulan, melainkan janji ilahi yang tertulis dalam lembaran Qadr. Ketika Allah menulis kisah cintamu, setiap bab terungkap dengan presisi, setiap kata dengan tujuan.
Jadi, jangan terburu-buru dalam menjalani bab-bab hidupmu, karena Allah sedang menulis sebuah mahakarya, dan pasanganmu adalah halaman yang hilang. Percayalah pada waktu Allah, karena Dia tahu saat yang sempurna untuk menyatukan dua jiwa; kesabaran bukanlah menunggu, tetapi mempercayai rencana Allah, bahkan ketika penantian terasa lama.
"Dan di antara tanda-tanda-Nya adalah bahwa Dia menciptakan bagi kalian pasangan-pasangan dari kalangan kalian sendiri, agar kalian dapat hidup tenteram bersama mereka." (30:21) @herr-qalb
(Ya Rabb, Anugerahkanlah kepada kami pasangan, serta keturunan-keturunan yang menyejukkan mata dan hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa, Aamiin ya Allah)
🤲🏼
“Ya Allah, jangan Engkau ambil nyawaku secara tiba-tiba, jangan pula Engkau panggil aku saat aku lalai. Anugerahkanlah kepadaku tenggang waktu agar aku sempat kembali kepadamu, bertobat dari dosa-dosaku, sebelum tibanya kematian”
— Doaku jumat sore
Waspadalah dari 2 jenis tipu daya setan;
Yang pertama, mengkhawatirkan apa-apa yang belum terjadi di masa depan.
Yang kedua, meratapi apa-apa yang sudah terjadi di masa lalu.
Sebab terlalu mengkhawatirkan apa-apa yang belum terjadi di masa depan hanya akan menjadikanmu diliputi rasa takut sepanjang waktu. Bahkan engkau dibuat takut sekali kehilangan sesuatu yang belum tentu menjadi takdirmu. Hingga akhirnya bukan keridhaan Allah lagi yang kau tuju, tapi kau mulai disibukkan dengan berbagai macam upaya untuk mengejar keridhaan dan validasi manusia. Alangkah ruginya. Lalu, saat yang kau harapkan ternyata tak berjalan sesuai dengan rencana, engkau akan begitu mudah dihasut setan untuk berburuk sangka kepada Allah. Wal iyyadzu billah.
Pun juga, meratapi apa-apa yang terjadi di masa lalu hanya akan menjadikanmu sedih berkepanjangan. Menjebakmu dalam sudut pandang bahwa selamanya dirimu adalah korban. Membuatmu sulit untuk melangkah ke masa depan. Jangankan memaafkan orang lain, untuk memaafkan dirimu sendiri saja rasanya berat sekali. Hingga kau pun terus-terusan menyalahkan dirimu bahkan engkau mulai berani menyalahkan takdir yang Tuhan tetapkan untukmu. Hatimu merasa begitu lelah dan akhirnya setan berhasil membuatmu berputus asa dari rahmat Allah. Wal iyyadzu billah!
Lalu bagaimana caranya agar kita tidak terpedaya oleh 2 jenis tipu daya setan itu?.
Belajarlah untuk terus berbaik sangka kepada Allah terutama saat rencana-rencanamu tidak seiring sejalan dengan skenarionya Allah. Yakini bahwa Allah yang paling tahu skenario terbaik untuk masa depanmu.
Dan belajarlah untuk ridha pada setiap takdir yang Allah pilihkan terutama saat takdir itu tidak sesuai dengan yang kau harapkan. Yakini bahwa itulah takdir yang terbaik untukmu meski engkau belum tahu hikmah dibalik penetapan takdir itu.
Tentu tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa diupayakan. Mintalah pertolongan Allah dengan terus meningkatkan ketaqwaan.
Wattaqullah, wa yu'allimukumullah!
Allahu a'lam bishawab.
rizqan kareema
Buramnya masa depan dan ketidaktahuan kita soal hari esok itu harusnya mendatangkan prasangka baik pada-Nya, menghadirkan tawakkal sepenuhnya setelah ikhtiar kita dalam berencana. Dan sedihnya, kita selalu lupa untuk tawakkal dan berprasangka baik untuk masa depan.
Bukannya tidak ada jaminan ya, kalau tempat bekerja kita itu akan menjadi tempat kerja selamanya? Atau soal pasangan yang kita pun tidak tahu kapan usianya, bisa saja ia meninggalkan kita sewaktu-waktu, sebab dia pun juga milik Allah, kan?
Bukan maksudku membuatmu takut atau khawatir, aku hanya ingin berbagi rasa agar kita sama-sama belajar. Bahwa masa depan itu bukan untuk kita pusingkan sehingga menghadirkan prasangka buruk.
Live in the Present, kita menyebutnya dengan itu. Waktu dimana kita berusaha menikmati hari yang sedang kita jalani, ya hari ini. Bukankah Rasul juga menyampaikan, andai kita bangun pagi hari ini dengan badan yang sehat, kita juga punya tempat tidur dan tempat tinggal hari ini, dan ada pula makanan untuk hari ini, maka kita sebenarnya memiliki dunia seutuhnya. Rasul tidak menyampaikan hari besoknya, lusanya, esok lusanya, tapi hari itu saja.
Yaa Rab.. Mudahkan lisanku untuk memuji semua nikmatmu, lapangkan hatiku untuk menerima setiap pemberianmu, dan kuatkan imanku agar syukur dan tawakkalku selalu ada untukmu.
Kuningan, 2 Januari 2024
Menanti Hujan.
@jndmmsyhd
"Ada kalanya mencari kesenangan di tempat ramai. Dan ada kalanya mencari ketenangan di tempat sunyi."
-mlndwr-
14.01.25
“Kenapa capek-capek masuk hutan dan sakit badan?” tanya kawan. “Hutan mengajarkan saya tentang hal-hal yang kota tidak bisa ajarkan,” jawabku - Fiersa Besari
15.12.24
"Jika lukamu sedalam laut, ikhlasmu harus seluas langit." - Patahan Ranting
13.11.24
Kita hanyalah manusia yang terluka, terbiasa tuk pura-pura tertawa. Namun bolehkah sekali saja ku menangis? Ku tak ingin lagi membohongi diri.
" Runtuh - Feby Putri feat Fiersa Besari "
10.10.24
Luka di hati itu tidak mudah disembuhkan, bahkan seringkali ia terbuka cukup lama hingga bertahun-tahun. Uniknya, luka itu hanya akan sembuh jika dibasuh dengan maaf dan sabar, sembari meminta kebaikan dari Tuhan yang menggenggam setiap hati manusia. Wahai hati, melembutlah.
Luka yang terlalu lama seringkali mengakibatkan infeksi dan merembetnya luka, entah dendam, hasad, iri, bahkan jiwa yang tidak bisa mendapatkan kebaikan.
Sesiapa yang hatinya sedang sakit, semoga Allah sembuhkan, mintalah bantuan dan pertolongan pada Allah, agar mudah bagi hati memaafkan dan melapangkan dada.
@jndmmsyhd
Kita tidak sedang balapan, jadi fokus saja pada tujuan masing-masing.
-mlndwr-
15.9.24
Hallo Lisa, Jennie, Jisoo, Rose as Blackpink. Happy 8th anniversary, girls 🖤🩷
8.8.24
#blackpink
Ada waktu-waktu, hal buruk datang berturut-turut Semua yang tinggal juga yang hilang, seberapapun absurdnya pasti ada makna.
"Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan - Bernadya"
25 | 07 | 24
Tak semuanya bisa ku bagi, ada yang mending hanya untukku sendiri.
Hidup 'kan aku yang jalani, tak semua orang bisa mengerti.
"Juicy Luicy ~ Segala-galanya"
14 | 07 | 24
Bukan hanya jadi second choice. Tapi selalu jadi last choice, di manapun, dan kapanpun.
-mlndwr-
30.06.24