“Sebagian ingin dimengerti payahnya, sebagian ingin diikuti kejernihannya. Padahal keduanya sama-sama menuntut orang lain melompat, bukan berjalan bersama.”
seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Switzerland
seen from China

seen from Portugal
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from China
seen from China

seen from United States
seen from Switzerland
“Sebagian ingin dimengerti payahnya, sebagian ingin diikuti kejernihannya. Padahal keduanya sama-sama menuntut orang lain melompat, bukan berjalan bersama.”
Tunesday #10!!
Sorry it's late. Goodbye 2025!! Enjoy some great pics from this year (and from 2024 but mostly this year lol)
My Wife's An Angel - Yeah, I Bet
Paul Dempsey - Shotgun Karaoke Volume II
Lingua Ignota - Let The Evil Of His Own Lips Cover Him
The Orchestra (For Now) - Plan 76
Blut Aus Nord - Ethereal Horizons
Corpus Delicti - Liminal
Latter - What Lives Inside Me
Witchrot - Soul Cellar
Runtuh - Ambiguous Man
Mouth Wound - TALLOW
I wanted to suggest we all listen to Lingua Ignota's Caligula demos but they're not on Spotify (which sucks anyway). Grab it on Bandcamp!
Saat tulisan ini berhasil di unggah, lagu ini baru berumur 2 hari. Diawali dengan “Ku terbangun lagi di antara sepi, hanya pikiran yang ramai”. Meski siang hari berhasil dilalui, terkadang malam lebih rumit untuk diakhiri. Saat rasanya ingin mengutuk diri, tapi tersadar akan banyak hal yang berhasil dilewati.
Ketika dunia memperlihatkan bahwa adil benar-benar dipertaruhkan di dalamnya, sudah berusaha bersyukur sekuat tenaga, tapi “rela memang tak semudah kata”. Berpura pura tertawa, menahan luka, kita hanyalah manusia biasa. Beberapa luka tidak mudah sembuh seutuhnya. Bekasnya berlindung di balik kata 'hanya sedang lupa'. Hingga semuanya bercampur menjadi satu sampai rasa sakitnya sudah tak berupa.
Yang luarnya utuh, barangkali dalamnya hilang separuh. Terlihat tangguh, padahal rapuh. Semoga sampai suatu saat nanti, saat dunia kembali bergemuruh, tidak mudah untuk runtuh.
Bukan tentang orang lain, melainkan tentangmu. Iya, kamulah satu-satunya yang bisa meruntuhkan segala benteng dalam retorika hidup yang kamuflase.
-Typu-
Untuk Pengingat
Kepada diri sendiri
Jangan lagi berambisi
Apalagi sampai tak punya hati
Seakan nyawa tak berarti
Dunia bisa saja runtuh
Seketika dengan gemuruh
Kita bisa saja jatuh
HIngga tiada lagi yang utuh
Runtuh
Kita pernah menjadi satu dan utuh. Tapi runtuh
Kita pernah saling menguatkan dan mendampingi. Tapi tak lama
Kita pernah mencoba dan mempertahankan. Tapi gagal
Kita, aku dan kamu kini menjauh
BUKAN PEDIHKU
Dalam tubuhmu, bersimbah sajak lama yang lelah
berkeringat, dihabisi masa yang enggan membunuh
dengan mudah.
Untaian kata saling menyapa;
kau dan aku. Kita di dua lembar yang saling ujung.
Dan reruntuhan rumah yang nestapa
meronta minta dibangun lagi
tapi kini, mana bisa?
Aku membangun atas dasar cinta
beda dengan pekerja yang mencari harga.
Rapuh lalu hilang.
Kali ini bukan tentang aku
tidak ada pedih yang kusesali.
Sajak ini adalah tentang hancurnya engkau
pada hari-hari dimana aku tak peduli.
— Bandung, A.
34 cedera apabila bumbung runtuh semasa majlis perkahwinan di Kunar Afghanistan
Seramai 34 orang cedera apabila bumbung sebuah rumah runtuh semasa majlis perkahwinan di wilayah Kunar, timur Afghanistan pada Isnin, menurut kenyataan kerajaan wilayah pada Selasa, lapor Xinhua. Sebuah majlis perkahwinan sedang berlangsung di daerah Chapa Dara apabila bumbung sebuah rumah runtuh, menyebabkan 34 orang membabitkan lelaki, wanita dan kanak-kanak cedera, kata kenyataan itu, memetik…