Aku telah menerima sepenuhnya bahwa kau adalah mimpi yang tak teraih, doa yang tak terijabah, dan kenyataan yang tak bisa digenggam. Maka pergilah, aku melepaskanmu.
(via krisanyuanita)
will byers stan first human second
he wasn't even looking at me and he found me
wallacepolsom

❣ Chile in a Photography ❣

Origami Around

⁂

if i look back, i am lost

izzy's playlists!
I'd rather be in outer space 🛸
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Jules of Nature
Monterey Bay Aquarium

★
trying on a metaphor
taylor price

pixel skylines
noise dept.
h
macklin celebrini has autism

#extradirty
seen from Russia

seen from Pakistan
seen from Canada
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Finland
@nazirapokkisham
Aku telah menerima sepenuhnya bahwa kau adalah mimpi yang tak teraih, doa yang tak terijabah, dan kenyataan yang tak bisa digenggam. Maka pergilah, aku melepaskanmu.
(via krisanyuanita)
“Ada rindu yang boleh buat hati kita rasa bahagia berbunga bunga. Namun ada juga rindu yang membuatkan kita menitis air mata.”
— Rindu pada yang sudah tiada.
“stop expecting honesty from people that lie to themselves.”
— Iman Europe
Wishing a happy and peaceful Ramadan to all the Muslims here tonight. I hope Ramadan is generous to you and brings many blessings your way. 🌙💛
Her character will raise your children, not her beauty.
“Alasan ‘sibuk’ sering digunakan banyak orang, contohnya seperti terlalu ‘sibuk’ sehingga lupa untuk membalas pesan. Padahal sebenarnya tidak ada orang yang benar-benar sibuk. Sesibuk apapun dia, jika memang kamu masuk ke dalam prioritasnya, dia pasti akan memastikan pesan darimu masuk dan membalasnya secepat yang dia bisa. Jadi, pertanyaan selanjutnya adalah apakah kamu termasuk ke dalam prioritasnya?”
—
Speaking from experiences, from both sides. It’s all about priorities.
// A.W.
(via surat-pendek)
“Yang jahat adalah yang dulunya pernah baik, namun dijahati. Yang pergi adalah yang dulunya pernah setia, namun tidak dipedulikan.”
— (via mbeeer)
“Namamu muncul di kolom notifikasi. Namun entahlah; melihatnya mengapa aku tidak sebahagia dulu lagi? Melihatnya mengapa hatiku mendadak terasa perih sekali?”
— (via mbeeer)
“Jadi, sebenarnya kita ini apa?”
—
Pertanyaan yang selalu tertahan di bibirku. // A.W.
Jakarta, 18 Desember 2017.
(via surat-pendek)
“Karena tidak semua pertemuan itu menyatukan. Bisa saja pertemuan hanya dimaksudkan bahwa di dunia ini kita tidak sendirian. Bisa saja pertemuan hanya ditakdirkan sebagai sebuah sapaan. Bukan untuk dipasangkan, lalu disandingkan . Tidak, tidak semuanya demikian.”
— (via kembangsakura)
“Yang kusebut kehilangan itu bukanlah kepergianmu yang begitu tiba-tiba, melainkan pudarnya apa-apa tentangmu secara perlahan. Kemarin aku mulai lupa seberapa tinggi tubuhmu saat berdiri berdampingan denganku. Hari ini aku mulai tak ingat sebanyak apa kerlip bintang di matamu saat berbicara tentang hal-hal yang kausukai; musik, fotografi, kopi, ataupun pegunungan terjal yang pernah kaudaki. Besok entah apalagi. Besok lusa mungkin tak ada yang tersisa.”
— (via krisanyuanita)
““Patience is, when you’re supposed to be mad, but you choose to understand.””
— Hailey Baldwin
please don’t play around with my heart, i’m tired
“Dlm byk hal adakalanya kita terpaksa berdiam diri…bukan kerana mahu berahsia tp memilih utk menjaga hati”
—
“It hurts every day, the absence of someone who was once there.”
— Marie Lu, Champion
“Semua orang memiliki lukanya masing-masing. Kesedihan dan keterpurukan di masa lalu yang mungkin masih menyisakan tangis hingga detik ini bila mengingatnya.”
— Namun, kita harus berdamai dengan itu semua. Memaafkan diri sendiri, menerima segala luka berikut pembelajarannya. Segala kesedihan di masa lalu, entah itu kehilangan, jatuh terpuruk, kekecewaan, pengkhianatan, ikhlaskanlah. Mari berjalan dengan senyuman bahwa kita pernah begitu kuat karena mampu melewati itu semua. Bahwa kita masih sangat percaya padaNya, semua rencanaNya, adalah yang terbaik untuk kita. (via febriantiambar)
“Biarlah semua berjalan apa adanya, berlalu dengan semestinya, dan berakhir dengan hal yang seharusnya. Maka, harapan itu bukanlah cuma satu harapan. Tapi kenyataan. 😌”
— Love, 2017