Seperti menemukan harta karun kembali, akhirnya setelah lama mengingat beberapa kata untuk login tumblr. Hari ini sudah bisa menulis random kembali. :)
Welcome to the new life.
art blog(derogatory)

祝日 / Permanent Vacation
wallacepolsom
Mike Driver
d e v o n
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Xuebing Du

Product Placement

Kaledo Art
noise dept.

No title available
Alisa U Zemlji Chuda
Cosimo Galluzzi

⁂
h
YOU ARE THE REASON
ojovivo
Show & Tell

roma★

JBB: An Artblog!

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Russia

seen from United States

seen from Singapore

seen from Uzbekistan
seen from Malaysia

seen from Brazil

seen from Canada

seen from Singapore

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from South Africa
seen from United States
@ndaoneeda
Seperti menemukan harta karun kembali, akhirnya setelah lama mengingat beberapa kata untuk login tumblr. Hari ini sudah bisa menulis random kembali. :)
Welcome to the new life.
I'II never have.😊
Me: Bu golongan darahnya apa?
Pasien: A, mbak.
Me: Buat cadangan transfusi darah saat persalinan jika ada keadaan darurat, yang golongan darahnya A siapa lagi Bu?
Pasien: Bapa saya, mbak.
Me: Oh, bapa nya masih sehat Bu?
Pasien: Udah meninggal e.
Me: 😑
Me: Siang bu, namanya siapa?
Pasien: Bu Sankun, mbak
Me: Kalau suami namanya siapa ya Bu?
Pasien: Ya pak Sankun lah mbak
Me: (dalam hati) duuhh..bu ini pertanyaan saya yang salah atau apa sihh bu 😆😅
Kita tak pernah tau kapan do'a2 itu Allah kabulkan, atau do'a2 mana yg lebih dahulu Allah kabulkan. Terkadang hanya sebuah pertanda namun kita tak pernah menyadari bahwa itu adalah jawaban dari do'a2 kita terdahulu.
...
Semakin hari semakin bertambah pengalaman, pembelajar, khusus nya dalam rotasi kehidupan. Walaupun masih terbilang dewasa awal yang masih banyak memegang egonya tapi sering kali saya melihat bahkan merasakan sendiri pandangan orang2 terhadap sesuatu hal yang di dapatkan individu lain. Mereka selalu berkomentar yang terkadang komentar itu hanya berdasarkan apa yang mereka lihat, atau bahkan mereka tau dari pihak ketiga tanpa mengerti betul individu yang mereka perbincangkan.
Misalnya saja, seorang anak yang sering keluar rumah yang sering main bersama teman2nya, yang dianggap orang tersebut tidak rajin belajar namun dia selalu mendapat peringkat paling atas di sekolahnya. Mungkin anak tersebut keluar ingin merefresh otak mereka, karena di rumah pada waktu2 tertentu yang orang lain tidak tahu orang tersebut giat dalam belajarnya. Tapi yang selalu mereka lihat hanya dalam satu sudut pandang, dari apa yang merek lihat dan perbincangkan dengan orang ketiga tanpa pernah mereka menanyakan langsung pada orang tersebut. Dan orang2 seperti inilah yang terkadang membuat orang yang mereka perbincangkan tidak nyaman.
Belajarlah untuk tidak memperbincangkan orang lain hanya dari satu sudut pandang mereka dan pihak ketiga, karena yang mengetahui segala proses yang ia jalani adalah dirinya sendiri.
Bersabarlah. Karena setelah hujan ada pelangi yang indah.
Kita semua ini adalah tokoh di dalam cerita kita sendiri.
Ancika MR
Dilan, 1991
Setelah Dilan 1990 masih menjadi perbincangan hangat di media sosial, para penonton pun harus tau dan membaca kisah selanjutnya yaitu Dilan 1991. Karena disana perasaan emosi dan imajinasi saat membacanya begitu bergejolak. Tapi dari novel itulah ada banyak hal-hal positif dan pesan yang bisa diambil. Salah satunya ini ⬇ :
Kita gak akan pernah tau apa yang akan terjadi satu detik selanjutnya, satu menit selanjutnya, semua akan selalu misterius. Termasuk jodoh. Seberapa pun kenangan yang telah kamu ukir bersama orang yg benar2 kamu cinta dan dia juga mencitaimu. Sebelum kata "SAH" dihadapan penguhulu dan ayahmu, belum tentu dia akan menjadi imam mu (jodohmu) kelak.
Dilan, 1990
Setelah melejit lewat novel ayah pidi baiq, akhirnya film Dilan 1990 pun laris manis di bioskop2 hampir seluruh Indonesia. Entah sudah hari keberapa tayang dibioskop yang jelas penonton pun masih tetap membludak, dilihat dari explore ig dan ig story teman2 pun begitu. Walaupun ada banyak pro kontra dalam film tersebut tapi nyatanya bisa menyihir para remaja, hingga orang tua (itu aku lihat diberita dan explore ig).
Harus aku akui membaca kisah dalam novel Dilan 1990 memang membuat semua baper apalagi kaum hawa, karena kisah pada buku pertamanya sangat romantis, koclak, banyak ketawanya, dan serasa bumi ini milik Dilan-Milea. Yang paling aku suka dari sosok seorang Dilan, ia tetap menghormati ibunya, taat beribadah, cerdas, sangat menghargai pilihan wanitanya (milea), dan sangat melindungi sosok yang benar2 cintai.
Ohh ya satu lagi, Dilan tau caranya membuat wanitanya nyaman senang dan terus tertawa dengan cara yang sederhana. Karena terkadang wanita itu tidak selalu butuh jalan2 ke mall, dibelikan barang2 yg mahal, tapi cukup dengan kenyamanan dan canda tawa yang ada dalam percakapan mungkin sudah lebih dari cukup membuat senang.
Sekian.
Alkisah, ada seorang perempuan yang gagal ta’aruf
Em..mari kita perhalus bahasanya.
Alkisah ada seorang perempuan yang ta’arufnya tidak berlanjut ke khitbah. Berhenti pada kalimat “Sepertinya, setelah menimbang hal ini, lantas hal ini, prinsipku masih sama..dan aku tidak bisa. Semoga kita masih bisa berteman baik dan saling membantu setelah ini ya.” yang diutarakan oleh pihak laki-laki. Perempuan itu luruh perasaannya. Seperti ada harapan yang tiba-tiba sirna begitu saja. Alasannya klasik: perbedaan pendapat terkait perempuan yang bekerja dan tidak.
Pihak laki-laki menginginkan istri yang fokus pada rumah tangga. Pihak perempuan berpendapat bahwa alasannya tetap ingin bekerja bukan karena ego. Masih ada keluarga sebagai tanggungan, ada orang tua yang berharap anaknya berkembang, hingga suatu ketika suatu pertanyaan terlontar
“Coba kamu yakinkan aku, kalau misal aku tidak bekerja dan kamu meninggal lebih dulu sedangkan anak-anak masih membutuhkan biaya. Aku harus bagaimana?”
“Kita tidak boleh meragukan rejeki dari Allah.” jawab si laki-laki.
Oh, jawabannya benar, tapi tidak konkrit. Perempuan itu tidak yakin.
Perbincangan terkait hal itu terjadi berkali-kali, berbelit-belit, tidak menemukan titik ujung hingga keduanya jatuh sakit. Berlebihan memang.
Hingga muaranya, semua selesai, tidak berlanjut.
Kegagalan, dalam hal ini kegagalan ta’aruf, membuat kita belajar bahwa harapan itu harus dikendalikan sedemikian rupa sehingga tidak berlebihan. Bahwa jalan di depan masih sangat jauh. Bertemu banyak orang dengan keegoisannya masing-masing (termasuk dalam hal kriteria pasangan) membuat saya berfikir bahwa sebelum menikah -bahkan kalau perlu sebelum memutuskan hendak berta’aruf- kita harus sudah bisa mengendalikan ego kita sendiri, bersiap dengan segala hal yang di luar kehendak, bersiap menerima hal-hal tidak prinsipil yang masih bisa ditolerir. Hal-hal prinsipil ini ukurannya tentu agama. Jika agama tidak membolehkan, maka jangan. Yang berada di luar itu, tentu butuh kerelaan kita untuk menerima (yang penerimaannya sangat tergantung pada ego kita masing-masing)
Belajar dari kegagalan ta’aruf, kita bisa mengambil pembelajaran bahwa se-tidak-masuk-kriteria-pun teman ta’aruf kita tersebut, kita tidak boleh membandingkannya dengan siapapun, tidak dibenarkan membenci, tidak boleh menjelekkan prinsipnya, mencela egonya dan hal tidak pantas lainnya. Hal yang dimulai dengan bismillah, tentu harusnya diakhiri dengan alhamdulillah apapun hasilnya. Niat baik harus diakhiri dengan keikhlasan yang baik.
Dari kajian pra nikah yang pernah diikuti, ego merupakan satu bahasan penting. Ego, bagian diri kita yang kita harus ‘deal with it’ sebelum melangkah jauh ke pernikahan. Sebab yang akan bersama kita kelak adalah manusia yang tidak sempurna, yang akan terus bertumbuh setiap hari, berubah pemikirannya, berubah fisik dan perilakunya, berubah-ubah sedih dan bahagianya. Maka, alih-alih menetapkan kriteria yang ‘almost perfect’ mari mencoba menyelami diri sendiri “Sebenarnya apa yang kita bisa beri dan kita butuhkan dari sebuah pernikahan?” sambil berdoa kepada Allah agar segera dimampukan.
Pada akhirnya, semoga setiap niat baik kita untuk menuju Surga (bersama), mendapat jalan yang baik dari-Nya :)
SemangkA! Semangat karena Allah!
Entah kenapa baca post ini berasa keyakinan yg selama ini menjadi pertimbangan kenapa setelah menikah tetap ingin bekerja sekaligus mengurus rumah tangga, ya itu tadi apakah ada jaminan ketika kita tidak bekerja bergantung pada suami saja, sedangkan kehidupan itu akan ada pasang surutnya tak melulu berada pada puncaknya. Walaupun dari sang laki2 selalu menjawab "Allah swt itu akan memberikan rejeki pada masing2 orang, jangan khawatir soal rejeki semua sudah ada yang mengatur". Ya sebenarnya sih percaya2 aja tetapi kadang sebagai perempuan selalu banyak pertimbangan. Pertimbangannya pun kadang terlalu jauh dan banyak ketakutan tersendiri.
Ya beginilah pendapat dari seorang wanita yang masih banyak pertimbangan dan tanggungan.
Semoga kaum lelaki bisa memahami pola pemikiran kaum perempuan seperti aku. Semangat memantapkan pikiran, selamat mencari jawaban atas penantian.
Garis WaktuNya.
Selama masa2 membuat TA belajar untuk lebih sabar, lebih khusu buat berdo'a, lebih sering minta do'a sama orang tua dan mohon maaf jika selama ini banyak salah. Karena yang terpenting selama proses pembuatan TA atau menginginkan sesuatu, selain usaha kerja keras yang maksimal yaitu do'a kedua orang tua karena aku percaya setiap do'a orang tua disana ada ridhaNya.
Akhir2 ini sering banget tiap telpon minta maaf sama orang tua barangkali dosa2 yg pernah dibuat menghalang untuk aku segera sidang. Walaupun aku tau seberapa pun kesalahan yang pernah anaknya perbuat, orang tua selalu mendo'akan kesuksesan bagi anak2nya.
Kadang pun suka ngeluh, ko yang lain cepet banget sih tau2 udah sidang padahal yang duluan acc yang rajin bimbingan aku tapi ko sampai sekarang malah di php jadwal sidang. Kalau udah ngeluh kaya gitu tuh suka merenung sendiri dan mikir mencari motivasi/semangat dari orang2 terdekat. Yang selalu terngiang2 saat diceramahin ortu yaitu setiap orang punya waktuNya sendiri. Allah SWT telah menyiapkan kebahagiaan untuk umatnya,kalau udah kerja keras udah berdo'a dan semua usaha udah maksimal. Kita tinggal menunggu garis waktu yang Allah SWT tetapkan. Karena waktuNya akan menjadi moment yang terindah dan diwaktu yang tepat.
Semangat menunggu garis waktuNya, semoga dalam penantian bisa lebih baik lagi.
Picture by: melodydalampuisi
Operatie Kamer (OK)
Operatie Kamer (OK) atau ruang operasi, istilah OK sendiri berasal dari Belanda. Sampai saat ini istilah OK pun masih sering di pakai di rumah sakit.
Praktik PKK 4 kemarin pertama kalinya aku liat secara langsung proses seorang ibu yang dilakukan tindakan operasi SC (Sectio caesarea)atau yang sering orang sebut operasi sesar. SC yaitu suatu tindakan pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding perut dan dinding uterus.
Selama di ruang OK dari mulai ibunya di bius, di bedah, dikeluarkan janin nya dan proses penjahitan aku stand by disitu karena aku baru pertama kali banget masuk ruang OK sama perawatnya disuruh liat dari awal sampai selesai. Awalnya agak gerogi juga dan bingung mesti ngapain aja pas di dalam ruangan (padahal udah semester tua tapi ya tetep aja gerogi karena tiap praktik dapetnya persalinan normal terus pas jaga di perina), tapi ternyata sama aja sih kaya proses persalinan biasa cuman bedanya kalau SC yang melakukan tindakan persalinan oleh dokter spesialis dan perawat/bidan hanya menunggu janin keluar. Setelah janin keluar perawat/bidan melakukan perawatan awal pada bayi baru lahir, seperti membersihkan darah dari badan bayi, suction (penghisapan lendir) pada bagian mulut/hidung bayi bila ada indikasi saja. Kemudian kalau bayi gak ada masalah, ada beberapa rumah sakit melakukan IMD (inisiasi menyusu dini) tapi kalau ada komplikasi sama bayi. Bayi langsung dibawa ke ruangan untuk dilakukan tindakan selanjutnya.
Setiap jaga di perina kemarin, kalau ada pasien SC suka senang pasti disuruh ikut masuk terus liatin prosesnya tapi kadang keseringan banyak pasien SC pegel juga ini kaki karena selama di ruangan kan berdiri terus dan berdirinya pun lumayan lama😆😅.
Oh yaaa..Peraturan masuk ke ruang OK harus pakai baju khusus OK, bajunya steril. Gak boleh baju dinas yang putih2 dan gak boleh di double baju. Sepatunya pun sepatu khusus OK alias sepatu boots.
Sekian cerita di ruang OK, terimakasih atas pengalamannya 🙏
Masa kehamilan adalah masa yang di tunggu2 bagi setiap pasangan, namun saat awal kehamilan muncul berbagai kekhawatiran yang dirasakan oleh sang ibu. Karena adanya perubahan bentuk tubuh, mudah cape, dan mudah sensitif. Berikut ini adalah jenis olahraga yang dianjurkan untuk ibu hamil dan bermanfaat untuk mengurangi stress. Semoga bermanfaat 😉 Sumber: chai's play
[ Cara Penanggulangan Stunting ] Stunting dapat diintervensi dengan gizi spesifik dan gizi negatif. Intervensi gizi spesifik merupakan intervensi yang ditujukan kepada anak dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan berkontribusi pada 30% penurunan stunting. Kerangka kegiatan intervensi gizi spesifik umumnya dilakukan pada sektor kesehatan dimulai dari masa kehamilan ibu hingga melahirkan balita. Yang meliputi intervensi gizi spesifik, yaitu pemberian makanan pada ibu hamil, ibu hamil mengonsumsi tablet tambah darah, Inisiasi Menyusui Dini (IMD), pemberian ASI eksklusif, pemberian ASI didampingi oleh pemberian MPASI pada usia 6-24 bulan, dan berikan imunisasi lengkap pada anak. Intervensi gizi sensitif dilakukan melalui berbagai kebiatan pembangunan di luar sektor kesehatan dan berkontribusi pada 70% intervensi stunting. Kegiatan terkait intervensi gizi sensitif dapat dilaksanakan melalui beberapa kegiatan yang umumnya makro dan dilakukan secara lintas Kementerian dan Lembaga. Yang meliputi intervensi gizi sensitif, yaitu menyediakan dan memastikan akses pada air bersih dan sanitasi, menyediakan akses ke layanan kesehatan dan Keluarga Berencana (KB), memberikan pendidikan pengasuhan pada orang tua, dan memberikan edukasi kesehatan seksual dan reproduksi serta gizi pada remaja. Sumber: indonesiabaik
[Ciri-ciri Stunting pada Anak] Orang tua harus mengenal gejala stunting pada anak. Kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan disebut stunting pada anak. Ciri-ciri stunting pada anak dapat dilihat dari perkembangannya, pada usia 8-10 tahun anak akan menjadi lebih pendiam, tidak banyak melakukan eye contact. Performanya menjadi buruk pada tes perhatian dan memori belajar. Jika pertumbuhan melambat, tanda pubertas terlambat, pertumbuhan gigi terlambat, dan wajah tampak lebih muda dari usianya juga merupakan ciri-ciri stunting pada anak. Anak stunting yang terjadi di Indonesia tidak hanya dialami oleh keluarga yang miskin dan kurang mampu, tetapi juga dialami oleh keluarga yang tidak miskin/yang berada di atas 40% tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi, walaupun angkanya semakin memburuk pada kelompok masyarakat miskin.
Kandungan nutrisi dan manfaat Kelor
Assalamu'alaykum Moms & Dads. Akhir-akhir ini mungkin sering mendengar konsumsi kelor baik untuk kesehatan. Nah, pada #Selasasehat kali ini akan membahas tentang kandungan dan khasiat dari tanaman kelor.
Kelor sering disebut sebagai obat mujarab dan bisa digunakan untuk membantu penyembuhan lebih dari 300 penyakit, di antaranya penyakit diabetes dan kanker. Kelor ternyata telah lama digunakan dalam pengobatan herbal oleh orang India dan Afrika.
Dibalik khasiatnya tersebut, ternyata setiap bagian tanaman kelor memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Daun kelor kaya akan mineral seperti kalsium, potasium, seng, magnesium, besi dan tembaga. Vitamin seperti beta karoten vitamin A, vitamin B seperti asam folat, piridoksin dan asam nikotinat, vitamin C, D dan E juga terkandung di dalamnya.
Jika dibandingkan dengan yang lain, kelor mengandung 7 kali lebih banyak vitamin C daripada jeruk, 10 kali lebih banyak vitamin A daripada wortel, kalsium 17 kali lebih banyak daripada susu, protein 9 kali lebih banyak dari yoghurt, kalium 15 kali lebih banyak daripada pisang dan besi 25 kali lebih banyak daripada bayam. Fakta ini menunjukkan bahwa kelor dapat digunakan untuk malnutrisi dan untuk memenuhi kebutuhan besi dan kalsium pada ibu hamil.
Daun kelor juga memiliki nilai kalori rendah yang dapat digunakan untuk penderita obesitas. Buah polong kelor mengandung banyak serat yang bermanfaat untuk mengatasi masalah pencernaan dan mencegah kanker usus besar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa buah polong yang belum matang mengandung sekitar 46,78% serat dan sekitar 20,66% protein. Buah polong memiliki 30% kandungan asam amino, daunnya memiliki 44% dan bunga memiliki 31%.
Bagaimana dengan pengolahannya di masyarakat? Sebagian besar tanaman kehilangan sifat gizi saat diolah. Sebuah penelitian membandingkan efek metode pengolahan terhadap kandungan nutrisi kelor. Menariknya, metode boiling (mendidih 100°C) adalah teknik yang paling efektif karena mengurangi kandungan sianida, oksalat dan fitat daripada dua metode lainnya (simmering 85-95°C dan blanching-dimasak dalam air mendidih lalu dimasukkan dalam air es). Metode boiling ternyata meningkatkan ketersediaan zat besi dan kandungan antioksidan.
Namun, konsumsi kelor tetap tidak boleh terlalu berlebihan karena dapat menyebabkan akumulasi zat besi. Zat besi dalam tubuh yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan.
Sekian #Selasasehat kali ini, semoga bermanfaat (ns)
Sumber: Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application, Journal of Food Science and Human Wellness
*🌷SUPERMOM’s NOTE🌷* Edisi #Selasasehat 30 01 2018
🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄 ☘ Email : [email protected] ☘ Fanpage FB : https://web.facebook.com/supermomwannabefanpage/ ☘ Twitter : https://twitter.com/supermom_w ☘ Instagram : https://www.instagram.com/supermom_w/ ☘ Tumblr : http://supermomwannabee.tumblr.com/ ☘ WhatsApp: +6281904714215 ☘ Line: @qxb9368f (use @) Link: http://line.me/ti/p/%40qxb9368f