Menikahlah
Jika kamu telah menemukan orang yang bisa kamu patuhi seumur hidupmu :))

No title available

★
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
TVSTRANGERTHINGS

Love Begins
One Nice Bug Per Day

No title available
AnasAbdin

shark vs the universe

Product Placement
Monterey Bay Aquarium
taylor price
Claire Keane
Peter Solarz

Origami Around
Cosmic Funnies
$LAYYYTER

❣ Chile in a Photography ❣
Game of Thrones Daily
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
seen from Venezuela

seen from Germany
seen from Italy

seen from Malaysia
seen from United States
seen from New Zealand
seen from Mexico

seen from Malaysia

seen from Venezuela

seen from Mexico

seen from Malaysia

seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from Türkiye
seen from United Kingdom
@nidiyautari
Menikahlah
Jika kamu telah menemukan orang yang bisa kamu patuhi seumur hidupmu :))
Mas...
Aku ingin berdiri di sampingmu sebagai seseorang yang layak.
Sebagai seseorang yang telah mampu mandiri, bahkan sebelum adanya kau di sini berdiri menemani.
'Kan kuatkan terlebih dahulu pundak dan pijakan kaki ini, sebelum memilih hal yang akan lebih berat lagi tuk dilewati.
Akan kucintai engkau dengan penuh, namun sebelum itu beri aku waktu yang lebih lama untuk belajar mencintai diriku terlebih dahulu. Akan kuterima segala cacat dan kurangmu, namun sebelum itu beri aku kesempatan untuk menerima kurangku terlebih dahulu.
Aku ingin menunggumu dengan sabar, dengan upaya yang bisa kucoba. Dengan segala doa yang bisa kurapal.
Aku ingin menunggumu dengan percaya. Dengan harap yang terus kujaga dengan segala mimpi yang terus kupapah.
Aku ingin menunggumu dengan harap. Dengan perjuanganku untuk berubah, dengan segala usahaku untuk berbenah.
Kelak, jika waktu itu tiba. Aku akan mensyukurimu dengan begitu banyak kebaikan. Dengan segala kebahagiaan dan kesedihan kita yang kusembunyikan dari banyak mata, kuharap bersamamu kebahagiaan dan kesedihan yang kita rasakan akan lebih nyata, bukan sekedar apa yang kita tampilkan di dunia maya.
Mas, aku mengabadikan tentangmu dalam banyak tulisan. Aku juga menceritakan tentangmu dalam banyak doa-doa panjang. Aku harap kamu tidak akan pernah membaca tentang ini, bukan karena tidak pantas. Tetapi karena aku teralu malu untuk mengakui, bahwa sebelum kauhadir pun, kau sudah sangat kucintai.
Mas.. 💚🌿✨
Aku bertanya ke beberapa teman yang sudah dan sedang menuju fase pernikahan, rata-rata mereka berproses sama orang yang baru dikenal atau circlenya ternyata masih berkaitan.
"Hal apa yang membuatmu yakin kalau seseorang tersebut InsyaAllah yang tepat dan terbaik?"
Dari jawaban mereka aku mendapati ada beberapa hal yang hampir sama. Yang barangkali hal ini bisa membantu teman-teman yang lagi ada di fase ini.
Jawaban mereka diantaranya
1. Restu dari Orang tua dan Keluarga.
Poin pertama dan yang penting adalah didapatkannya restu dari orang tua dan keluarga. Poin ini harus ada di kamu dan calon pasanganmu. Di poin ini kamu perlu bertanya pendapat orang tua dan keluarga, menurut mereka bagaimana sih penilaian terhadap calon pasangan. Setelah berdiskusi dengan orang tua dan keluarga kamu jadi mengetahui ekspektasi mereka dan sejauh apa penerimaan mereka.
Setelah itu, adanya penerimaan yang baik dari orang tua dan keluarga kamu terhadap dia dan sebaliknya penerimaan yang baik dari orang tua dan keluarga dia terhadap kamu. Kenapa poin ini penting?
Karena pernikahan bukan hanya menyatukan dua manusia tetapi dua keluarga. Kedepannya, setelah menikah ya kamu masuk menjadi bagian dari keluarganya dan dia masuk menjadi bagian dari keluargamu. Penerimaan dan restu dari orang tua bisa menjadi sinyal awal aja, setelah itu tetap kamu harus menggali lebih jauh tentangnya.
2. Kesamaan dalam Hal-Hal yang Prinsip (Value)
Sebenarnya di poin ini bisa aja setiap orang menentukan standar yang berbeda. Namun yang dimaksud hal prinsip yang utama disini berkaitan dengan kewajiban utamanya sebagai muslim seperti menjalankan shalat dan ibadah wajib, tidak menyekutukan Allah, menjauhi apa yang Allah larang, mentaati perintah Allah, dll.
Kalau menetapkan standar "baik agama dan akhlak" itu harus clear yang baik agamanya dan akhlaknya itu yang seperti apa? Indikator apa sehingga kamu bisa menyimpulkan bahwa seseorang itu baik?
Ada yang cukup dengan seseorang yang "hanif" dalam artian baik dan memiliki kecenderungan ke arah yang lebih baik walaupun pemahaman agamanya belum banyak, mungkin bukan seorang ustadz maupun hafizh/ah. Namun ada juga yang ternyata memerlukan seseorang yang sudah memiliki hafalan sekian juz, sudah ikut kajian rutin, sudah paham fiqh, dll. Kembali lagi ke diri masing-masing.
Coba tanyakan pada diri sendiri,
"Seseorang seperti apa yang kamu ridhai agama dan akhlaknya?"
Poin ini bisa mulai definisikan, kalau kamu sudah mengenal diri sendiri karena biasanya setelah mengenal diri, kamu memiliki tujuan dan value. Tujuan dan value ini yang akhirnya membantumu merinci pasangan dengan karakter dan value apa yang bisa membantumu mencapai tujuan tersebut.
Soal Prinsip dan Value ini bisa juga kamu pertimbangkan:
"Hal apa saja yang bisa kamu toleransi dari calon pasanganmu dan hal apa saja yang tidak bisa kamu toleransi?"
Setiap orang punya beberapa hal utama yang jadi poin penting dan itu gak bisa diganggu. Ada hal yang dipegang teguh dan biasanya hal yang tidak bisa dikompromikan lagi. Namun ada juga hal yang kamu nilai sepertinya masih bisa dicari jalan tengahnya, oh kayaknya ini masih tidak apa-apa kalau berbeda. Lagi-lagi poin ini bisa berbeda di setiap orang.
Jadi, kenali dirimu, tentukan tujuan dan valuemu, tentukan kriteria calon pasanganmu.
3. Penerimaan dari Calon Pasangan.
Sebenarnya poin ini berkaitan dengan poin penerimaan atau restu keluarga. Dari cerita beberapa teman, pesan yang aku tangkap:
Seseorang yang tepat, tidak hanya menerima kelebihanmu tetapi juga menerima kekuranganmu dan segala hal yang pernah terjadi dalam hidupmu. Ketika bertemu seseorang yang tepat, kamu bisa menjadi dirimu sendiri, jujur tentang dirimu, tidak ada yang saling ditutupi dan mau saling berdiskusi dan belajar.
Kita sama-sama menyadari kan dua orang manusia yang sedang berproses menuju pernikahan bukanlah dua orang yang sempurna 100%. Pasti ada sisi kekurangan dan sisi kelebihan.
Ukurlah diri, kira-kira bisa gak kamu hidup dengan seseorang tersebut dalam jangka waktu yang lama, nyambung gak kalau berdiskusi dan mengobrol karena kedepannya kunci pernikahan itu tidak hanya soal cinta tetapi juga menjalin komunikasi dan berdiskusi banyak hal.
Temanku berpesan
"Gak perlu takut, kalau seseorang tersebut memang jodohmu, Allah yang bantu menggerakkannya. Yang sama-sama baik itu belum tentu cocok. Kalau ternyata gak jadi dan sama Allah dijauhkan, bukan karena orang tersebut gak baik, mungkin dia baik tetapi kebaikan yang dia miliki tidak cocok dengan kebaikan yang kamu miliki. Allah Maha Mengetahui"
Seiring proses berjalan, seiring mengetahui cerita hidup dan karakter masing-masing, ada penerimaan yang hadir di keduanya. Ada hal-hal yang membuatmu semakin yakin dan sebaliknya dia juga.
Kita tidak perlu mencari seseorang yang sempurna tetapi cari seseorang yang mau terus berusaha dan belajar saling menyempurnakan.
Kalau Pesan Ibu
"Carilah seseorang yang bisa membahagiakan dan menenangkan"
Aku berpikir sejenak dan jadi memahami, cari seseorang yang tidak hanya bisa membahagiakanmu tetapi dia bisa memberikan rasa ketenangan karena cerita kehidupan tidak selalu tentang kebahagiaan dan kenikmataan yang indah tetapi dalam kehidupan juga ada ujian, di kala ujian menerpa kita butuh seseorang yang bisa saling menenangkan lalu menguatkan satu sama lain. Bukan malah membuat kita takut dan lari dari ujian tersebut.
4. Segala Sesuatunya Dimudahkan
Di poin ini, temanku bercerita proses yang dijalani terasa begitu mudah walaupun tetap ada masalah dan kendala tetapi ujungnya ketemu solusinya. Ada lagi cerita lain yang tidak jadi ke jenjang pernikahan karena ada saja hambatan yang akhirnya membuat salah satunya harus mundur dan membatalkan
Hal yang bisa menjadi indikator dimudahkan: Orang tua dan keluarga merestui, segala sesuatunya dijalani dengan tenang, diberi jalan keluar dari setiap hambatan, membawamu lebih dekat kepada-Nya, membuatmu menjadi lebih baik bukan malah menjauhkanmu dari Allah.
Dari semua poin tersebut, hal yang tidak boleh dilupakan adalah selalu melibatkan Allah di sepanjangan prosesnya. Selalu istikharah, perbanyak ibadah dan sering meminta petunjuk-Nya agar kita ditunjukkan mana yang baik dan mana yang tidak baik. Selalu libatkan dan tanya sama Allah karena kemampuan kita yang terbatas mengetahui segala hal sedangkan Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi hamba-Nya.
Hal-hal yang aku tuliskan di atas hanyalah rangkuman dari cerita beberapa teman maupun nasihat dari para guru. Barangkali teman-teman punya sendiri hal atau poin penting yang menjadi indikator seseorang itu memang yang terbaik.
Boleh yuk ditambahkan, kira-kira hal apa saja yang bisa membuatmu yakin menerima seseorang menjadi pasangan.
Teruntuk yang sedang dalam fase pencarian, semoga dimudahkan menemukan seseorang yang terbaik dan tepat di waktu terbaik
Teruntuk yang sedang menuju fase pernikahan, semoga dimudahkan ya dan kelak menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Terus berikhtiar dan berdoa, jangan berputus asa dari rahmat Allah.
Teruntuk yang sudah menikah, semoga diberkahi keluarganya, dilimpahkan kasih sayang-Nya, menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah dan saling support dalam kebaikan dan ketaatan.
"Apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku" (Umar bin Khattab)
19 September 2022
Windspiele
Sieh, wie der Wind die Blätter treibt, die schon zu Boden fielen. Er duldet nicht, dass sie schon ruhn. Er will mit ihnen Spielen. Sie steigen kurz nur in die Höh - und morgen fällt der erste Schnee.
Sieh, wie der Wind die Blätter treibt, zu wirbelnd bunten Säulen. Vorbei ist längst die Sommerzeit, wer wird deswegen heulen? Der Wind dellt Wellen in den See - und morgen fällt der erste Schnee.
Sieh, wie der Wind die Blätter treibt, gar bis hinauf auf's Dach. Die Rinnen sind ein gut Versteck, da schaut er niemals nach. Er bläst vor Wut rund um's Karée - und morgen fällt der erste Schnee.
Sieh, wie der Wind die Blätter treibt, ganz nackt ist schon der Baum. Die Vögel ziehn gen Süden hin, sie folgen einem Traum. Im Sturmgebraus verklingt dein Weh - und morgen fällt der erste Schnee.
gravestone editing
고쳐 쓰는 묘비
태어날 때의 울음을 기억할 것 웃음은 울음 뒤에 배우는 것 축하한다 삶의 완성자여 장렬한 사랑의 노동자여
- 김선우, 녹턴
gravestone editing
remember the crying that accompanies birth laughter is something learned after tears i congratulate you, who have completed life you, the fierce proletariat of love
- by Kim Sun-woo, from Nocturne
Pernah.
Perjuangkanlah seseorang yang menurutmu berarti, dengan cara dan upaya yang tidak akan pernah kau sesali seumur hidupmu.
Sebab ngerinya wajah penyesalan mampu mengejar-ngejar hingga ke masa kini dan—memaafkan diri sendiri, adalah urusan rumit yang seringnya memakan waktu lama untuk diselesaikan.
Pada masa lalu, aku pernah menjadi seseorang yang berani menegaskan namun dipatahkan; yang memperjuangkan namun berakhir di persimpangan; yang menunggu namun tak dianggap ada; yang memberi kesempatan namun tidak dihargai; yang mempercayai, namun dikhianati; dan menjadi seseorang yang ditolak dengan penuh penghinaan. Tapi setidaknya, aku pernah memperjuangkan apa yang aku rasa mesti aku perjuangkan semampuku, pada masa-masa itu.
Pada masa lalu, pertanyaan-pertanyaan penuh ketidakpercayaan diri pernah tumbuh subur dan liar dalam diri sendiri. Mungkinkah aku tidak layak diperjuangkan? Diterima? Dihargai?
Pada akhirnya di masa kini; semua kenangan kelabu itu menjadi pengalaman berharga. Seperti kutipan tulisan Masgun dalam buku Menentukan Arah, bahwa:
"Orang baik itu ada banyak sekali, namun hanya ada satu yang tepat, sedangkan selebihnya adalah ujian".
Ujian yang aku syukuri, sebab menjadikanku untuk terus menerus memupuk sabar dan berupaya berbaik sangka.
Ujian yang aku syukuri, sebab menjadikanku menghargai kini dengan sebaik-baiknya kesadaran.
Ujian yang aku syukuri, sebab mengajarkanku memaknai kehadiran dengan lebih hati-hati.
Ujian yang aku syukuri, sebab membuatku mencari, merenungi dan membenahi tujuan hidupku berkali-kali.
Ujian yang aku syukuri, sebab mengantarkanku pada seseorang yang begitu berarti dan menghargaiku tanpa tapi—di masa kini.
Kontemplasi, 15 Agustus 2022 22.59
Pengen photo studio bareng ayang ;)
Disimpan untuk nanti:)
*Goals : tau mau dibawa kemana rumah tangga*
🌼Kenapa milih aku sebagai pasangan yg potensial?
🌼Visi misi pernikahan
🌼Rumah tangga seperti apa yang ingin dibangun nanti
🌼Sholat subuh berjamaah di masjid?
🌼Tau hak kewajiban suami istri?
🌼Pembagian pekerjaan rumah tangga
🌼Seberapa besar keinginan untuk terus belajar dalam rumah tangga
🌼Ngaji atau engga? Seminggu berapa kali?
🌼_*Kalau ga ngaji*_, apakah bersedia ikut pengajian intensif seperti liqo atau majelis?
🌼Punya murabbi/ustad atau engga?
🌼Keberatan ga kalau aku mau ada taklim/sharing agama dirumah tiap abis sholat subuh/magrib misalnya (cuma keluarga inti)?
🌼Keberatan ga kalau ibadah sunnah jadi ibadah wajib (ex. Tahajud, dhuha)?
*Goals : tau pola pikir dan pola asuh calon*
🌼Pendapat mas tentang papanya mas orangnya gimana?
🌼Pendapat mas tentang mamanya mas orangnya gimana?
🌼Hubungan mas sama papa dan mama?
🌼Pola asuh mas di keluarga seperti apa
🌼Kebiasaan dan tradisi didalam keluarga mas?
🌼Harapan mas setelah punya istri itu apa?
🌼Bagaimana manajemen untuk kunjungan silaturahim kepada orang tua kedua belah pihak?
*Goals : Mental illness*
🌼Apa yang mas tau tentang sakit mental
🌼Punya riwayat sakit mental ga
🌼Keluarga ada yg punya riwayat sakit mental ga
🌼Sakit apa? Apakah sudah dalam tahap pengobatan? Apakah sudah sembuh?
*Goals : Financial*
🌼Arti harta menurut mas?
🌼Pendapatan dari satu pintu atau ada usaha lain?
🌼Kerja dimana dan nominalnya berapa?
🌼 *_Misal pendapatannya dibawah UMR_* Menurut kamu mas, uang segitu cukup gak buat keperluan berdua
🌼Ada tabungan atau engga
🌼Ada kemungkinan di PHK/pensiun dini/pindah kerja?
🌼Ada kemungkinan turunnya pendapatan ga?
🌼Investasi harta kemana aja biasanya?
🌼Planning pengembangan financial kedepannya seperti apa?
🌼Biasanya pendapatannya digunakan untuk apa aja?
🌼Punya hutang/cicilan atau tidak? Berapa? Bagaimana rencana melunasinya?
🌼Istri boleh kerja atau tidak?
🌼Aku kan kerja ya, punya penghasilan sendiri. Itu gimana? Ngerasa keberatan ga? Dan ada perasaan minder ga kalau istri punya pendapatan?
🌼 *_Kalau ga keberatan_* , alokasi pendapatan aku buat apa? untuk keperluan aku pribadi atau untuk bantu kamu dalam perekonomian keluarga?
🌼Pengelolaan keuangan siapa yang pegang nanti?
🌼Masih punya tanggungan keluarga yg dibiayai?
🌼Pembagian keuangan antara kita, orangtua dan mertua?
🌼Tempat tinggal ikut orangtua atau kontrak?
🌼Kamu tau aku saat ini ada cicilan rumah, tapi rumah itu niatnya mau aku berikan untuk orangtua, kalau semisal kita tinggal kontrak memungkinkan ga kira2?
🌼Kalau kita tinggal misah, adakah keluarga yg mau diajak tinggal bareng sama kita?
🌼Kalau semisal antara aku dengan bapak/keluarga kamu ada masalah, gimana cara kamu melerainya?
🌼Kalau aku, aku mau konsep hubungan yg dibangun kaya organisasi, ada dimana kita harus ngerumusin apa yg harus kita lakukan, apa yg perlu dievaluasi perberapa bulan sekali, dan ada laporan keuangan bulanan juga supaya ga ada negatif thinking dengan anggapan "istri boros", kira2 berkenan ga?
*Goals : Konsep pernikahan*
🌼Niatnya mau nikah kapan? Harus nunggu selesai kuliah atau gimana?
🌼Konsep pernikahannya seperti apa? Mewah atau sederhana? Dengan adat tradisional lengkap atau engga? Budgetnya berapa?
🌼Kalau ada niat menikah dalam waktu dekat, jujur aku gapunya banyak tabungan. Karena tabungan kemarin banyak terpakai untuk DP rumah.. Untuk biaya resepsi dan akadnya nanti gimana?
🌼Punya riwayat penyakit ga?
*Goals : Kehangatan dalam hubungan*
🌼Kemampuan mas dalam menghandle emosi udah sejauh mana? Mas emosian atau engga?
🌼Kalau marah gimana? Maunya diapain? Redanya gimana?
🌼Biasanya kalau ada waktu luang, mas ngapain?
🌼Gimana cara mas menyelesaikan masalah?
🌼Gimana cara mas mengambil keputusan?
🌼Kelebihan dan kekurangan mas
🌼Tingkat cemburu 1-10?
🌼Punya mantan atau engga?
🌼Punya teman/sahabat dari lawan jenis ga?
🌼Gimana kalau mantan menghubungi kembali?
🌼Gimana kalau ada teman lawan jenis yg ngajak bertemu berdua aja?
🌼Gimana kalau salah satu dari kita berselingkuh?
*Goals : Arah pengasuhan anak*
🌼Mau punya anak atau tidak? Berapa?
🌼Mau ada program KB atau engga
🌼Pentingkah jenis kelamin anak?
🌼Pola asuh yang ingin mas terapkan ketika punya anak nanti
🌼Kalau udh punya anak, istri boleh kerja ga?
🌼Kalau istri kerja, yg momong anak siapa?
🌼Gimana kalau Allah tidak takdirkan untuk punya keturunan? Solusinya apa?
🌼Adakah niat adopsi?
🌼Apakah ada keinginan poligami?
*Goals : Orientasi Seksual*
🌼Seberapa penting peran seks dalam sebuah pernikahan menurut mas
🌼Ada riwayat penyakit menular seksual ga
🌼Ada masalah kebersihan seperti jamur/bakteri di organ intim ga
🌼Gimana cara mas mempersetubuhi pasangan nanti? (karena ada yg dengan kasar, dijambak, blm basah langsung masuk, udah selesainya pada lecet merah2 dan perih)
🌼Definisikan pelecehan mental, verbal, dan emosional
Yang Pergi Tak Selalu Selesai
gambar dari pinterest
Sedetik setelah kita berakhir aku tak memberi praduga akan kemana rasa berlabuh. Hari itu aku terlalu hancur, hingga luput memungut kemungkinan adakah temu atau semua pintu tertutup.
Sehari berlalu, semua menjadi jelas akan rasa yang tak baik-baik saja. Mungkin karena waktu yang kupunya masih singkat untuk bicara menyembuhkan luka.
Sebulan berlalu, hidupku masih tidak berubah, nyatanya kau pergi dengan membawa sebagian diriku yang pernah ada.
Aku berusaha memeluk luka-luka yang sedang kuajari cara bersabar. Pergi nyatanya memang tak selalu selesai. Masih ada sisa-sisa kenang yang masih kurapal dengan mesra di kepala.
Setiap kali kusaksikan hal-hal yang berhubungan denganmu, ada rindu yang bercampur sendu. Inginku melupa, tapi kenangan itu tetap ada.
Kernyit kening masih sering beradu, mencoba mengenyahkan isi kepala yang inginkan temu. Mencari-cari jalan agar menjadi sebab kembali memulai, namun aku tertampar. Rupanya dengan kau menghilang tanpa pamit adalah pertanda bahwa pergi mu karena tidak ada ruang untuk kudiami.
Kamu telah pergi, namun perasaanku masih menepi dalam hati. Kau membawa hatiku tanpa rasa bersalah hingga membuatku resah.
Dari luka hingga asa, ia tak pulih berkala seperti yang pernah kau ucap. Yang ada aku tenggelam dalam jerat asmara yang menggila. Hancur, lebam ditampar realita, namun rasa masih ada; yang kerap kali menjadi penghalang untuk seorang kembali datang.
Katamu kala itu, perpisahan adalah jalan terbaik untuk kita. Kau berbohong, setelah pergimu aku merasakan sakit oleh rindu. Saat kau menyudahi, kau tak mengerti arti kata usai. Lihat hari ini, tidak ada yang selesai. Tak semua kepergian menyelesaikan.
Entah berapa periode terlalu berlalu, aku tak lagi menghitung waktu. Sebab yang kunanti selesai, masih bergerilya dalam hati.
01 Juni 2022
Bismillah..
BELAJAR BAHASA ARAB ❤
🌸 Syukron ( شكرًا ) = Terima kasih
🌸 'Afwan ( عفواً ) = Sama-sama
🌸 Aseef (asif) ( آسف ) = Saya minta maaf
🌸 Hasanan ( حسناً ) = Baiklah
🌸 Rubbamaa ( ربّما )/yumkin = Mungkin
🌸 Intabih ( انتبِه ) = Awas! (Peringatan)
🌸 Ihzar ( احذر ) = Berhati-hatilah
🌸 Laa tansa' ( لا تنسىٰ ) = Jangan lupa
🌸 Samiin ( سمين ) = Gemuk
🌸 Nahiifun ( نحيف ) = Kurus
🌸 Tawiilun ( طويل ) = Panjang
🌸 Qasirun ( قصير ) = Pendek
🌸 Khofiidhun ( خفيض ) = Rendah
🌸 Yaum ( يوم ) = Hari
🌸 Usbu' ( أسبوع ) = Minggu
🌸 Syahr ( شهر ) = Bulan
🌸 Sanah ( سنة ) = Tahun
Ucapan dalam bahasa Arab:
🌻 Masaaul khair ( مساءالخير ) = Selamat sore
🌻 Masaaun nuur ( مساءالنور ) = Ucapan balasan selamat sore
🌻 Lailatu sa'idah ( ليلة سعيدة ) = Selamat malam
🌻 Sobaahul khair ( صباح الخير ) = Selamat pagi
🌻 Sobaahunnur ( صباح النور ) = Ucapan balasan selamat pagi
🌻 Naharun sa'idah ( نهار سعيدة ) = Selamat siang
🌻 Bitaufiiq wannajaah ( بالتوفيق والنجاح ) = Semoga berjaya
🌻 Salam ukhuwah ( سلام اخوة ) = Salam persaudaraan
🌻 Jazakallahu khairan ( جزاك الله خيرا ) = Semoga Allah membalasmu (laki-laki) dengan kebaikan
🌻 Azzhomallahu ajrak ( عظّم الله أجرك ) = Semoga Allah memberimu pahala yang besar
🌻 Uhibbuki ( أحبكِ ) = Saya sayang kamu (perempuan)
🌻 Uhibbuka ( أحبكَ ) = Saya sayang kamu (laki-laki)
Ganti nama/personal pronouns:
👌 Anaa ( أنا ) = Aku / Saya
👌 Anta ( أنتَ ) = Kamu (laki-laki)
👌 Anti ( أنتِ ) = Kamu (perempuan)
👌 Huwa ( هُوَ ) = Dia
🌸 Syukron ( شكرًا ) = Terima kasih
🌸 'Afwan ( عفواً ) = Sama-sama
🌸 Aseef (asif) ( آسف ) = Saya minta maaf
🌸 Hasanan ( حسناً ) = Baiklah
🌸 Rubbamaa ( ربّما )/yumkin = Mungkin
🌸 Intabih ( انتبِه ) = Awas! (Peringatan)
🌸 Ihzar ( احذر ) = Berhati-hatilah
🌸 Laa tansa' ( لا تنسىٰ ) = Jangan lupa
🌸 Samiin ( سمين ) = Gemuk
🌸 Nahiifun ( نحيف ) = Kurus
🌸 Tawiilun ( طويل ) = Panjang
🌸 Qasirun ( قصير ) = Pendek
🌸 Khofiidhun ( خفيض ) = Rendah
🌸 Yaum ( يوم ) = Hari
🌸 Usbu' ( أسبوع ) = Minggu
🌸 Syahr ( شهر ) = Bulan
🌸 Sanah ( سنة ) = Tahun
Ucapan dalam bahasa Arab:
🌻 Masaaul khair ( مساءالخير ) = Selamat sore
🌻 Masaaun nuur ( مساءالنور ) = Ucapan balasan selamat sore
🌻 Lailatu sa'idah ( ليلة سعيدة ) = Selamat malam
🌻 Sobaahul khair ( صباح الخير ) = Selamat pagi
🌻 Sobaahunnur ( صباح النور ) = Ucapan balasan selamat pagi
🌻 Naharun sa'idah ( نهار سعيدة ) = Selamat siang
🌻 Bitaufiiq wannajaah ( بالتوفيق والنجاح ) = Semoga berjaya
🌻 Salam ukhuwah ( سلام اخوة ) = Salam persaudaraan
🌻 Jazakallahu khairan ( جزاك الله خيرا ) = Semoga Allah membalasmu (laki-laki) dengan kebaikan
🌻 Azzhomallahu ajrak ( عظّم الله أجرك ) = Semoga Allah memberimu pahala yang besar
🌻 Uhibbuki ( أحبكِ ) = Saya sayang kamu (perempuan)
🌻 Uhibbuka ( أحبكَ ) = Saya sayang kamu (laki-laki)
Ganti nama/personal pronouns:
👌 Anaa ( أنا ) = Aku / Saya
👌 Anta ( أنتَ ) = Kamu (laki-laki)
👌 Anti ( أنتِ ) = Kamu (perempuan)
👌 Huwa ( هُوَ ) = Dia (laki-laki/seorang)
👌 Hiya ( هِيَ ) = Dia (perempuan/seorang)
👌 Huma ( هماَ ) = Dia (laki-laki / perempuan = 2orang)
👌 Hum ( هُمْ ) = Dia (laki-laki = 3org+)
👌 Hunna ( هنَّ ) = Dia (perempuan = 3org+)
👌 Nahnu ( نحنُ ) = Kami
👌 Antum ( أنتم ) = Kalian (ramai)
👌 Jamiilah ( جميلة ) = Cantik
👌 Qabihah ( قبيحة ) = Jelek
👌 Nadziifun ( نظيف ) = Bersih
👌 Kaslaan ( كسلان ) = Malas
👌 Ata'allamu ( أتعلم ) = Saya belajar
👌 A'kuluu ( أاكل ) = Saya makan
👌 Asyrobu ( أشرب ) = Saya minum
👌 Aqro u ( أقرا ) = Saya membaca
👌 Aktubu ( أكتب ) = Saya menulis
👌 Atakallamu ( أتكلم ) = Saya berbicara
👌 Amsiku ( أمسك ) = Saya memegang
👌 A'malu ( أعمل ) = Saya mengerjakan
👌 Albasu ( ألبس ) = Saya memakai pakaian
👌 Toriiqon ( طريق ) = Jalan
👌 Baytun ( بيت ) = Rumah
👌 Mirsamun ( مِرسم ) = Pensil
👌 Qolamun ( قلم ) = Pulpen
👌 Mimsahatun ( ممسحة ) = Penghapus
👌 Mishbaahun ( مصباح ) = Lampu
👌 Sabbuurotun ( سبورة ) = Papan tulis
👌 Kaifahaluka? ( كيف حالكَ ) = Apa kabar? (Laki-Laki)
👌 Kaifahaluki? ( كيف حالكِ ) = Apa kabar? (Perempuan)
👌 Askunu fi.. ( ..أسكن في ) = Saya tinggal di..
👌 'Umri ( عمري ) = Umur saya
👌 Masmuki? ( ما اسمكِ ) = Siapa namamu? (Perempuan)
👌 Masmuka? ( ما اسمكَ ) = Siapa namamu? (Laki-Laki)
👌 Ana tilmiidzatun ( انا تلميذة ) = Saya seorang murid (Perempuan)
👌 Ana tilmiidzun ( انا تلميذ ) = Saya seorang murid (Laki-Laki)
👌 Ahlam Sa'iidah ( احلام سعيدة ) = Semoga mimpi indah
👌 Syafakallah (شفاك الله) = Semoga Allah menyembuhkan kamu (Laki-Laki)
👌 Syafakillah (شفاكِ الله) = Semoga Allah menyembuhkan kamu (Perempuan)
🌹 Ukhwahfillah ( اخوة في الله ) = Persahabatan karena Allah
🌹 Ukhti ( اخت ) = Kakak (Perempuan)
🌹 Akhi ( أخ ) = Kakak (Laki-Laki)
🌹 Zaujy ( زوج ) = Suami (Pasangan L)
🌹 Zaujah ( زوجة ) = Istri (Pasangan P)
🌹 Asiff Jiddan ( آسف جداً ) = Beribu maaf
🌹 Ukhwahfillah Abadan Abada ( اخوة في الله أبداً ابدا ) = Persaudaraan/Persahabatan karena Allah selama-lamanya
🌹 Fa'idza 'Azamta fatawakkal 'alallah ( فإذا عزمت فتوكل على الله ) = Setelah kamu berazam maka bertawakallah kpda Allah
🌹 Inni Akhaafullah (إني أخاف الله) = Sesungguhnya aku takut kpda Allah
🌹 Maafi Qalbi Ghairullah ( مافي قلبي غير الله ) = Tiada di hatiku selain Allah
🌹 Lau Samatha ( لَو سمحتَ ) = Maafkan Saya
🌹 Naltaqi Ghadan ( نلتقي غداً ) = Kita jumpa besok
🌹 Illalliqa' ( الى اللقاء ) = Sampai berjumpa kembali
🌹 Tafadhdhol (تفضل ) = Silakan
🌹 La Aadri/ la 'a'rif ( لا أدري ) = Saya tak tahu
🌹 Maa fii Musykilah ( مافي مشكلة ) = Tiada masalah
🌹 Jazakallahu khairan khatsiiran ( جزاكَ الله خيراً كثيراً ) = Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan (Laki-Laki)
🌹 Jazakillahu khairan khatsiiran ( جزاكِ الله خيراً كثيراً ) = Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan (Perempuan)
🌹 Jazakumullahu khairan khatsiiran ( جزاكمُ الله خيراً كثيراً ) = Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan (L & P)
🌹 Wa iyyaka ( وإياك) = Dan untukmu jua (Laki-Laki) *balasan u/ ucapan jzkllah
🌹 Wa iyyaki ( وإياكِ ) = Dan untukmu jua (Perempuan) *balasan u/ ucapan jzkllah
🌹 Allahu khairul jaza' ( الله خير الجزاء ) = Allah adalah Sebaik-baik Pemberi balasan
🌹 Fahimtum? ( فهمتم ) = Apakah kalian faham?
🌹 Fahimna ( فهمنا ) = Kami telah faham
🌹 Ijhad wala taksal ( اجهدْ ولا تكسلْ ) = Bersungguh2 dan janganlah kamu malas
🌹 La Tahzan Innallaha Ma'anaa ( لا تحزنْ انا الله معنا ) = Jgnlah bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita
🌹 Kafaa Bilmauti waa'izhan ( كفى بالموت واعظاً ) = Cukuplah kmatian itu mjadi peringatan
🌹 Bi idznillah ( بإذن الله ) = Dengan izin Allah
🌹 In syaa Allah kullu khoiir , Aamiin ( إن شاء الله كل خير. آمين ) = Atas izin Allah semuanya baik , Aamiin
🌹 Barakallahu Fiik ( بارك الله فيك ) = Semoga Allah memberkahi kamu
🌹 Na'am ( نعم ) = Ya
🌹 Yallah bi sur'ah ( يالله بسرعة ) = Mari2 cepat (lekas2)
🌹 Ismahli ya ustadz/ustadzah ( اسمحلي يا أستاذ/أستاذة ) = Permisi wahai ustadz/ustadzah
🌹 Uridu an azhaba ila dauratul miyah ( أريد أن أذهب الى دورة المياة ) = Saya ingin ke kamar mandi
🌹 Anaa aidhon ( أنا أيضاً) = Saya juga
✨Semoga Bermanfaat 🤲
GANTI UCAPAN KITA DENGAN DOA ✍️
MWH
Assalamualaikum wr.wb Wa...
Lelaki yang pernah di takdirkan bertemu denganku melalui LINE, 5 tahun lalu hingga pertengahan April 2022.
Lelaki yang telah menjadi bagian dari keseharian ku. Kita saling bercerita, bertukar informasi, mencari solusi, berkirim gambar kegiatan kampus, dan kamu menyanyikan lagu anime Jepang "Bokutachi No Uta". Sungguh, itu benar-benar indah.
Aku-Kamu
Berjalannya waktu membuat kita menjadi terbiasa dengan panggilan 'Aku-Kamu'. Orang bilang, panggilan itu merujuk kepada hubungan yang lebih dekat.
But i don't know what i felt at that time. Tapi aku bisa merasakan kalau kamu lagi sakit saat PKL di Perkebunan itu. Aku merasakannya 😨 bahkan aku katakan ke kamu, dan benar 'iya' kamu lagi sakit.
Aku telah bangun cinta
Yaaaaaaa.........
Benar ! Aku bangun cinta kepadamu. Dan aku menyampaikannya kepadamu.
Aku memang se-ekspresif itu.
Was I idiot?
Apa karena 'cinta yang ku bangun' itu, kamu mulai berubah?
Kamu menjadi kasar, keras, cuek, bahkan aku pernah merasa terhina.
Akibatnya, aku pun jadi bertingkah demikian ke kamu. Karena aku sedang menjaga harga diriku.
But, I understood kamu juga sedang menjaga harga diri kamu. Kamu belum bekerja, belum tau hidup seperti apa. Tiba-tiba ada perempuan yang sudah bekerja memilih mu.
Kita saat itu sedang di landa kebingungan hingga emosi kita 'meledak'.
Hingga, kamu HIATUS.
Kamu hilang dari seluruh media-sosialmu. Aku kesulitan menghubungimu. Kamu mempelajari agama hingga terlalu dalam. Kamu tahu, kalau aku takut? Sungguh aku takut, Wa. Apa yang pernah kita diskusikan saat itu terjadi padamu. Seakan kamu menolak 'perempuan' untuk mendekatimu. Lagi, aku memahamimu sendirian dan aku sangat menghargai apa yang pernah menjadi keputusanmu.
Namun, nampaknya urusan kita berdua belum selesai. Allah kembali 'menjalinkan' silaturahmi diantara kita.
Do'a - Do'a
Tahun ke-3, sejak aku kenal + menyampai rasaku itu, aku enggak pernah berhenti ber do'a menyebut namamu, meminta Allah Aku-Kamu terikat dalam do'a & SAH.
Terus...... Hingga April 2022.
Pun, aku terus memperbaiki diri : sikap, akhlak, agama, ilmu. Bahkan aku menjaga batasan-batasan dalam berkomunikasi.
Mas.... O Mas....
Awal Februari, setelah 6 bulan kita tidak bersua tiba-tiba mas menghubungiku.
🤴 Nid uda nikah?
👸 Belum, mas.
Chattingan kita cukup seru ya waktu itu ☺️
Sampai.....
Minggu ke-2 Ramadan, 1443 H, aku menghubungi mas dan menanyakan hubungan ini.
"Aku sudah dijodohkan", katamu
Ikhlas
Ternyata, ikhlas itu mudah mas....
Karna di setiap sujud & do'a, saya telah menyerahkan segalanya pada Qada-Qadar Allah.
Mas, sekali aja temui saya.
Saya ingin tahu rupa lelaki yang pernah saya bangun cinta dengannya selama 5 tahun ini.
Kelak, mas akan membaca tulisan ini. Aamiin
Wahid
26 tahunku
Alhamdulilahirabbil alamin..
Terima kasih, Ya Allah Ya Azza Wa Zalla atas berkah, rahmat, rezeky, sehat, selamat, iman, ilmu & Islam yang masih hamba rasakan & nikmati.
Sungguh, tiada nikmat yang terindah selain kasih sayang-Mu, ya Rabb....
Ternyata ikhlas itu mudah
Everytime I hear the phrase "Great Minds think alike" I am inevitably reminded that the German equivalent is "Zwei Dumme ein Gedanke" (Two Idiots same thought)
A different world.
bathrooms
Source