Dalam perjalanan secepat cahaya melintasi batas terjauh pengetahuan yang dimiliki oleh manusia. Dalam kegelapan melaju sendirian membawa sekeping harapan dan penasaran. Sesekali menulis dan bercerita tentang apa yang dilaluinya, apa yang dilihatnya, apa yang didengarnya. Mesin dengan pengalaman yang lebih fantastis dari kebanyakan kami, kendati ia hidup dari napas dan semangat kami.
Aku membayangkan diriku ikut bersamanya. Hanya ada aku di sekeliling benda langit yang aku tidak bisa menamainya. Perasaan asing dan terisolasi, nun jauh dari hiruk pikuk rumahku di pinggiran Bekasi dan segenap masalahnya. Hanya ada aku menatap ke langit hitam beradu dengan kecepatanku sendiri.. dan kelegaan.
Lega karena aku tidak perlu memikirkan apa-apa lagi kecuali pertanyaan di mana sesungguhnya perjalanan ini akan berakhir. Aku tidak akan sebaik Voyager 1 yang bermurah hati melaporkan kembali apa yang ia simak, aku akan tenggelam dalam ketenangan dan kehampaan itu. Gema itu. Kesendirian itu. Kenyataan bahwa aku terus menembus batas terjauhku. Permanen di angkasa, mengawang di antara milyaran keajaiban.
Sunyi, gelap dan mungkin menyeramkan. Namun ia meredam bising di kepalaku. Tuhan mengingatkanku atas kuasaNya, atas kebesaranNya, atas kesucianNya. Bahwa semesta yang luas ini diciptakan untuk kami berpikir dan... memohon perlindungan dari neraka (?). Sudah sejauh inipun hanya itu yang Kau minta. CaraMu memang asik. Engkaulah sesungguhnya misteri di atas misteri. Engkaulah sesungguhnya yang kami tuju dengan semua usaha kami.
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal.
Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Wahai Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, maka lindungilah kami dari azab neraka.
Wahai Tuhan kami, sesungguhnya orang yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh, Engkau telah menghinakannya, dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang yang zalim.
Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, (yaitu), 'Berimanlah kamu kepada Tuhanmu,' maka kami pun beriman. Wahai Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti.
Wahai Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasul-Mu. Dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyalahi janji."
Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, (karena) sebagian kamu adalah keturunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang terbunuh, pasti akan Aku hapuskan kesalahan mereka dan pasti Aku masukkan mereka ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sebagai pahala di sisi Allah. Dan di sisi Allah-lah pahala yang baik."
Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri. Itu hanyalah kesenangan yang sedikit, kemudian tempat kediaman mereka adalah Jahanam; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal.
Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya sebagai tempat tinggal yang disediakan oleh Allah. Dan apa yang di sisi Allah itu lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.