Kesabaran yang diupayakan.
Ingatkah kamu pada Kisah termashur, kisah Nabi Ayyub alaihissalam. Allaah beri kenikmatan Nabi Ayyub alaihissalam selama 20 tahun lamanya, dengan kebun kurma, 12 orang anak yang gagah perkasa. Dan jadilah ia raja, Nabi terkaya di kaumnya.
Lalu Allaah uji Nabi Ayyub alaihissalam, Allaah hancurkan semuanya hanya dalam waktu singkat, 3 hari. Mudah bagi Allaah melakukan itu semua.
Hari pertama Allaah beri ia penyakit kusta sampai kaumnya pergi meninggalkannya.
Hari kedua Allaah kirimkan badai dan hama yang menghancurkan seluruh kebun dan peternakannya.
Hari ketiga ini adalah hari terberat dalam hidup Nabi Ayyub alaihissalam . Allaah wafatkan 12 anaknya dalam sehari tanpa sebab apapun.
Hanya tinggal istrinya.
Sampai 18 tahun ujian , istrinya berkata, "wahai Nabi Allaah, berdoalah pada Tuhanmu agar menghilangkan ujianmu, tidak perlu mengembalikan semuanya, cukup agar penyakitmu sembuh."
Lalu apa kata Nabi Ayyub alaihissalam? "Wahai istriku berapa lama Allaah beri kita nikmat?"
"20 tahun" kata istrinya.
"aku masih malu untuk meminta kepada Allaah." Itu jawaban Nabi Ayyub alaihissalam kepada sang istri.
Tepat 20 tahun, Nabi Ayyub alaihissalam berdoa yang mana Allaah abadikan dalam surat al-Anbiya
رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ
Rabbi 'annii massaniyadh-dhurru wa 'anta 'arhamur-raahimiina.
Artinya: “(Ya Tuhanku,) sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.” (QS. Al Anbiya: 83)
Telah sampai batasnya, telah tiba waktunya Allaah kabulkan doa Nabi Ayyub alaihissalam, Allaah berfirman:
فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ فَكَشَفْنَا مَا بِهِۦ مِن ضُرٍّ ۖ وَءَاتَيْنَٰهُ أَهْلَهُۥ وَمِثْلَهُم مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَٰبِدِينَ
Fastajabnā lahụ fa kasyafnā mā bihī min ḍurriw wa ātaināhu ahlahụ wa miṡlahum ma'ahum raḥmatam min 'indinā wa żikrā lil-'ābidīn
Artinya: Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.
Dalam tiga hari pula Allaah sembuhkan penyakitnya.
Hari pertama , Allaah sembuhkan penyakitnya.
Hari kedua, Allaah jadikan istrinya setiap tahun melahirkan 2 bayi kembar sampai anak Nabi Ayyub alaihissalam berjumlah 24 anak.
Hari ketiga Allaah kembalikan harta, kekayaan, dan kekuasaan Nabi Ayyub alaihissalam.
Allaah beri Nabi Ayyub dengan kelipatan. Lalu inti dari kisah ini apa?
Tidak sulit bagi Allaah untuk mengabulkan doa. Namun Allaah sedang ingin menguji, melihat kesabaran mereka dalam berdoa. Dari kisah Nabi Ayyub alahissalam adalah kesabaran tanpa batas. Dan bahwasanya setiap jawaban Do'a adalah "iya"
"Doa itu ibarat panah yang dilesatkan ke langit. Tapi untuk mencapai ke langit ia butuh waktu." (Ibnu Qoyyim rahimahullaah ta'ala)
Iya, butuh waktu.
Menuliskannya kembali, di 08 September 2022. Bersemilah septemberku..



















