See you in another life..

pixel skylines
I'd rather be in outer space 🛸
i don't do bad sauce passes

★

祝日 / Permanent Vacation
Three Goblin Art

Kaledo Art
DEAR READER
Cosimo Galluzzi

roma★
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
tumblr dot com

Janaina Medeiros
🪼
Stranger Things
Misplaced Lens Cap
Claire Keane

Origami Around
taylor price
art blog(derogatory)

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from Australia

seen from United States

seen from United States
seen from T1

seen from United States

seen from Netherlands
seen from United States

seen from Canada

seen from Japan

seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from T1

seen from Singapore
seen from United States
seen from Argentina
seen from United States

seen from United States
@parviscandelis
See you in another life..
Kau; Adalah yang terbaik, yang tak pernah kumiliki.
Mengusahakan Takdir yang Baik
Jangan pernah mendasari sebuah keputusan berdasarkan 'kayaknya'. Meskipun ilmu dan kemampuan manusia terbatas, sehingga manusia tidak tahu risiko dan konsekuensi keseluruhan apa yang didapatkan, selama masih ada kesempatan untuk 'memastikan', tetap harus diusahakan.
Kita bukan bermaksud untuk meragukan takdir yang kita akan peroleh nantinya, namun kita juga tidak berpangku tangan menunggu nasib tanpa mengupayakan sesuatu yang kita anggap baik. Bahwa hasilnya berbeda, itu hal lain, yang terpenting dari itu adalah bagaimana kita membangun proses dalam mengawali dan menjalaninya.
“Takdir yang baik” itu harus diupayakan, dengan mengerahkan ilmu, pertimbangan, dan ikhtiar terbaik. Karena sejatinya, manusia hanya dituntut untuk berusaha sebaik mungkin, bukan untuk menjamin hasil. Allah-lah yang menetapkan akhir dari setiap perkara, namun usaha kita adalah wujud kesungguhan dalam menghormati karunia akal, waktu, dan kesempatan yang telah Dia titipkan.
Pada akhirnya, bukan semata hasil yang akan berbicara, melainkan nilai dari perjalanan itu sendiri.
"Apakah kita sungguh-sungguh mencari yang halal, yang tepat, yang bermanfaat bagi diri dan orang lain?" "Apakah kita menempuhnya dengan hati yang bersandar kepada-Nya, sambil tetap rendah hati menerima apa pun ketentuan yang ditetapkan?"
Dengan begitu, keputusan yang kita ambil bukan sekadar “kayaknya”, melainkan buah dari usaha serius yang diiringi doa dan tawakal. Di sanalah letak kemuliaan, kita berikhtiar dengan sepenuh jiwa, dan berlapang dada menerima ketetapan-Nya.
Surakarta, 22 Agustus 2025
تُسْرِعْ نَحْوَ أَحَدٍ، فَالرُّوحُ الَّتِي تَنْتَظِرُكَ لَنْ تُضِلَّ الطَّرِيقَ إِلَيْكَ.
"Tak perlu tergesa menuju siapa-siapa, jiwa yang ditakdirkan untukmu tak akan salah jalan menemukanmu"
terkadang di beberapa waktu, namamu masih ada dalam doa-doaku.
Terkadang pula, dibeberapa kesempatan, aku masih rindu berceloteh perihal apa itu senja dan apa itu memeluk kesendirian. Terimakasih sudah menjadi bagian dari cerita yang sangat mengesankan. Tak banyak kata, yang baik tidak selalu menjadi yang tepat, namun yang tepat pastilah yang terbaik.
Kamu masih selalu jadi orang baik untukku, meskipun mungkin bukan yang terbaik 💙
Dan kamu masih menjadi pemilik seluruh bait kata yang aku punya. Meski bukan lagi menjadi pemilik lantunan doa.
Ah, mungkin sejak kamu tak lagi ada. Seluruh diksiku menjadi beku. Lantunan doa menjadi bisu.
Tenanglah, tak seperti dulu. Ini hanya cerita, bukan ungkapan cinta.
___
Yogyakarta, 27 Agustus 2025
Benarkah Hujan Membawa Degub yang sama Lagi?
Sedikit tergelitik dengan pertanyaan ini.
Ratusan hari yang lalu, aku adalah pengagum mentari yang setia. Mengamati seluruh terbit dan tenggelamnya. Mengecup sepenuh terik dan redupnya. Menikmati sepoi angin di bawah pohon mangga. Menatap netra tajam yang bersemayam dalam lantunan bayangan.
Mungkin, laman ini adalah seluruh diary. Sekumpulan cerita perihal degub kala sepertigamalam-Nya. Ribuan bait rindu, sayang dan harapan yang melangit tinggi. Setinggi kehampaan dan ketidakmungkinan yang selalu membayangi.
Kala itu, kamu selalu menjadi orang asing yang aku rindukan sepenuh hati. Selalu menjadi alasan dibalik kekuatan langkah kaki. Menjadi guru, panutan, perwujudan harapan serta seluruh pemilik bait doa, kata, serta cerita pendek yang pernah ada.
Aku selalu berharap ada hari untuk menatap netra hitammu. Ada hari untuk menyisir alis ulat bulu itu. Ada waktu sekadar berkata, ini aku yang merindukanmu ketika kamu melantunkan doa dan bait puisi untuknya. Dan ini aku yang selalu bermimpi mampu berkata, terimakasih sudah menjadi penguat di kala lelah, alasan untuk berjuang dan alasan menjadi aku yang sekarang.
Kamu selalu luar biasa. Kamu selalu menjadi mentari yang terang.
Meski sepenuh kalimat ini hanya berisi tentang impian. Meski hingga detik akhir kamu kembali, tak pernah ada kita dalam satu hembusan nafasmu.
Aku tahu dengan baik. Aku selalu mendoakan yang terbaik.
Akhir kata, semoga ada hari yang membuatku mampu berkata. Hai aku pernah menyimpan rasa sedalam ini, untuk kemudian kuterbangkan sendiri lagi.
Sehat dan bahagia selalu, Ka. 🍒
Yogyakarta, 27 Agustus 2025 | @parviscandelis
It's my 8 year anniversary on Tumblr 🥳
Happy birthday viisss 🍒🍒
Buat Kita yang Hidupnya Lagi Ada Aja Ujiannya
"Orang yang tumbuh dalam keadaan serba mudah", nasihat Ibnu Qayyim suatu hari, "ia tak akan merasakan apa yang dihadapi oleh mereka yang terbiasa dengan ujian."
Orang yang biasa nyaman, kena masalah ringan rasanya terombang-ambing. Orang yang sudah biasa, ya sudah terbiasa.
Ini bukan tentang cari-cari masalah. Jangan berharap dapat ujian. Itu yang Rasul ajarkan.
Tapi, hakikatnya hidup ini adalah gelombang ujian demi ujian. Allah ciptakan seperti itu, justru agar kita bertumbuh dan makin kuat. Allah menyayangi kita dengan menguatkan kita; lewat diuji.
Orang yang sudah biasa menjalani hidup yang penuh tantangan; ia lebih cermat, hidupnya dinamis, dan ia belajar dari pengalamannya.
Dan berpindahlah kita dari mentalitas berbunyi "kenapa aku yang diuji?", menjadi mentalitas: "apa yang Allah ingin ku pelajari dari ujian ini?"
—ceritaedgar, Founder Gen Saladin
Surat Kecil untuk(mu) Mentariku (dahulu)
Kamu adalah mentari yang (sempat) kulangitkan ribuan kali.
Meski akhirnya berakhir asing tanpa kumengerti.
Tak apa..
Mungkin sepenuh rindu yang (pernah) kupunya.
Hanya menegaskan bahwa.
Aku dan kamu, bukan sesuatu yang diridhoi semesta
Namun jika mampu kuputar denting waktu
Sedetik dalam lajur waktumu
Pernahkah rindu itu terlantun untukku?
____
Yogyakarta, 18 Oktober 2024 | @parviscandelis
saking seringnya kecewa, dapet bahagia dikit langsung curiga
Di kimia, ada istilah "Like dissolve like", bahwa sesuatu itu akan terlarut pada sesuatu yg sama. Itulah kenapa air dan minyak tidak pernah bercampur, karena mereka beda jenis kepolaran nya.
Kalau dalam konteks manusia, seseorang pernah menyampaikan ttg "Value attract value", bahwa apa yg kita jadikan nilai pada diri kita itulah yg akan mendekatkan kita pada orang² yg serupa.
Karena"kamu akan menemukan apa yang kamu cari, maka carilah sesuatu yang baik diantara banyaknya hal yang bisa dicari"~~~
Seumpama kematian lebih dulu kutemui dibanding dirimu, ketahuilah aku telah menempuh perjalanan seumur hidup untuk bisa melihatmu.
©Fajar Sidiq Bahari (@fajarsbahh)
Jangan pernah kehilangan.
Jangan pernah kehilangan hal baik yang pernah kita genggam erat. Yang dengannya kita merasa damai, apa adanya, dan punya perasaan tenang terhadap orang lain.
Jangan pernah kehilangan keteguhan ketika sedang mempertahankan prinsip yang baik. Kadangkala, beberapa prinsip yang berbeda akan menghampiri, namun jika kita mengikuti semua yang baru kita temui, maka yang mana kah jati diri kita?
Karena menjadi orang yang jujur terhadap diri sendiri, yang selalu mempertahankan nilai baik yang dianut, selalu butuh kekuatan besar. Sebagaimana sebutir permata yang berada di dasar lautan yang dalam, sederas apapun tekanan air menerjang, ia tak pernah kehilangan kilaunya.
Meski sulit, berat, dan terasa asing, tapi ketahuilah, kehilangan jati diri yang baik setelah sekian lama digenggam akan lebih menyakitkan.
Mempertahankan selalu lebih sulit dari memulai. Jadi, ketika yang dipertahankan adalah sesuatu yang lebih baik dari yang ingin dimulai, mengapa perlu memulai sesuatu yang lebih buruk?
Bertahanlah, ini hanya dunia. Yang kadang tak tentu arahnya, tapi selalu memiliki makna di setiap detiknya.
Kamu, akan selalu menjadi kamu. Jangan pernah meninggalkan kebaikan yang kau yakini, hanya untuk menjadi atau mengesankan orang lain.
@faramuthiaa
Cranfield, 27 Juni 2024 || 00.11 BST
Bagian terberat dari melepaskan seseorang adalah belajar memahami, bahwa beberapa orang merasa baik-baik saja tanpa adanya kita di hidupnya.
Mengeja Takdir Daun Gugur
Desemberku mungkin kelabu yang tampak seperti merah jambu. Aku mungkin adalah daun gugur, yang tidak pernah menyalahkan angin selama setahun terakhir. Karena mungkin kupikir, gugur tubuhku akan bermanfaat untuk keberlangsungan hidup sang pohon. Bukankah tandanya tidak ada yang sia-sia?
Namun rupanya daun yang gugur bisa merasa kesepian di atas tanah yang kering dan dingin. Berbalut perasaan rumit serta frasa ketidakberuntungan yang berputar di kepala. Ia bisa memandang pohon sepuasnya namun tidak lagi mampu menjadi bagian darinya.
Ternyata menjadi daun yang gugur meskipun tampak mulia namun tidak selalu menyenangkan rasanya. Karena bersamaan dengan kemuliaan itu, ia lekat erat dengan kekalahan dan keterasingan.
Sekuat apapun ia, sepi itu terasa sangat nyata. Hingga ia berharap lekas menyatu dengan tanah. Agar tak merasa sepi sendirian.
Pernah terlintas dalam benak si daun, bahwa mungkin saja daun yang gugur adalah bukti bahwa daun itu tak cukup kuat dan layak. Karena pada akhirnya semulia apapun daun, orang hanya akan mengingat dan melihat daun yang masih bertahan di dahan ranting pohon.
Sedang daun yang berserakan akan semakin terinjak hari demi hari. Terasingkan dan tersingkirkan perlahan.
Teruntuk kalian yang membaca ini semoga tak perlu menjadi daun gugur. Jadilah daun yang kuat dan hijau hingga bisa tumbuh dan tumbang bersama pohon. 🍁🍂
---
Yogyakarta, 25 Desember 2023
Be Brave; Take Risks. Experience is priceless🍀
Kala itu aku masih berselimut dan bersembunyi di balik trauma
Aku yakin benar bahwa aku sudah siap lepas landas
Namun kenyataannya, aku berlarian kesana kemari mencari makna
Bahkan terburu-buru agar tidak terlihat begitu cemas
Berulang kali merapal mantra ketenangan
Diam menghilang ternyata bukan jawaban
Aku harus terus bergerak meski perlahan
Sebab dunia terus berputar walau aku merasa kesepian
Menjadi dewasa ternyata bukan hal mudah. Bahkan belajar menjadi lebih sabar dan ikhlas belum cukup. Dari beragam kejadian yang kita pernah lalui, ternyata yang paling sulit adalah menafsirkan maksud Tuhan. Sehingga memang keputusan dan pilihan yang ada, bisa jadi merupakan yang terbaik pada saat itu.
Tidak ada pilihan yang buruk, karena semua pilihan itu baik. Kapasitas dan kemampuan kita masih berbatas. Yang tentu saja menjadi kewajiban masing-masing dari kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Jika terlalu fokus pada impian yang belum terwujud, kita sering kali lupa untuk mensyukuri hal-hal yang sudah ada dalam hidup kita saat ini. Namun ketika kita menyederhanakan aspek dalam hidup, beban terasa lebih ringan dan bahkan menghargai momen dan pencapaian kecil yang juga berharga.
Dalam menjalani kehidupan, terkadang semua terasa menakutkan. Bukan berarti tidak mungkin dicapai. Hanya saja kita perlu menikmati dan juga sambil terus belajar.
Selamat bertumbuh dan berkembang ke arah yang lebih baik lagi buat kita semua🌱
Balikpapan, 15 Desember 2023
terkadang di beberapa waktu, namamu masih ada dalam doa-doaku.
Terkadang pula, dibeberapa kesempatan, aku masih rindu berceloteh perihal apa itu senja dan apa itu memeluk kesendirian. Terimakasih sudah menjadi bagian dari cerita yang sangat mengesankan. Tak banyak kata, yang baik tidak selalu menjadi yang tepat, namun yang tepat pastilah yang terbaik.
Kamu masih selalu jadi orang baik untukku, meskipun mungkin bukan yang terbaik 💙