A reason why I feel sad : I don't take my feelings as a validation.
Keni
$LAYYYTER
One Nice Bug Per Day
Cosimo Galluzzi
I'd rather be in outer space đŸ›¸

No title available
will byers stan first human second
dirt enthusiast

@theartofmadeline

Love Begins
tumblr dot com
YOU ARE THE REASON
we're not kids anymore.
Show & Tell

Discoholic đŸª©
Misplaced Lens Cap
AnasAbdin
No title available
đŸª¼
Mike Driver

seen from Spain

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Canada
seen from Germany
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom

seen from Germany
seen from United States

seen from T1

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Italy

seen from United States

seen from United States
@rindangmaulidia
A reason why I feel sad : I don't take my feelings as a validation.
Meninggalkan dan Kehilangan
Semakin aku besar dan mungkin juga semakin aku dewasa, aku jadi semakin sadar tidak ada yang abadi di dunia ini, yaa semuanya hanya sementara..
Kalimat itu sebenarnya sudah didengar sejak dahulu dan orang-orang juga selalu mengatakan seperti itu. Tapi aku tidak pernah tau esensi yang sebenarnya dari kalimat itu.
Selama aku hidup, aku selalu tetap menganggap bahwa semua akan tetap sama dan akan tetap ada.
Tapi nyatanya lambat laun aku mulai merasa kehilangan dan semua mulai berubah.
Entah kehilangan apapun itu, semakin kesini kehilangan itu semakin dekat.
Kehilangan teman karena pindah tempat les, kehilangan teman karena harus lulus di setiap jenjang sekolah dan kuliah, teman-teman yang sudah berubah, orang tua yang semakin menua, kehilangan tetangga-tetangga dekat, kehilangan orang tua teman, kehilangan tempat-tempat istimewa dan berbagai macam kehilangan lainnya yang semua itu semakin dekat dengan kehilangan orang-orang, tempat dan lingkungan tersayang hingga akhirnya aku sadar bumi memang terus berputar dan dunia terus berjalan tanpa peduli aku sudah sampai mana, tanpa peduli jika aku belum siap, hingga semua terlewatkan dan berlalu sia-sia begitu saja.
Dunia belum berakhir, aku masih di beri kesempatan untuk tetap hidup, masih di beri kesempatan untuk memperbaiki dan melangkah lebih jauh lagi.
Pertanyaanya sekarang sudah siapkah aku ditinggalkan ? Mau meninggalkan apa aku di dunia ini ?
Semoga ke sia-siaan itu tidak berulang lagi~
she falls in love in his presence. he realizes the same feeling in her absence
(via vanzhoru)
Cinta kamu atau endak, bahagiaku rasanya bisa nambah, kalo nikmatinnya sama kamu.
Boy Candra
Ruang
perempuan suka lupa bahwa ada yang dibutuhkan laki-laki agar ia bisa bergerak, mencahaya, berdaya, sebagaimana mestinya
ialah ruang
jangan kau larang, mereka tetap akan tahu jalan pulang
Karena wajar bagi dua orang yang pernah bersama, mereka berakhir berpisah secara alami, bukan karena mereka ingin, tetapi keadaan yang membuat mereka begitu. Menjadi asing satu sama lain.
Rizky Hanna Ekaputri (via rizkyhanna)
Maaf jika aku rutin menanyakan kabar. Sebab rindu ini takkan mudah hilang terbakar. Semuanya hidup enggan meredup. Membuat resah ini semakin meletup-letup.
Arief Aumar Purwanto (via sajaksesak)
I miss you, but you're an asshole.
:)
Maaf jika aku rutin menanyakan kabar. Sebab rindu ini takkan mudah hilang terbakar. Semuanya hidup enggan meredup. Membuat resah ini semakin meletup-letup.
Arief Aumar Purwanto (via sajaksesak)
Bila nanti, nyatanya kita saling menghindari dan tidak lagi saling mencari, ingatlah dengan baik; bahwa setidakmenyenangkan apapun akhir kisah ini, aku pasti akan mengingatmu sebagai seseorang yang pernah mengasihiku dengan baik dan bijak.
Bila nanti, kamu mendadak meragu, kamu sangat boleh percaya hal ini; bahwa jauh sebelum aku mengenali senyummu, jauh sebelum cerita-ceritamu mencanduku, jauh sebelum aku meletakkan kekagumanku pada kalimat-kalimat cerdas nan manismu, aku bersyukur seseorang sepertimu bersedia singgah di sini.
Bila nanti, kamu mengenang masa di saat aku masih ingin bersamamu–meski seberantakan apapun kamu, ketahuilah, itu hanya upaya sederhanaku untuk memastikan; bahwa perasaanmu padaku masih cukup banyak untuk membuatmu menyayangiku hingga besok dan besoknya lagi.
Bila nanti, seseorang yang kamu pilih di kemudian hari untuk menjadi penyebab bahagiamu bukan lagi aku, maka aku hanya ingin menyampaikan terima kasih;
• Terima kasih karena telah mengajariku cara untuk membaik dan terus membaik.
• Terima kasih karena sudah mau memahami semua duka dan luka yang kurasakan, yang ternyata, lebih baik dari siapa pun.
• Terima kasih karena pernah menolongku dari semua ide-ide burukku dan pemikiran yang salah.
• Terima kasih untuk waktu, kisah, argumen, dan diskusi menyenangkan yang pernah mau kamu bagi denganku. . . . . . Aku pernah bahagia saat itu. Sangat. Dan jikalau tidak lagi saat ini, tidak apa-apa,
aku telah cukup bahagia karena pernah bahagia di saat itu, dengan kamu.
Art: @misscyndiii
Pagi itu jodohmu sudah bangun dan harusnya kalian bercanda lewat doa. Itu skenarionya. Namun kamu malah mencumbu sang tidur dalam dunia mimpi dan meninggalkan si jodoh begitu saja.
(via nurul-fadl)
At least, before you leave, let me do my best. Not to make you stay, but to be prepared to welcome the farewell.
Im not ready for this kind of feeling.
Aku ingin dipandaikan dalam hal tidak keseringan merindukanmu.
@cindyjoviand (via kunamaibintangitunamamu)
Self-love is essential. At the end, no one is going to love myself more than I am. It seems hard to maintain love outside my circle before appreciating and loving my own self with its awfulness and grace. So here is a quote for you-whom-also-into-my lines: The relationship with yourself sets the tone with other relationship you have. -Jane Travis- #boldRindy
Waking up and saying good morning to each other thru text. Then, saying that you miss each other so bad is the best feeling you may have for an entire day. Isn't it beautiful to know that you are needed by someone else?
Kangen Tapi Gengsi, Njirr
Kepadamu yang kulayangkan rasa ini
Jangan kau takut mengembara. Maha luas alam ini akan menjagamu dengan kegagahannya.
Kepadamu yang kulayangkan rasa ini Jangan kau berhenti membuatku kagum akan besarnya cinta yang kau rawat, sendiri.
Kepadamu yang kulayangkan rasa ini
Jangan kau berhenti buatku rindukanmu meski kau tahu sesaknya hati ini merindu karenamu tak dapat ditebus segenggam berlian pun.
Kepadamu yang kulayangkan rasa ini, Sayangku, Aku rindu.