- Tentang Kepergian - Di hari Ibu ini, ada sebagian yang langsung mengungkapkan kasih sayangnya secara langsung, atau via Telfon/SMS. Namun ada juga sebagian yang tidak bisa bertemu bahkan melalui telfon/SMS/MediaSosial sekalipun. Mereka adalah seorang anak yang telah ditinggalkan lebih dulu untuk selama-Nya. . Puisi ini dibuat ketika Ibu dari salah satu sahabat saya meninggal dunia. Saya menuliskannya penuh dengan asa. Bagaimana tidak sedih, ketika pertama sahabat saya diantarkan ke Pesantren, Ibunya berkata sembari menepuknepuk bahu "Nitip ya, saling jaga di sini". Suatu hari Ibunya sakit, lalu kemudian Subuh itu salah satu teman membuka pintu kamar dan menyampaikan perihal bahwa Ibu sahabatku meninggal. Tersontak kaget, sedih. Pagi itupun aku langsung melayat bersama teman-teman satu Pesantren. Sepulangnya aku membuatkan puisi ini untuknya, berharap membantu untuk menguatkan, bahwa benar ternyata setiap yang dicipta akan kembali pada-Nya. . Terantuk sahabatku. Semoga kita bisa berjumpa kembali dengan Ibumu di Surga. Aamiin. . Teruntuk kita yang Ibunya masih ada, mari bersyukur dan melakukan yang terbaik untuknya. Jika Ibu telah meninggalkan lebih dulu, mari kita berdoa untuknya, agar ditempatkan di tempat yang mulia, tidak lupa juga berdoa, karena amal jariyah yang tidak akan pernah terputus salah satunya adalah Doa anak soleh kepada orang tuanya. . #SelamatHariIbu #MotherDays #HariIbu #linafatinah #PerempuanDalamKata #HarmoniPuisi # kehilangan
















