Me.mulai atau us.ai?
Setelah sekian lama, beberapa kagum ini ternyata akan dihentikan secara terpaksa.
Setelah beberapa hal yang memang bukan hanya sekadar kebetulan terjadi, kurasa semua hanya sebuah asa yang tak akan pernah dirasa, bersama.
Setelah banyaknya percakapan kecil dan beberapa hal dirasa satu frekuensi, ternyata semua hanya sebatas untuk menjaga kestabilan situasi.
Kondisi perasaan yang rumit, ternyata cukup membuat hati menjerit.
Hari itu, merupakan sebuah jawaban.
Seperti lagu Maliq, "Duhai rembulan, tahan dulu matahari datang. Malamnya indah ku tak ingin cepat berakhir sudah." ----Entah sejak kapan, lagu itu sepertinya akan menjadi core memori.
Setelah berpikir lebih dalam dan dirasa lebih jelas semua ini hanya sebuah tawa, tawa yang tak harus dan tak mungkin terjadi.
Atas beberapa hal, mulai sekarang, aku memutuskan untuk melepaskan.
Melepaskan apa yang perlu dilepaskan.
Terimakasih, atas segala rasa. Pada hari itu aku pun sangat bahagia.
Terima kasih, sampai jumpa. Kembali---bersama--jika memang baik takdirnya.













