Remember Me, I will remember you. -Allah
No title available
taylor price
almost home
will byers stan first human second

Origami Around
No title available

if i look back, i am lost
Sade Olutola
wallacepolsom

❣ Chile in a Photography ❣
Show & Tell

JVL

祝日 / Permanent Vacation
dirt enthusiast
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
DEAR READER
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
AnasAbdin
Peter Solarz
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
seen from Portugal
seen from Mexico

seen from Ireland
seen from Colombia
seen from United States
seen from United States

seen from Israel

seen from Singapore

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Germany

seen from Germany
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from Ecuador

seen from United States
seen from Netherlands
@salmonese
Remember Me, I will remember you. -Allah
Harusnya aku membuang semua dari sejak lama.
Sangat lama
Wanita yang kau kecewakan itu juga anak perempuan milik Ayah Ibunya. Meskipun dunia menghancurkan tali kasih orangtuanya, tetapi doa kepada tuhan menjadi penghubung bagi bahagianya sendiri.
Meskipun dunia seakan runtuh, dia tetap diam bahkan meminta kepada Tuhan untuk tetap dikuatkan. Berkali-kali dunia menghancurkan mimpinya melalui keharmonisan isi rumah tetapi mengusahakan terus tersenyum diluar adalah pencapaian terbaik yang ia mampu.
Jangan jahat, karena sementara dengan beribu kejadian dalam fase hidupnya, anak itu tidak mampu membalas. Karena yang ia harapkan dalam kehidupan ini adalah diam diam tersenyum dan tertawa lepas, bukan diam diam menangis.
Mungkin, Allaah sedang menyiapkan bertubi tubi kebahagiaan padamu atas diberinya segala kesedihan.
Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik ❤️
Ujian penantian 12 tahun lamanya..
aku baru tahu dokter yang menangani kehamilanku beberapa waktu lalu, juga seorang pejuang garis dua. Beliau seorang dokter obgyn atau istilahnya yaitu dokter kandungan. Sementara suami beliaupun demikian, seorang dokter kandungan yang prakteknya berbeda rumah sakit.
Sesaat setelah kuretase, aku berkonsultasi dengan dokter tentang apa yang harus aku lakukan selama pemulihan. Dan langkah berikutnya apa yang harus aku upayakan agar hamil kembali. Dalam konsultasi tersebut, dokter bercerita kepadaku kalau beliau juga sama-sama pejuang garis dua. Bedanya, aku pernah hamil meski mengalami keguguran. Sementara beliau, belum sama sekali merasakan hal itu.
"banyak pasien saya yang bilang kalau keguguran itu lebih sakit daripada melahirkan mba. Saya juga belum merasakan keduanya sih, tapi kesakitan apapun yang sedang mba alami Allaah ganti dengan jauh yang lebih baik." Ucap beliau kepadaku.
"maksudnya, dok?" Tanyaku tak mengerti.
"ya, saya juga pejuang garis dua mba, sama seperti mba Nisa. Tahun ini saya memasuki usia pernikahan ke 12 tahun. Apapun kondisinya memang harus disyukuri ya, mb. Setidaknya mba Nisa pernah hamil, sekalipun mengalami keguguran. Inipun harus disyukuri, artinya mba Nisa bisa hamil kembali nantinya. Insya Allaah,. Sementara saya, selama 12 tahun pernikahan saya belum pernah merasakan mual muntah dipagi hari, atau tanda-tanda kehamilan."
"Masya Allaah, dok." Mataku berbinar mendengar kisah beliau. Perempuan hebat, batinku.
"kalau ditanya, sama-sama dokter kandungan tapi kok ya belum pernah hamil, belum punya anak. Mana paham rasa sakit yang dirasakan para ibu-ibu hamil. Ucapan seperti itu sudah berulang kali saya dengar sendiri. Dulu saya buka praktek dirumah saya pribadi mba, makin kesini makin sepi karena banyak yang memutuskan pindah dokter dengan alasan demikian. Akhirnya saya kembali praktek di rumah sakit. Alhamdulillaah, disyukuri aja hehe. Saya pindah rumah juga, suami takut saya mendengar kabar yang kurang enak, dan takut hal itu membuat saya stress sendiri. Memasuki tahun ke 5 pernikahan, saya melakukan inseminasi. Qadarullaah, belum berhasil.
Tahun ke 7 saya dan suami coba untuk bayi tabung. Qadarullaah belum ada tanda-tanda kehamilan. Tahun-tahun berikutnya saya lebih lapang. Bahwasanya memiliki anak adalah sebuah takdir yang Alalah berikan kepada hambaNya yang Allaah kehendaki kan ya. Ya, mungkin saat ini masih harus menunggu tapi barangkali nanti Allaah akan beri dengan yang jauh lebih baik lagi yang entah apa itu nantinya. Kita sama-sama berjuang dengan jalan masing-masing ya mba.
Dan saya bisa paham perihal ujian dari penantian itu. Saya pernah bilang ke suami saya, "mas, kalau kita ounya anak, mungkin anak kita seksrang usianya 11 tahun kali ya. Usia 11 tahun biasanya udah masuk SD kelas 5."
Tapi kalau sudah pembahasan seperti itu, biasanya saya menangis. Suami yang selalu menguatkan untuk tetap lapang menjalani takdir. Maka, pak. Pesan saya untuk bapak sebagai suami mba Nisa. Kalian berdua adalah satu tim yang harus saling mendukung dalam keadaan apapun. Karna meskipun seluruh manusia ibaratnya mengucilkan, atau berkara hal yang tidak-tidak tentang anak. Selama anda sebagai suami terus menguatkan istrinya, Insya Allaah istri akan terus bisa baik-baik saja. Jadi, kalian berdua harus dalam nahkoda yang sama. Sebab bahtera rumah tangga setiap orang tidaklah sama dan tudaklah mudah.
Maka mba Nisa. Berkabar ya nanti kalau mba Nisa Allaah takdirkan hamil kembali dan melahirkan. Saya sangat menunggu kabar baik itu. Insya Allaah, biasanya setelah kuretase banyak pasien saya yang berhasil hamil kembali. Semoga Allaah izinkan demikian."
"Masya Alalah, dok. Aamiin. Allaahumma aamiin. Maaf,dok, saya boleh minta nomer pribadi dokter? Insya Allaah, ingin terus memperpanjang silaturahmi dengan dokter." Sambungku
"oh iya, boleh mba Nisa. Masya Allaah."
Dalam hati, banyak doa kebaikan untuk dokter tersebut. Aku tak bisa membayangkan bagaimana perasaannya ketika setiap hari harus berhadapan dengan wajah bahagia dari para pasiennya yang tengah hamil dan menanti kelahiran. Kalau bukan karena Allaah yang menguatkan, tentu beliau tidak akan setabah dan setenang ini. Sekalipun aku tahu, tak pernah mudah menata hati yang tidak baik-baik saja agar tetap terlihat baik-baik saja.
*aku sudah meminta izin kepada dokter tersebut untuk menuliskan kisahnya dalam tulisan. Nama, waktu, dan tempat tetap dirahasiakan.
Kita punya RabbNya Zakariyah 'alaihissalam yang memberikan seorang anak yang telah beliau tunggu berpuluh-puluh tahun lamanya.
Maka, tiada jalan keluar, kecuali dengan bersabar. Pahitnya ujian, lamanya menunggu, pedihnya kehilangan hanya akan sembuh dengan kesabaran yang panjang. Bersabarlah kamu dengan sabar yang baik. Demikianlah..
Ruang tunggu || 19.50
Berumah tangga itu juga tentang tiba - tiba mesin air di rumah mati, tiba - tiba harus bor tanah ulang dan beli mesin air baru. Berumah tangga itu juga tentang tiba - tiba atap bocor, kran air tiba - tiba rembes, tv tiba - tiba layarnya buram. Dan keadaan tiba - tiba lainnya yang sebetulnya telah menjadi takdir Allaah. Keadaan tiba - tiba yang membutuhkan kesiapan mental, keyakinan hati, pola berfikir hingga tentang konsep rezeki.
Hal - hal sederhana yang mungkin tidak terfikirkan saat persiapan menikah namun dalam perjalanan seringkali menguji diri.
I’m in love with this quote;
“Don’t set limits on your dua because you’re praying to One without limits. Pray big.”
Serenity
Dear Allaah,
The Lord of every single things in this world. The One who can make impossible to possibe. and The Only One who never let me go when everybody does.
O Allaah, bless the people who make me smile and calm my heart. Those who do not make me feel humiliated and are able to guide all my mistakes into good changes.
All kinds of sincerity on earth I include in those who sincerely invite me to all forms of purity and goodness.
O Allaah, Thank You for sending all forms of humans to me until a complete goodness arrives.
Sincerely me, Your weak slave without You. Chikka, 14/01/2024.
"وإذا حدثوك عن تفاصيل المستحيل حدثهم عن الدعاء، ويقين الإجابة"
"And if they tell you about the details of the impossible, tell them about the prayers, and the certainty of the answer."
“People think it’s the mind that drives us. It is the heart. The mind is a slave to the heart. So check the condition of the heart.”
— Yasmin Mogahed
Aku Ingin Dicintai Seperti Itu
Ya Rabb-ku..
Aku ingin dicintai seperti itu.
Yang ketika melihatku dia mengingat kebaikan kebaikanMu
Aku ingin dicintai seperti itu,
Yang menerimaku utuh sebagaimana adanya diriku
Aku ingin dicintai seperti itu,
Yang hasratnya memuliakan, membahagiakan dan menjagaku dari murkaMu
Aku ingin dicintai seperti itu,
Yang kasih sayangnya menuntun dan menenangkanku
Aku ingin dicintai seperti itu,
Yang citanya tinggi, ingin bersamaku di SurgaMu
Ya Rabb-ku,
Aku sungguh ingin dicintai seperti itu,
Yang cintanya di jalanMu, karenaMu, dalam keridhoanMu, serta menujuMu..
Seusai hujan reda.
Gif by @uroko
Kita berjuang habis-habisan mengejar apa yang kita inginkan, sedang dilain sisi Allah sudah membentangkan takdir terbaik untuk kita jalani saat ini.
Mengapa sukar sekali memadamkan bara ego dalam hati kita sendiri? Hanya karena yang kita impikan tak jadi kenyataan dan saat ini hati kita tidak menemukan kelegaan atas apa yang kita jalani....
Bisakah kita melihat segalanya dari sudut pandang berbeda? Sudut pandang bahwa; takdir terbaik adalah apa yang saat ini sedang kita tapaki. Meski jalannya tidak sesuai yang kita harapkan. Meski rasanya seperti ujian yang menggulung dan bertubi-tubi menghantam ketabahan kita. Tak bisakah kita bersabar dan berserah diri pada-Nya secara menyeluruh?
Jika kita terus bersabar dan meyakini bahwa Allah Maha kuasa dan lebih mengetahui hikmah apa yang masih tersembunyi untuk kita temukan atas apa yang kita jalani saat ini, mungkin hati kita lebih lapang dan kaki kita lebih ringan langkahnya dalam berjalan.
Bukankah hujan lebat pasti akan reda? Dan seusai hujan reda kesejukan dan keberkahan pasti akan selalu tiba dengan penuh haru dan syukur.
Hujan, 19 Oktober 2023 15.43 wita
so much of love lives in silences. in patience. in forgiveness.
—Gambar dari pinterest
Kita pikir, kita lebih banyak mengingat banyak hal, peristiwa dan orang-orang yang kita temui daripada melupakannya. Namun kenyataannya, kita lebih banyak melupakan.
Seringnya kita mengenang yang menyakitkan, dan melupakan yang mesti kita syukuri.
Seringnya kita merindukan yang tak terulang dan tak menghargai apa yang saat ini terjadi.
Seringnya kita meratapi yang keliru dan tak memaknai waktu yang terus berjalan untuk memperbaiki.
Ribuan hari yang telah dilalui, hanya sedikit kenangan yang mengendap dalam ingatan. Sisanya terlupakan, dengan atau tanpa sadar, dengan atau tanpa kerelaan. Kita adalah kenyataan, hidup adalah kefanaan dan ingatan adalah keterbatasan yang tak pernah bisa kita lampaui.
Ribuan hari yang akan dilalui, adalah tanda tanya besar, apakah akan kita jalani atau tak pernah sama sekali. Jadi mau sampai kapan kita menyia-nyiakan banyak hal yang berarti saat ini?
Terik, 7 Mei 2023 12.48 wita