Pada akhirnya, semua hal yang indah memang harus dicapai dengan pengorbanan !
quote diatas adalah gambaran untuk menceritakan perjalanan kami yang sesungguhnya, untuk mengeksplor lebih jauh tentang Nusa Penida! Nusa Penida bagian Barat – Nusa Penida Bagian Timur ! dan sebenarnya butuh waktu lebih lama lagi untuk mengeksplore ke semua bagian Nusa penida.
tips tipis-tipis : perhatikan maps dengan baik selagi anda memiliki sinyal, karena sinyal di Nusa penida cukup sulit dan kadang-kadang membuat kalian hilang di peta (kata rani kami hilang di peta, gara-gara maps tidak bergerak akibat sinyal hilang.
di dalam otakku ada beberapa konsep awalnya, eksplor bagian timur dulu, lalu pulang ke barat langsung ke cristal bay, tapi karena cristal bay sudah didatangi kemarin maka, aku putar haluan ke wilayah timur dulu, dan rani pun setuju, ku lihat maps, ternyata ada 2 jalur yang bisa dilewati, lewat tengah atau lewat timur, dan ternyata jalur yang kami lewati adalah jalur timur, dan akhirnya kami lewat sawah-sawah, padang rumput sapi-sapi dengan sejuta pesona keindahan!
rute hari ini adalah dari pantai paling ujung, yakni smoky beach, lalu langsung ke broken beach dan angle billabong karena mereka satu deretan pantai.
aku ngerasa salah kostum!
booom! Smoky Beach (Rani Pasti Ngambek aku apload foto ini, karena dia keliatan gendut dikit)
yap, itulah penampakan kedua pantai tersebut dengan pemandangan sawah dengan padang rumput yang dikelilingi sapi – sapi imut disekitarnya.
itu pondok, dan sapi-sapi yang aku ceritakan
rani adalah navigator terbaik walau kadang sering salah kanan kiri ! jadi carilah teman yang seperti rani walau sering salah kanan kiri setidaknya dia tetap menjadi navigator yang bisa membawa kita sampai ke lokasi tujuan.
broken beach from smoky beach
dari broken beach ke pantai kelingking
masih pukul 08.00 kami cukup beruntung karena broken beach masih sangat sepi bahkan hanya ada kami berdua dan satu laki-laki namanya bagus, awalnya kami duluan sih sama rani yang sampai, yah setidaknya ada yang bisa di tumpangin alias dimintain tolong untuk ngambil foto kami berdua!
kerenkan? kok sendiri nyai? iya yang lain lagi sekolah
kami melanjutkan perjalanan ke tujuan awal yakni pantai kelingking ! biasanya orang akan menuju ke pantai kelingking terlebih dahulu baru ke broken beach atau ke angle bilabong, tapi karena kami mengatur perjalanan sendiri jadi ya suka-suka kami dong.
beberapa kali bertanya dengan bapak-bapak penjual bensin di SPBU mereka menyaranan kami untuk ke pantai kelingking terlebih dahulu sayangnya, aku dan rani punya rute yang berbeda, by the way kami mengisi bensin 1X di Nusa Penida, disarankan untuk kalian selalu memastikan bensin kalian penuh karena agak sulit jika kehabisan bensin di tengah jalan.
hey! you was here too darling
oke jangan fokus ke fotonya bekti tapi fokuslah ke rute perjalanan kami, kami berdua agak sedikit buta arah jadi kami memilih jalan yang tidak cukup baik untuk dilalui motor, jadi pastikan kalian memiliki skill yang cukup oke jika -jika kalian nyasar atau bertemu dengan jalan jelek seperti yang kami alami.
I am so Proud of Rani, dia kuat sekali e, par naik turun pantai kelingking, FYI rutenya cukup terjal, dan jika kalian tidak sekuat rani mending tidak usah turun, dan karena jalurnya tidak dekat, disarankan untuk kalian olahraga dulu sebelum turun ke pantai.
Alee hosa ka temang? sabar e tong beli minum dibawah
cerita lucu dibalik perjalanan ini adalah, setelah setengah jalan, aku dan rani berhenti sekitar 5 menit hanya untuk memastikan akan tetap turun atau tidak, lalu rani mulai berceloteh bahwa dia dulu masih kecil pernah jatuh di jurang seperti ini dan membuat dia trauma, dan itulah yang membuatku bangga, dia bisa melawan rasa takutnya sendiri.
jangan lupa bawa minum yang banyak dari atas ya gengs, sumpah air minum disini mahal banget! walau berat sih, tapi kalau uang kalian banyak yah silahkan saja dari pada bawa berat-berat
setelah perjalanan naik turun, kondisi panas dan lapar membuat kami berhenti di warung dan sekalian numpang ngecas hape, harga minuman diatas dan dibawah sungguh berbeda berkali-kali lipat, jika di warunga atas aqua ukuran 1500ml hanya seharga 15.000, di warung bawah bisa 50.000, inilah alasan kenapa aku lebih prefer kalian bawa air dari atas.
jangan takut kalian hilang disini, orang-orang bali sangat ramah, dan baik serta akan selalu bersedia menolong siapapun kamu, dari manapun kamu, bahkan dengan kami yang menggunakan bahasa maluku saja mereka sangat teramat ramah
jauh yah? iyah lumayan jauh sih tapi tenang perjalanan kami akan terbayar lunas
pukul sudah menunjukan pukul 14.50 pm, kami melanjutkan perjalanan ke pantai atuh, rute yang kami pilih adalah lewat tengah, lewat desa tanglad, karena sinyal gps sering hilang dan hapeku sedang habis batere, beberapa kali kami putuskan untuk bertanya dengan mbok-atau bapak yang ada di pinggir jalan, karena rute yang dilewati banyak persimpangan yang membingungkan. setelah beberapa kali bertanya, melewati perbukitan yang seperti bukit teletabis, ditambah lagi jalan yang sudah cukup mulus, akhirnya perjalanan 1 jam tidak begitu terasa.
akhirnya sampai juga kami di pantai atuh, dipantai ini ada dua pantai yakni pantai diamon dan pantai atuh itu sendiri
untuk ke bawah pantai tidak begitu jauh, tidak sejauh ke pantai kelingking, dan dua pantai yang indah hanya dibedakan oleh satu tanjung saja, kalau dicermati tebing-tebing pantai mirip dengan ada yang di itali, putih-putih gimana gitu.
hampir setengah jam kami habiskan waktu untuk berfoto, kami lanjutkan perjalanan ke rumah pohon yang dijuliki dengan “thousand island”, jarak dari pantai atuh dengan rumah pohon tidak terlalu jauh, hanya 10 menit dengan kendaraan bermotor.
sekali-sekali lah aku foto pose muka keliatan, keliatan seneng banget kayaknya!
setelah turun sebentar, kami langsung memutusakan untuk pulang, dengan rute melipir pantai ke arah timur.
yap itu rutenya, jangan tanya bagaimana viewnya? sungguh luar biasa, aroma laut terhidup dengan sangat pekat
perut yang kosong, minta diisi, sore itu kami putuskan untuk makan pecel lele, tapi karena aku liat ada sayur yang khas bali, aku pesan sayur itu dengan harga 10 ribu saja.
sebenarnya harga makanan di pusat kota penida tidak begitu mahal, jadi jangan worry jika kalian hanya ingin makan makanan yang ada dipasar, aku dan rani memang tidak mampir ke kafe-kafe karena kami bukan anak, hits, sebenarnya ada banyak cafe dengan konsep instagramable yang ada dpinggir pantai, tapi kami tidak tergoda sama sekali dengan cafe-cafe yang indah itu.
perjalanan kami hari itu berakhir dengan indah, dengan cuaca yang tidak begitu panas, dengan view yang sangat memanjakan mata, cape dan pegal, atau motor yang salah masuk gigi “malah jadi netral” semuanya terbayar dengan kelancaran perjalan hari ini dan kasur yang sudah rapi dibersihkan oleh pegawai hotel!
malam itu kami habiskan dengan bercerita, transfer foto dan reni yang berkeluh kesah karena dia pung mama ada telpon tapi seng diangkat (maksudnya mama rani nelpon dia tapi tidak diangkat) selain itu juga karena hotel kami agak masuk kedalam-dalam kebun kelapa sinyal internet tida bisa tertangkap dengan baik, ditambah lagi kami tidak bisa menggunakan HAPE yang PINTAR karena wifi rusak. malam itu bahkan aku tidak bisa menelpon atau mengirim whatapps ke bekti, untuk sekedar bilang kalau perjalananku baik-baik saja.
terimakasih NUSA PENIDA, Kami pamit Pulang.
pagi keesokan harinya, kami masih berleyeh-leyeh dan melihat jam masih jam 10 pagi, karena patokan kami adalah hari kemarin kapal berangkat pukul 12, ternyata lagi-lagi kapal tidak bisa dipercaya, untung saja aku dan rani tidak jadi mengarahkan motor ke tempat makan, tapi ke pelabuhan. dan benar saja kapal sudah mulai memuat penumpang dan akan berangkata pukul 11 siang !
jika tidak ingin ketinggalan kapal pastikan jam 10 pagi kalian sudah berada di pelabuhan untuk pulang ke padang bay, karena jadwal kapal sungguh tidak pasti!
Odang, Afni Go goes to Penida Part III, The Real Penjelajahan Nusa Penida Pada akhirnya, semua hal yang indah memang harus dicapai dengan pengorbanan ! quote diatas adalah gambaran untuk menceritakan perjalanan kami yang sesungguhnya, untuk mengeksplor lebih jauh tentang Nusa Penida!